Tanpa Sebab Pekerja Di PHK, Puluhan Teman Pekerja PT Cladtex Moker Melakukan Gelar Aksi Solidaritas

DNO (detiknewsocean.com), Batam ~ Para Pekerja/Buruh sejumlah + 85 orang melakukan gelar aksi mogok Kerja di gerbang Perusahaan PT Cladtex Moker yang terletak di Batu Ampar, Senin (22/8) siang.

Hal ini dilakukan oleh karena bentuk kekecewaan para pekerja terhadap perusahaan yang menghentikan bekerja dua pekerja secara pihak, tanpa adanya alasan atau pemberitahuan sejak Jumat lalu dari pihak Perusahaan.

Pekerja yang di PHK Perusahaan ini adalah Muhlitin dan Andre, dan salah satu pengurus serikat FSPMI. Terang MA, salah satu peserta aksi Solidaritas “ke duanya diberhentikan “Ini sebagai bentuk solidaritas kami. Kami lakukan protes terhadap managemen perusahaan,” yang enggan menyebutkan nama jelasnya.

"Tindakan dari pihak Perusahaan ini adalah sangat bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerja, tanpa adanya alasan yang sah sesuai aturan hukum yang berlaku".

Tanpa Sebab Pekerja Di PHK, Puluhan Teman Pekerja PT Cladtex Moker Melakukan Gelar Aksi Solidaritas
Tanpa Sebab Pekerja Di PHK,
Puluhan Teman Pekerja PT Cladtex Moker Melakukan Gelar Aksi Solidaritas
MA menjelaskan lagi "akibat aksi protes tersebut, Managemen Perusahaan melakukan menolak para pekerja masuk perusahaan. Seluruh pastcard pekerja tidak berfungsi".

“Karena kami protes jadi seluruhnya tidak diperbolehkan masuk,” tuturnya.

Menurutnya, PHK yang dilakukan Perusahaan sebagai bentuk penolakan terhadap perjanjian upah. Namun, dalam perjanjian itu ketua maupun pengurus tak dilibatkan.

“Mereka (Muhlitin dan Andre) menolak. Sehingga diberhentikan,” tuturnya.

Sementara itu Muhlitin mengatakan hingga saat ini pihak Perusahaan belum memberikan kejelasan terkait nasib mereka.

“Kami ingin minta kejelasan terhadap Perusahaan. Rencananya akan dilakukan pertemuan,” tuturnya.

Kapolsek Batuampar, Kompol Arwin A.W mengatakan permasalahan tersebut akan diselesaikan antara pihak Pekerja dan Perusahaan.

“Ke dua belah pihak akan berunding terkait ini. Semoga ada kesepakatan,” tutupnya. (Sa)

Subscribe to receive free email updates: