Gerindra Siap Jadikan Sandiaga Uno Cawagub Jika Koalisi Dengan PDI-P

Detiknewsocean.com, Jakarta ~ Meski Sandiaga Uno telah resmi diputuskan sebagai Calon Gubernur, Partai Gerindra masih berharap dapat berduet dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) dalam Pilkada DKI Jakarta. Asal PDI-P tidak mendukung petahana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Gerindra rela calonnya menjadi calon Wakil Gubernur. Namun Partai Gerindra tetap realistis dalam Pilkada DKI 2017.

Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria “Kami meyakini pak Sandi bisa memangkan kontestasi Pilkada 2017, apalagi bergandengan dengan PDIP bisa mengulangi 2012,” ujar di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (15/9).

Wakil Ketua Komisi II DPR ini sangat berharap pada PDI-P untuk tidak mendukung Ahok.

“Kami berharap PDIP bisa usung calon lain di luar dari Ahok,” ujarnya.

Namun karena hingga kini PDI-P belum memutuskan dukungan, Gerindra pun masih menjagokan Sandi sebagai bakal calon gubernur.
Gerindra Siap Jadikan Sandi Uno Cawagub Jika Koalisi Dengan PDI-P
  Sandiaga Uno Bakal Calon Gubernur DKI Dari Partai Gerindra
Meski begitu tak tertutup kemungkinan calon dari Gerindra akan beralih menjadi wakil gubernur jika dipasangkan calon yang diusung PDIP.

PDI Perjuangan merupakan partai yang memiliki kursi tertinggi di DPRD DKI dengan 28 kursi. Sementara, Gerindra 15 kursi, PKS 11 kursi, PPP, PKB, Demokrat 10 kursi dan PAN dua kursi.

“Sebagai partai pemenang kedua, kita tak berlebihan kalau mengusung kader terbaik kami untuk jadi wakil gubernur,” tandasnya.

Sebelumnya juga Ketua Tim Penjaringan Cagub DKI Gerindra, Syarif, pernah mengungkapkan ada skenario yang diusulkan partainya untuk menggandeng PDIP. Yakni menyandingkan Sandiaga dengan Djarot Saiful Hidayat atau Tri Rismaharini (Risma). “Kita berharap berkoalisi dengan PDIP, ini prioritas pertama,”  Sabtu (30/7/2016).

“Sandiaga bisa saja tak menjadi calon gubernur bila Gerindra berkoalisi dengan PDIP, melainkan cukup menjadi calon wakil gubernur,” tandasnya.

Syarif menyatakan usulan berisi konsiderans seperti ini sudah disampaikan Gerindra DKI ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra pada 30 Mei lalu. Usulan ini disertai dengan simulasi koalisi dengan PDIP dan juga simulasi koalisi tanpa PDIP. Namun demikian, keputusan akhir tetap berada di tangan Ketua Umum Prabowo Subianto.

“Kalau dengan PDIP maka kita mengajukan DKI 2. Bila tanpa PDIP maka kita mengajukan DKI 1 bersama mitra koalisi ikut mendorong,” kata Syarif.

Pertama, bila dengan PDIP, Gerindra ingin mengajukan Sandiaga sebagai cawagub saja. Gerindra DKI membutuhkan sosok pemimpin yang punya pengalaman baik di bidang pemerintahan daerah.

“Kita butuh leader yang punya rekam jejak, mungkin Pak Djarot berpeluang. Ataupun kalau Bu Risma ditugaskan partainya, kami juga menerima,” ujar Syarif.

Bila PDIP tak bersedia berkoalisi dengan Gerindra, maka Gerindra tentu akan memperjuangkan Sandiaga sebagi cagub agar bisa memenangkan Pilgub DKI 2017, dengan cawagub yang akan ditentukan bersama mitra koalisi. Syarif menyebut kondisi ini sebagai ‘pintu keluar darurat’. “Kalau PDIP enggak kunjung memutuskan ya kita emergency exit,” ucapnya. (GA)

Subscribe to receive free email updates: