KIP Nonsiswa : Mendikbud Dorong Penerima, Untuk Kembali Ke Sekolah

Detiknewsocean.com, Jakarta ~ Tujuan Pendidikan adalah mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia Indoensia seutuhnya, yaitu manusia yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi pekerti luhur, memiliki pengetahuan dan keterampilan, kesehatan jasmani dan rohani, kepribadian yang mantap dan mandiri serta rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan.

Dengan adanya pendidikan, maka akan timbul dalam diri seseorang untuk berlomba-lomba dan memotivasi diri kita untuk lebih baik dalam segala aspek kehidupan. Pendidikan merupakan salah satu syarat untuk lebih memajukan pemrintah ini, maka usahakan pendidikan mulai dari tingkat SD sampai pendidikan di tingkat Universitas.

Untuk mencapai tuajuan pendidikan ini, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mendorong penerima Kartu Indonesia Pintar nonsiswa untuk kembali ke sekolah.

"KIP nonsiswa ini bertujuan untuk mendorong anak-anak yang putus sekolah kembali ke sekolah," ujarnya di Jakarta, Kamis, 20-10-2016.
 KIP Nonsiswa : Mendikbud Dorong Penerima Untuk Kembali KE Sekolah
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy. Detiknewsocean.com
Effendy menjelaskan, "siswa yang putus sekolah diminta untuk kembali ke sekolah, baik masuk paket A, B, dan C ataupun masuk lembaga kursus untuk meningkatkan keterampilannya".

|Total penerima KIP nonsiswa 4,1 juta dari 17,9 juta penerima. KIP yang merupakan kartu Program Indonesia Pintar itu bertujuan mendorong anak berusia enam hingga 21 tahun kembali bersekolah|.

Effendy, "mengakui memang sulit untuk mengajak anak-anak yang putus sekolah kembali bersekolah|.

Dia mengajak para pemangku kepentingan untuk turut mendorong anak-anak tersebut kembali ke sekolah.

"Pemerintah daerah juga harus mendorong anak-anak untuk kembali ke sekolah," terangnya.

Hingga saat ini, jumlah penerima KIP nonsiswa yang baru dilaporkan pada sistem Data Pokok Pendidikan baru sekitar 30.000 penerima.

Wakil Ketua Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Ferdiansyah meminta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk melakukan pendataan ulang jumlah penerima KIP nonsiswa.

"Karena memang sulit untuk mengajak anak-anak putus sekolah kembali ke sekolah," katanya.

Meskipun demikian, kata Ferdi, pemerintah harus optimistis mengajak anak-anak putus sekolah kembali ke sekolah. (JSh)

Subscribe to receive free email updates: