Budi Waseso Absen Pelantikan Kapolri Tito Karnavian : Hadir Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab)

JAKARTA, DetikNewsOcean ~ Beberapa para Perwira Polri dan termasuk jajaran berpangkat bintang tiga ikut menghadiri acara pelantikan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian di Istana Negara, kemarin. Tetapi satu hal yang menjadi pertanyaan publik bahwa sanya Bapak Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Budi Waseso tidak tampak dalam acara pelantikan tersebut.

Komjen Pol Budi Waseso mengaku tidak hadir karena ada agenda lain dan harus bertemu dengan Gubernur Bank Indonesia (BI). Dengan dasar itu dia hanya mengutus perwakilan pejabat BNN untuk mengikuti dalam acara pelantikan tersebut.

"Ada pertemuan yang tertunda, termasuk dengan Gubernur BI makanya kemarin diwakilkan," kata Budi.‎," ujar Budi di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (14/7/2016).

Budi Waseso Absen Pelantikan Kapolri Tito Karnavian : Hadir Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab)
Kepala Badan Narkotika Nasional Komjen Pol Budi Waseso (kanan) tidak menghadiri acara pisah sambut, dan pelantikan Kepala Polri, Jenderal Tito Karnavian (Kiri) Kamis (14/7) 
"Karena ini adalah langsung diperintah Bapak Presiden Jokowi untuk ke sini, jadi saya tidak bisa ikut pisah sambut di sana,"‎ tandasnya.

Komjen Pol Budi Waseso mengaku baru bisa ikut memberi ucapan selamat secara langsung kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian dalam kegiatan serah terima jabatan (sertijab) di Komplek Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) Jakarta Selatan.

Budi Waseso tampak hadir saat Jenderal Badrodin Haiti resmi menyerahkan tongkat komando kepada Jenderal Tito Karnavian.

Acara penyerahan tongkat komando dilakukan dalam rangkaian upacara serah terima jabatan Kapolri yang dilaksanakan hari ini di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian - Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian, Jakarta.

Setelah usai serah terima, Budi langsung bergegas meninggalkan PTIK untuk meluncur ke Istana Negara guna memenuhi panggilan Presiden Joko Widodo. Budi pun meninggalkan acara pisah sambut Kapolri.

"Tadi setelah sertijab Kapolri saya dipanggil ke sini, jadi saya tak ikut pisah sambut di sana," kata Budi saat ditemui di Istana Negara, Jakarta, Kamis (14/7).

Budi Waseso datang ke Istana Negara guna menghadiri rapat Tim Penilai Akhir (TPA) yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Dalam rapat itu hadir, diantaranya Sekretaris Kabinet Pramono Anung Wibowo, Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Luhut Pandjaitan, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, dan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi.

Acara rapat tersebut digelar untuk membahas perombakan Pejabat Eselon I di beberapa lembaga negara. Sekretaris Kabinet Pramono Anung menjelaskan akan ada sekitar 20 Pejabat Eselon I yang rencananya akan dirombak. Selain itu ada juga beberapa jabatan strategis lain yang mungkin akan dibahas dalam rapat tersebut.

Proses pelantikan Tito, dilakukan di Istana Negara sekitar pukul 14.00 WIB kemarin, dihadiri pejabat lembaga tinggi negara, pejabat kementerian, dan pejabat lembaga setingkat menteri. Di antaranya yang hadir adalah Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, tiga pimpinan KPK, Agus Rahardjo, Basaria Pandjaitan, dan Saut Situmorang, hingga Kepala BIN Sutiyoso.

Selain itu perwakilan dari partai politik pun hadir, yaitu Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Ketua Umum Partai Hanura Wiranto.

Keputusan pengangkatan Tito sebagai Kapolri tertera dalam Keputusan Presiden No. 48 tahun 2016 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kapolri.

Presiden Joko Widodo dalam amanatnya mengatakan bahwa Tito harus bisa bisa menjaga soliditas dari seluruh jajaran kepolisian. Karena menurutnya itulah salah satu kunci dari reformasi Polri ke depan.'' (G.Art)

Subscribe to receive free email updates: