Diduga Kuat PT.MBP, Bayar Gaji Karyawan Jauh Dibawah UMK Batam Dan Tidak Memberikan Hak Hak Tenaga Kerja

Detiknewsocean.com, Batam ~ Perseroan Terbatas (PT) Mega Batam Persada (MBP) yang terletak di Komplek Ruko Putri Hijau Sagulung Kota Batam dan beroperasi kurang lebih dari 1 tahun, diduga kuat mempekerjakan tenaga kerja dengan memberikan upah dibawah Upah Minimum Kota (UMK) Kota Batam dan tidak memberikan hak-hak buruh sesuai dengan arahan Undang Undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan.

Salah satu karyawan, Lusi (nama samaran) yang baru keluar dari perusahaan PT.MBP, mengutarakan nasibnya selama dia bekerja di perusahaan tersebut. “Selama saya bekerja di perusahaan tersebut belum pernah mendapatkan hak hak saya sebagai buruh di tempat tersebut, dari jamsostek, kartu berobat, perjajian kerja, dan juga gaji jauh dari yang buruh harapkan” Kamis (29-09-2016).

“Sehari saya bekerja di perusahaan tersebut cuma mendapatkan gaji hanya berkisar Rp.25.000,- sampai Rp.30.000,- saja, sudah termasuk uang makan.
Diduga Kuat PT.MBP, Bayar Gaji Karyawan Jauh Dibawah UMK Batam Dan Tidak Memberikan Hak Hak Tenaga Kerja
PT.Mega Batam Persada, Kamis (29-09-2016). Detiknewsocean.com (PSb)
"Kita disitu kerja cuma dapat gaji paling besar 30ribu bang kadang 25ribu sehari padahal itu juga uang makan dan trasport kita ". Tuturnya.

Perusahaan tersebut melakukan sistim pengupahan harian lepas dan borongan, yang mana sesuai keterangan nara sumber DNO, mereka disana bekerja sistimnya borongan dimana produksi dari perusahaan tersebut berupa kabel kabel dan hitungan upah untuk pekerja borongan dihitung per pcs.

"Kita disana memang kerjanya borongan bang tapi bukan berarti klo kita borongan jadi dikasih upah murah, padahal kita sudah kerja maksimal" terang Lusi.
Diduga Kuat PT.MBP, Bayar Gaji Karyawan Jauh Dibawah UMK Batam Dan Tidak Memberikan Hak Hak Tenaga Kerja
Beberapa Aktifitas Karyawan PT.MBP, Kamis (29-09-2016). Detiknewsocean.com (PSb)
Pantauan yang didapat oleh DNO, bahwa keadaan perusahaan tersebut memang terlihat aneh, satu ruko tempat perusahaan tersebut ada plang nama dan satu lagi di lain blok ruko tidak memiliki plang nama.

Firman, selaku salah satu Supervisor Operasional Perusahaan yang berhasil kita jumpai di lokasi, tidak bisa menjawab pertanyaan yang dilontarkan awak media ini saat diminta keterangan tentang pengupahan dan status perusahaan tersebut.

"Maaf mas saya disini cuma pengawas karyawan aja, klo masalah perusahaan kami langsung sama bos saya aja"ucapnya.

Reza Khadapi, selaku Camat Sagulung saat di jumpai di kantornya terkait keberadaan PT.MBP di Lingkungan Kecamatan Sagulung , mengatakan tidak pernah tau keberadaan perusahaan tersebut dan tidak pernah mengeluarkan izin domisili PT.MBP di lingkungannya.

"Kita tidak tau pak disana ada perusahaan, dan mengeluarkan domisili pun kita tidak ada untuk ini" terangnya.

Sampai berita ini di kirim, pemilik perusahaan PT.MBP belum bisa dikonfirmasi. (PSb)

Subscribe to receive free email updates: