Di Duga Kuat Sebagai Pemasok ILEGAL LOGGING Oknum Tertentu Ke PT. KARYA BHAKTI MANUNGGAL

Sumut, DetikNewsOcean ~ “Pohon Kayu Pinus dari berbagai wilayah penjuru kawasan hutan di Sumatera Utara (Sumut)” banyak yang sudah tidak ada pepohan atau tumbuhan dengan dinamakan "hutan gundul".

Akibat hutan gundul tidak hanya dirasakan oleh masyarakat di dekat hutan gundul tersebut, namun dampak buruk dari hutan gundul bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat Indonesia, yang dapat mengakibatkan :
  • Rendahnya kualitas oksigen; 
  • Alam semakin Panas; 
  • Banjir; 
  • Kekeringan; 
  • Longsor; 
  • Global warming; 
  • Erosi Tanah; 
  • Aset dapat berkurang; 
  • Habitat hutan rusak; 
  • Kehilangan flora dan fauna langka; dan
  • Ekosistem menjadi rusak atau hubungan antara makhluk hidup dengan lingkungannya tidak sebanding.
Di Duga Kuat Sebagai Pemasok ILEGAL LOGGING Oknum Tertentu Ke PT. KARYA BHAKTI MANUNGGAL
Salah Satu Jenis Kendaraan Trainer Pengangkut Potongan Gelondongan Kayu Pinus Hasil Tebangan Dari Hutan (13/07)
Kegiatan aksi penebangan Pohon Kayu Pinus besar – besaran yang terjadi di beberapa daerah seperti kabupaten Humbahas, Siborong – Borong, Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan dan Simalungun di sinyalir Masuk ke gudang milik PT. Karya Bhakti Manunggal yang beralamat di Jalan Medan KM 6,5 dan hal ini sangat di Kecam banyak orang. Pasalnya, pihak nya langsung menerima gelondongan kayu yang di bawa langsung oleh trailer yang di perkirakan melebihi tonase yang mengakibatkan kerusakan jalan terjadi di sepanjang Jalan lintas Siantar-Medan, Kodya Pematangsiantar, Propinsi Sumatera utara. 

Dari hasil pantauan DetikOceanNews ( 13/07) ketika turun ke lokasi gudang milik PT. Karya Bhakti Manunggal mendapati 4 unit Trailer Truck yang berisikan kayu Gelondongan, di singgung Mengenai asal kayu securitynya malah bungkam, tanya kan bapak saja langsung ke humas atau bagian personalia kami, ketepatan bagian humas dan personalia sedang tidak berada di kantor pak, tidak masuk kerja yang enggan memberitahu identitas namanya. 

Maruli, salah seorang pedagang kios pinggir jalan Deli menuturkan, hampir tiap malam berlewatan kayu yang di bawa menggunakan Trailer dengan Tonase berlebih dan Beliau Menghimbau kepada para pengendara pengguna jalan agar tidak berdekatan dengan trailer pengangkut kayu gelondongan tersebut karena dapat menimbulkan kecelakaan lalu lintas. 

Hingga saat ini, penegak hukm belum ada melakukan tindakan apapun yang membuat bebas dan merajalelanya oknum – oknum yang tidak bertanggungjawab ini untuk menggasak atau penebangan pohon kayu hutan. DetikOceanNews mengetahui hal ini berdasarkan informasi dari masyarakat, bahwa ada yang berasal dari Oknum Pegawai Dinas Kehutanan Provinsi Sumut, anggota TNI yang bertugas di Rindam 1/ BB dan beberapa warga Sipil pemain kayu di kabupaten Humbahas, Siborong–Borong, Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan dan Simalungun yang dapat mengakibatkan berbagai bencana demi bencana di perkirakannya akan terjadi di beberapa daerah kedepan nya bila tidak ada langkah pencegahan dari pihak pihak terkait tentang penyelematan kawasan hutan di Indonesia ini, khususnya kawasan hutan kabupaten Simalungun. (S.A )

Subscribe to receive free email updates: