Tindakan Secara Alami Untuk Menghilangkan Atau Mengobati Batuk Berdahak dan Kering

DNO (detiknewsocean.com) ~ Batuk merupakan ekspirasi eksplosif untuk mengeluarkan sekret dan benda asing dari saluran trakeobronkial. Batuk merupakan gejala kardiorespirasi yang paling sering ditemukan dan salah satu gejala yang paling sering menyebabkan seseorang datang ke dokter. Alasannya dapat berupa keletihan, insomnia dan kekhawatiran terhadap penyebab batuk, khususnya rasa takut terhadap kemungkinan penyakit kanker serta AIDS.

Batuk dapat dicetuskan secara volunter atau refleksif. Batuk merupakan gejala yang paling sering ditemukan pada infeksi jalan napas atas. Jika batuk tidak hilang selama tiga minggu sebaiknya dilakukan pemeriksaan foto toraks untuk menentukan kemungkinan adanya TBC, karsinoma bronkus atau penyakit paru lainnya.

Batuk termasuk elemen utama untuk membersihkan saluran napas dari dahak, dan dahak merupakan stimulus untuk terjadinya batuk. Batuk dapat ditimbulkan oleh stimulasi inflamasi, mekanis, kimiawi dan termal pada reseptor batuk. Stimulus inflamasi dicetuskan oleh edema dan hiperemia membran mukosa sistem respirasi, seperti bronkitis bakterial atau viral, penyakit selesma (common cold) dan merokok yang berlebihan.

Tindakan Secara Alami Untuk Menghilangkan Atau Mengobati Batuk Berdahak dan Kering
Ilustrasi gambar Batuk Berdahak (detiknewsocean.com)
Batuk yang disebabkan oleh adanya alergi dan menyertai flu biasanya berupa batuk yang ditandai dengan dahak. Batuk jenis ini disebut batuk basah/batuk produktif. Sementara batuk yang disebabkan oleh adanya benda asing yang mengiritasi tenggorokan biasanya berupa batuk yang menjadi/frekuensinya sering, tanpa disertai dahak. Batuk ini dikenal dengan nama batuk kering/nonproduktif.

Batuk ini juga sering kali disebabkan oleh efek samping obat-obat antihipertensi jenis ACE inhibitor (captopril). Keduanya sangat menyebalkan bila terjadi malam hari, karena penderita sulit tidur.

Jenis-jenis batuk adalah :

1. Batuk Produktif


Batuk produktif merupakan suatu mekanisme perlindungan dengan fungsi mengeluarkan zat-zat asing (kuman, debu, dsb) dan dahak dari batang tenggorok seperti diuraikan diatas. Batuk ini pada hakekatnya tidak boleh ditekan oleh obat pereda. Tetapi dalam praktek sering kali batuk yang hebat mengganggu tidur dan meletihkan pasien ataupun berbahaya, misalnya setelah pembedahan. Untuk meringankan dan mengurangi frekuensi batuk umumnya dilakukan terapi simtomatis dengan obat-obat batuk (antitussiva) yakni zat pelunak, ekspektoransia, mukolitika dan pereda batuk.

2. Batuk Pon-Produktif

Batuk non produktif bersifat “kering” tanpa adanya dahak, misalnya pada batuk rejan (pertussis, kinkhoest) atau juga karena pengeluarannya memang tidak mungkin, seperti pada tumor. Batuk menggelitik ini tidak ada manfaatnya, menjengelkan dan sering kali mengganggu tidur. Bila tidak diobati, batuk demikian akan berulang terus karena pengeluaran udara cepat pada waktu batuk akan kembali merangsang mukosa tenggorok dan farynx.

3. Batuk Rejan (pertussis)


Batuk rejan adalah penyakit infeksi akibat inhalasi kuman Gram-negatif Bordetella pertussis yang terutama menghinggapi anak-anak kecil, tetapi juga dewasa dapat menghinggapinya. Masa inkubasi 7-10 hari. Penyakit bersifat sangat menular dan terdiri dari tiga fase.
  • Fase pertama : terbentuknya banyak lendir akibat radang mukosa saluran napas bagian atas, gejala lainnya ialah perasaan lemah, malaise, anoreksia dan conjuctivitis. K.l. satu minggu kemudian menyusul.
  • Fase kedua dengan serangan-serangan batuk hebat dengan suara tinggi khas yang sangat meletihkan dan umumnya berakhir dengan muntah.
  • Fase ketiga adalah masa penyembuhan yang berlangsung 7-10 hari.
Tindakan Secara Alami Untuk Menghilangkan Atau Mengobati Batuk Berdahak dan Kering
Tindakan Secara Alami Untuk Menghilangkan Atau Mengobati Batuk Berdahak dan Kering
Batuk berdahak adalah mekanisme tubuh untuk mengeluarkan zat-zat asing dari saluran nafas, termasuk dahak. Batuk ini sebaiknya tidak ditekan, supaya zat-zat asing itu bisa dikeluarkan. Obat-obat yang bisa membantu pengeluaran dahak disebut ekspektoran. Obat-obatan ini biasanya juga merangsang terjadinya batuk supaya terjadi pengeluaran dahak. Selain itu ada juga obat-obat yang bisa membantu mengencerkan dahak sehingga mudah dikeluarkan yang disebut mukolitik. Contoh obat-obatn ekspektoran adalah amonium klorida, gliseril guaiakol, ipekak dan jenis obat lain.

Batuk berdahak merupakan batuk yang ditandai dengan pengeluaran dahal (sputum) berupa lendir dari tenggorokan pada saat terjadinya batuk. Dahak yang keluar merupakan hasil produksi dari mekanisme pertahanan tubuh terhadap benda asing yang masuk ke dalam tubuh.

Batuk berdahak bisa disebabkan oleh adanya infeksi virus. Umumnya kebanyakan batuk berdahak akan sembuh dengan sendirinya atau dengan pengobatan menggunakan obat resep dokter dalam beberapa hari. Namun, jika batuk berdahak yang menjadi salah satu gejala infeksi pernapasan akibat bakteri, pengobatan dapat berlangsung lebih lama dan memerlukan penanganan khusus dengan pemberian obat anti bakteria dan antibiotika. Batuk berdahak yang merupakan gejala infeksi pernapasan ditandai dengan gejala dahak yang keluar banyak, kental dan dahak biasanya berwarna agak kekuningan atau kehijauan.

Untuk mengenali jenis dahak pada batuk yang disebabkan oleh berbagai gangguan kesehatan baik berupa gejala dari penyakit tertentu seputar saluran pernapasan ataupun karena alergi dan gejala lainnya, yakni :
  • Dahak berwarna putih disebabkan oleh infeksi virus;
  • Dahak berwarna kuning atau hijau terutama jika disertai demam, umumnya menunjukkan adanya infeksi bakteri, seperti bronchitis. Sebaiknya segera periksakan diri Anda ke dokter, karena pada kondisi ini umumnya memerlukan penggunaan antibiotik; dan
  • Dahak berdarah atau berwarna gelap menunjukkan ada penyakit serius di tubuh seperti kanker atau tuberculosis. Waspadai batuk jenis ini, segeralah ke dokter.
Ada beberapa hal yang menjadi penyebab masalah batuk berdahak muncul. Beberapa diantaranya adalah :

1. Akibat virus
Serangan virus bisa menjadi salah satu penyebab munculnya batuk berdahak. Biasanya keadaan yang normal, mereka yang mengalami batuk berdahak akan mengalami flu atau pilek biasa yang disebabkan oleh serangan virus. Namun, karena batuk bisa saja dipicu oleh adanya lendir yang mengalir dari hidung menuju ke bagian belakang tenggorokan kita.

2. Infeksi
Infeksi yang terjadi pada saluran pernapasan bagian atas dan paru-paru merupakan salah satu penyebab dari terjadinya batuk. Batuk berdahak ini merupakan salah satu gejala dari pneumonia, sinusitis, bronkitis, dan tuberkulosis.

3. Penyakit paru-paru kronis
Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) mempunyai gejala salah satunya adalah gejala batuk berdahak. Jika keadaannya semakin memburuk biasanya hal ini akan mempeparah gejalanya.

4. Asam lambung naik
Batuk berdahak mungkin saja merupakan salah satu gejala dari penyakit gastroesophageal reflux disease (GERD) atau yang terjadi karena kenaikan pada asam lambung yang mencapai tenggorokan sehingga memunculkan rangsangan batuk, dan biasanya keadaan ini sering kali membuat Anda terbangun dari tidur.

Pada Usia anak dini sering kali diserang oleh batuk. Upaya yang dapat dilakukan sebagai cara mengobati batuk berdahak pada anak atau bayi adalah :
  1. Ketika anak atau bayi sakit. Berikan kehangatan dan kenyamanan pada anak dengan baju hangat, serta mengecek kondisi anak apakah batuk berdahak yang dialami anak karena alergi, infeksi atau hal lainnya. dengan memberikan dan mengenakan pakaian hangat, anak merasa terlindungi dan sehingga udara dingin atau mikroorganisme tidak dengan mudah masuk dalam pori-pori kulit anak.
  2. Berikan sentuhan dengan mengoleskan minyak kayu putih atau minyak telon untuk menghangatkan tubuh dan membantu memperlega pernapasan anak serta membantu memudahkan pengeluaran dahak.
  3. Jika anak masih aktif dalam pemberian ASI, ada baiknya pemberian ASI dihentikan dahulu sejenak. Dengan maksud mungkin batuk pada anak ditularkan oleh sang ibu yang juga mengalami batuk berdahak. Sehingga berefek langsung pada ASI. Sang ibu sebaiknya mengkonsumsi obat batuk atau memeriksakan diri ke dokter untuk mendapat penanganan yang tepat.
  4. Jangan selalu memberikan obat antibiotik kepada bayi atau anak tanpa resep dokter. walaupun sebenarnya bayi atau anak dapat dengan mudah mengalami infeksi atau virus yang berefek langsung pada peningkatan suhu tubuh, namun dapat disembuhkan tanpa pemberian obat antibiotik.
  5. Cara mengobati batuk berdahak Berikan makanan, minuman dan suplemen alami yang mampu diserap oleh tubuh dengan mudah. Berikan makanan yang halus agar anak tidak mudah tersedak dan mampu mengunyah atau menelan makanan dengan sempurna.
  6. Bila perlu berikan satu sendok teh madu murni untuk membantu memelihara kekebalan tubuh dan meningkatkan sistem imun anak.
  7. Cara mengobati batuk berdahak Jangan menggunakan pendingin ruangan dengan skala udara yang besar. Karena pendingin ruangan dengan suhu yang besar akan menekan fungsi pernapasan sehingga oksigen yang masuk dalam tubuh anak menjadi berlebih dan anak menjadi kesulitan bernapas. Pastikan suhu dalam ruangan tetap seimbang.
  8. Hubungi dokter jika sakit atau batuk berdahak tidak kunjung dalam beberapa hari. Agar mendapat penanganan lebih intensif.
Batuk bisa jugatidak terkategori sebagai penyakit, melainkan respon yang diberikan oleh sistem pertahanan tubuh di saluran pernapasan yang dikirim lewat syaraf menuju pusat batuk di otak untuk mengeluarkan lendir, makanan, asap, debu, dan lain sebagainya yang berada di dalam reseptor batuk seperti hidung, saluran pernapasan, dan telinga.

Benda asing yang terjebak di tiga reseptor batuk bisa berasal dari makanan sehari-hari yang kita konsumsi, ataupun dari sektor alamiah (seperti debu dan asap). Batuk bisa terjadi selama satu hingga tiga episode yang akhirnya dibedakan menjadi dua jenis, yaitu batuk akut (sembuh dengan sendirinya dalam waktu kurang dari 3 minggu) dan kronis (terjadi selama 3 bulan berturut-turut) –atau berulang.

Berikut ini cara menyembuhkan batuk tanpa obat pabrik (baca: pada artikel ini hanya membahas obat batuk tradisional disertai beberapa tindakan untuk meredakan batuk, dan sama sekali tiada maksud mendiskreditkan obat buatan pabrik apalagi resep dari dokter).

Dibawah ini ada obat alami yang bisa membantu meredakan batuk berdahak secara alami, yakni :

1. Teh Jahe
Teh jahe bisa membantu untuk mengurangi keluhan batuk berdahak. Hal ini sudah dipercaya sejak lama. Cara membuat ramuan batuk alami ini adalah dengan menggunakan irisan jahe yang dicampurkan dengan teh hangat, minumlah 2 kali dalam sehari.

Jahe dapat memberi kehangatan bagi tubuh. Anda bisa langsung merasakan manfaat jahe bagi tubuh saat mengonsumsinya dalam bentuk cair, semisal susu jahe atau wedang jahe. Di tenggorokan akan terasa hangat sesaat menelan olahan jahe.

Seorang praktisi medis menggunakan jahe untuk meredakan gejala demam dan flu dengan memanfaatkan kandungan antihistamin dan kemampuan decongestant yang dimilikinya. Tanpa perlu beripikir panjang, Anda bisa langsung membuat jahe dengan mendidihkan 12 iris jahe dalam 3 gelas air selama ¼ jam, kemudian angkat, saring, tambahkan perasan lemon dan sesendok madu, minum ketika hangat.

2. Belimbing Wuluh
Ramuan alami yang terbuat dari belimbing wuluh bisa memberikan manfaat baik untuk mengatasi batuk berdahak. Karena bunga belimbing wuluh sudah terbukti bisa membantu untuk meredakan batuk. Cara membuat ramuan batu berdahak dengan menggunakan bunga belimbing wuluh adalah, ambillah 1 genggam bunga belimbing wuluh, kemudian dicampurkan dengan menggunakan beberapa butir adas, dan setelah itu dicampurkan dengan gula atau juga secangkir air, dan ditim. Jika sudah agak dingin, maka saringlah ramuan tadi dan minumlah.

3. Madu dan Lada Putih
Resep-resep sebelumnya ada yang disarankan menambahkan madu untuk memberi rasa. Mengapa madu yang dipilih? Tentu karena madu telah terbukti secara empiris efektif mengobati batuk dan tenggorokan gatal. Anda bisa minum madu langsung atau mencampurkannya dengan teh lemon.

Cara membuat ramuan batuk berdahak menggunakan madu dan lada putih sangat mudah sekali. Caranya adalah mencampurkan lada putih dengan teh madu, dan minumlah maka batuk berdahak Anda bisa hilang dengan ramuan alami ini. Resep-resep sebelumnya ada yang disarankan menambahkan madu untuk memberi rasa. Mengapa madu yang dipilih? Tentu karena madu telah terbukti secara empiris efektif mengobati batuk dan tenggorokan gatal. Anda bisa minum madu langsung atau mencampurkannya dengan teh lemon juga.

4. Kacang Almond
Belum banyak yang tahu kalau ternyata biji atau kacang almond dapat mengatasi batuk. Langsung saja dicermati cara menghilangkan batuk secara alami dengan kacang almond.

Sediakan 8 butir kacang almond. Rendam di dalam air selama 12 jam (bisa malam hari sembari ditinggal tidur).

Tumbuk kacang almond hingga menjadi pasta lembut. Tambahkan sesendok teh mentega.
Buat jadwal tiga hingga empat kali konsumsi perhari. Makan pasta hingga batuk hilang.

5. Buah Anggur
Anggur merupakan buah untuk menyembuhkan batuk berdahak. Sifat ekspektoran pada anggur mampu mengeluarkan lendir yang tersimpan dalam saluran pernapasan. Untuk mengurangi rasa jenuh, Anda bisa mengonsumsi anggur dalam bentuk cair, dijus misalnya.

6. Jus Wortel
Beta-karoten yang terkandung di dalam wortel dikonversi menjadi vitamin A yang dapat meningkatkan daya tangkap mata, melindungi kulit dari terpaan sang mentari, dan berbagai penyakit kulit. Selain itu, wortel juga mengandung antioksidan yang menjaga tubuh dari radikal bebas.

Karena diperkaya vitamin dan nutrisi penting, wortel bisa juga mengobati batuk yang sedang menimpa Anda. Berikut ini langkah pengobatannya ;
  • Bersihkan 4 wortel, kemudian masukkan dalam gelas blender, jangan lupa tuang air seperlunya.
  • Tambahkan beberapa sendok teh madu untuk memberikan rasa manis.
  • Blender hingga menjadi jus nikmat yang siap konsumsi.
  • Minumlah sehari tiga hingga empat kali sampai batuk mereda.

7. Jeruk Nipis dan Kecap
Cara mengobati batuk dengan jeruk nipis dan kecap turun temurun dipercaya dan masih sering digunakan oleh masyarakat kontemporer. Memang benar, beberapa orang mengaku sembuh dalam waktu singkat hanya dengan rutin mengonsumsi obat batuk tradisional ini. Berikut panduan membuatnya :
  • Sediakan satu buah jeruk nipis, kecap secukupnya, dan sendok makan;
  • Peras jeruk nipis ke atas sendok, tuang pula sedikit kecap, lanjut dengan mencampurkan kedua bahan sebelum diminum; dan
  • Minum sehari dua sampai tiga kali selama batuk belum berhenti.
8. Daun Mint yang Dijadikan Teh
Negeri Hitler mempercayai daun mint sebagai solusi untuk menyembuhkan batuk, infeksi saluran pernapasan bagian atas, dan bronkitis. Dedaunan ini dijadikan bahan baku langsung yang dikonsumsi dengan menjadikannya teh untuk mengurangi inflamasi dan merileksasikan otot trakea dan ilea.

Jika Anda memiliki tanaman ini di sekitar rumah, tidak ada salahnya mencoba cara mengobatib atuk dengan daun mint. Berikut langkah-langkahnya.

Petik daun teh mint secukupnya, kemudian seduh dengan air mendidih selama 10 menit, saring.
Untuk memberi rasa dan manfaat tambahan, tuangkan madu dan lemon secukupnya.

Minum rutin hingga batuk sembuh.

9. Merica Hitam dan Madu
Lagi-lagi madu yang dikolaborasikan. Namun, kali ini dengan rempah masak yang sepertinya jarang dikonsumsi orang untuk mengobati batuk (mungkin belum mengtahuinya). Untuk itu, Anda bisa langsung mencoba khasiat merica hitam selain menstimulasi sirkulasi lendir, yakni menyembuhkan batuk. Adapun cara pengobatannya adalah :
  • Ambil sesendok merica halus (bisa beli langsung atau tumbuk sendiri), kemudian campurkan dengan 2 sendok madu dalam gelas ukuran normal;
  • Tuangkan air mendidih, ambil penutup gelas dan biarkan 10 menit; dan
  • Terakhir, minum langsung dan rasakan kehangatannya.

10. Lemon
Lemon berbeda dengan jeruk nipis, tapi keduanya memiliki khasiat menyembuhkan batuk. Anda bisa mencoba ramuan herbal yang cukup unik cara pengonsumsiannya ini. Berikut caranya.
  • Ambil satu buah lemon, belah menjadi dua bagian atau iris sesuka Anda.
  • Pada bagian daging, taburi merica bubuk dan garam.
  • Cara mengonsumsinya yaitu dengan menghisap lemon hingga semua irisan berkurang cairannya.
  • Mungkin terkesan memaksakan, tapi memang seperti itu adanya. Atau, Anda bisa mencoba cara mengonsumsi lemon untuk mengobati batuk lain. Yakni dengan menjadikannya jus lemon hangat, untuk pemanis gunakan madu saja jangan gula.

11. Sup Hangat
Sup ayam hangat bisa menjadi santapan enak sekaligus bermanfaat meredakan flu yang disertai batuk. Uap dari sup yang masuk ke saluran pernapasan dapat mengurangi flu (mengatasi hidung tersumbat). Bicara efektif dan tidaknya mungkin tidak ada jawabannya, tetapi hal ini terbukti membantu.

Obat Batuk Herbal


Sekarang, Anda akan mengetahui bagaimana orang-orang sebelum kita mengobati batuk dengan tanaman yang hidup di alam. Silahkan disimak satu per satu resepnya, kemudian pilih yang menurut Anda manjur (baca: lebih baik tanyakan dulu pada orang yang sedikit paham tentang tanaman herbal).
Obat batuk pertama :
  • Siapkan 50 gram daun pegagan, kapulaga (tumbuk), kencur (parut), dan daun jinten (dipipis).
  • Rebus semua bahan hingga meniddih, saring airnya dan beri madu. Minum sampai batuk sembuh.
Obat batuk kedua:
  • Siapkan 10 gram daun belimbing dan kencur (parut), 5 gram temugiring (parut) dan daun inggu, dan 1 buah jeruk nipis.
  • Rebus semua bahan hingga mendidih, saring dan minum. Untuk pemanis sehat tambahkan madu saja.
Obat batuk ketiga:
  • Siapkan 1 genggam daun saga, 8 lembar daun sirih, 1 ruas jari gula merah, dan 2 gelas air matang.
  • Cuci daun saga dan daun sirih, campur keduanya. Rebus dalam air yang telah disiapkan hingga mendidih.
  • Masukkan gula merah hingga larut, diamkan sampai air tersisa satu gelas.
  • Saring dan minum obat ini sehari dua kali hingga batuk sembuh.
Obat batuk keempat:
  • Siapkan 7 lembar daun pare segar dan 2 sendok makan air.
  • Bersihkan daun pare dengan air, tumbuk halus. Masukkan dalam mangkuk kecil.
  • Tuangkan air matang, peras, saring.
  • Minum langsung obatnya sehari dua kali.
Obat batuk kelima:
  • Siapkan 1 buah jeruk purut, 1 butir kuning telur, dan 1 sendok makan madu hutan.
  • Peras jeruk, campur air preasan bersama kuning telur dan madu.
  • Minum obat batuk tradisional ini sehari dua kali.
Cara mengobati batuk tradisional keenam:
  • Siapkan 1 ruas jari jahe, 2 gelas air, dan 5 gram gula jawa
  • Bubuhkan rimpang jahe, masukkan dalam panci berisi 2 gelas air. Masukkan gula jawanya, rebus hingga mendidih.
  • Minum obat herbal batuk ini 3 kali sehari, masing-masing satu gelas.
Cara mengobati batuk tradisional ketujuh:
  • Persiapkan segenggam biji kapulaga dan 3 gelas air panas.
  • Prosesnya diawali dengan menghaluskan biji kapulaga, kemudian diseduh dalam air panas.
  • Minum langsung 3 kali sehari hingga sembuh.
Cara mengobati batuk alami kedelapan:
  • Ambil satu ruas jahe dan akar kalak kambing, 1 butir bawang merah, dan 3 gelas air bersih.
  • Cara membuatnya dimulai dengan mencuci semua bahan.
  • Selanjutnya, rebus bahan dalam air hingga mendidih.
  • Diamkan sehabis menididh hingga dingin, saring ramuan.
  • Minum obat batuk alami sehari 3 kali masing-masing 1 gelas.
Cara mengobati batuk berdahak kesembilan:
  • Kumpulkan 4 gram daun sembung dan 3 gelas air matang.
  • Mulai dengan membersihkan daun sembuh dan taruh dalam mangkuk.
  • Tuang air, remas-remas daun. Saring.
  • Minum sehari sekali sebanyak satu gelas.
Cara mengobati batuk kering kesepuluh:
  • Gunakan 6 lembar daun sirih dan siapkan pula 4 gelas air.
  • Pembuatan diawali dengan mencuci daun sirih.
  • Rebus daun ke dalam air hingga panas mendidih. Saring.
  • Tunggu dingin, minum sehari tiga kali masing-masing satu gelas.


Tips Meredakan Batuk


Banyak tanaman di sekitar yang bisa Anda manfaatkan untuk meredakan batuk. Untuk membantu proses penyembuhan, Anda bisa melakukan beberapa tindakan berikut ini :
  1. Konsumsi Air Hangat. Batuk yang dialami oleh Anda biasanya disertai gatal pada bagian tenggorokan. Rasa tidak nyaman yang timbul tentu membuat Anda jengkel. Oleh sebab itu, kurangi rasa gatal dengan minum air hangat tawar atau teh hangat tanpa gula. Jika ingin sedikit ada rasa maka gunakan perasan lemon atau madu. Meminum air hangat bisa membantu tubuh tetap terhidrasi dan mengencerkan lendir yang menyumbat hidung.
  2. Madu Lebih Baik Diminum Menjelang Tidur. Sebelum tidur di malam hari, Anda bisa membuktikan riset ilmiah perihal minum dua sendok teh madu ketika beranjak tidur untuk membantu menyembuhkan batuk. Proses pengobatan yang dilakukan oleh madu mirip dengan manfaat supresan batuk dekstometrofan. Kegiatan ini sangat baik dilakukan oleh wanita hamil yang sedang batuk.
  3. Kumur-kumur Dengan Air Garam. Belum terbukti secara ilmiah mengenai ini. Tetapi, garam diyakini berkemampuan menyerap cairan yang melekat pada saluran tenggorokan yang menimbulkan pembengkakan. Jika dipadukan dengan air hangat, maka bisa menjadi media untuk mengurangi rasa gatal yang berlangsung di daerah tenggorokan.
  4. Menghirup Uap dan Memijat Dada. Cara mengobati batuk yang satu ini benar-benar tradisional dan tidak membutuhkan banyak bahan apalagi peralatan. Anda cukup memanaskan air hingga mendidih, kemudian matikan apinya. Letakkan wajah Anda di atas panci sejauh beberapa sentimeter. Hirup uap panas yang keluar selama beberapa menit hingga hidung Anda yang mampet akibat lendir yang mengendap bisa encer.
  5. Libatkan Otak Kanan. Mungkin ini tidak ada kaitannya dengan dunia medis. Tetapi, seorang ahli otak kanan di Indonesia, Ippho Santosa, menuliskan dalam buku “7 Keajaiban Rezeki” bahwa otak kanan ternyata menjadi obat paling ampuh untuk menyembuhkan. Jika Anda penasaran, silahkan membuktikannya sendiri –meski tidak ada jaminan untuk sembuh langsung.
Caranya mudah. Setiap kali Anda minum obat atau melaksanakan beberapa kegiatan yang dapat meredakan batuk di atas, selalu pikirkan bahwa Anda akan sembuh hari itu juga. Memang proses kerja obat tidak secepat itu juga, namun otak Anda akan merekam apa yang Anda pikirkan bahwa Anda akan sembuh sesegera mungkin. Terus lakukan hingga Anda benar-benar mantap dan yakin dalam hati bahwa batuk akan reda dengan segera.

Meski dianggap sebagai respon, bukan penyakit, tetap saja ada dampak buruk dari batuk yang tak kunjung sembuh, salah satunya penyakit TBC. Untuk itu, cara mengobati batuk berdahak dan kering di atas sudah seyogyanya Anda lakukan (salah satu atau duanya) untuk meringankan batuk. (GArt)

Subscribe to receive free email updates: