Massa Honorer Satpol PP Batam Unjuk Rasa, Geram Dengan Walikota Batam Yang Tidak Mau Turun Untuk Memberi Penjelasan

Detiknewsocean.com, Batam ~ Ratusan anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Batam, melakukan unjuk rasa mendatangi Kantor Pemerintah Kota (Pemko) Batam untuk mempertanyakan terkait kejelasan status mereka di lingkungan Pemko Batam, Rabu (14-09-2016).

Pengunjuk rasa membawa karton bertulisan sejumlah tuntutan mereka, dimana para pengunjuk rasa mendesak agar Wali Kota Batam Rudi memberi keputusan terkait keberadaan mereka.

Mereka berusaha masuk ke area kantor Pemko dengan berusaha mendobrak dan menggoyang-goyangkan pagar hendak masuk ke dalam Gedung Pemko, sembari menyebut-nyebut nama Rudi, agar mau menemui mereka.

Massa Honorer Satpol PP Batam Unjuk Rasa, Geram Dengan Walikota Batam Yang Tidak Mau Turun Untuk Memberi Penjelasan
Ratusan Anggota Tenaga Honorer Satuan Polisi Pamong Praja Batam, Rabu, 14/09/2016. Detiknewsocean.com
Salah satu anggota massa mengatakan (yang tidak mau menyebutkan namanya) “Bapak Rudi (Walikota Batam), tolong kami di kasih kejelasan kami sudah 2 (dua) tahun mengabdi dan menunggu penjelasan dari bapak walikota tapi sampai saat ini kami tidak bisa dapatkan penjelasan”.

“Kami telah bekerja memelihara ketentraman dan ketertiban umum serta menegakkan Peraturan Daerah Kota Batam, tanpa adanya kejelasan upah kami bekerja”.

“Selama ini kami sudah cukup sabar dengan nasib pekerjaan yang kami lakoni, tanpa ada status kejelasan kami”.
Massa Honorer Satpol PP Batam Unjuk Rasa, Geram Dengan Walikota Batam Yang Tidak Mau Turun Untuk Memberi Penjelasan
Ratusan Anggota Tenaga Honorer Satuan Polisi Pamong Praja Batam, Berupaya Masuk  Dengan Mendobrak Gerbang Pemko Batam, Rabu, 14/09/2016. Detiknewsocean.com
“Kami telah membayar dengan biaya yang cukup besar mulai Rp 25 juta sampai Rp 30 juta, agar dapat menjadi tenaga honorer di lingkungan Pemko Batam”.

"Kalau kita tidak dikasih masuk, kita tunggu sampai malam di sini",
ucap lagi salah satu seorang di antara mereka.

Selain ingin bertemu Rudi, mereka juga mendesak bertemu dengan Bapak Kasat Pol PP, Hendri.

Disinyalir para anggota Satpol PP tersebut sudah terlanjur di janjikan oleh Hendri untuk bekerja di lingkungan Pemko Batam.

"KAMI TAK MAU UANG KEMBALI KAMI MAU JANJI BOS KAMI HENDRIK".

Sampai berita ini di kirim, massa honorer Satpol PP masih melakukan orasinya dan walikota batam belum bisa menjumpai massa. (PSb)

Subscribe to receive free email updates: