Bangunan Rumah Kopel Berdiri Diatas Drainase "Diduga Pake ‘IMB’ Abal_Abal"

Detiknewsocean.com, Batam (Kepri) ~ Salah satu kritik yang sering dilontarkan masyarakat dalam penataan ruang adalah bahwa rencana tata ruang belum cukup efektip sebagai alat kendali pembangunan, terbukti dengan maraknya berbagai macam penyimpangan.

Pada kota-kota besar penyimpangan tersebut bahkan sudah sampai pada tingkatan yang mengkhawatirkan karena dampak yang ditimbulkannya sangat meresahkan. Penyimpangan tata ruang tidak akan terjadi apabila fungsi pengawasan dan penertiban dijalankan dengan baik oleh pihak-pihak terkait. 

Hal ini terjadi pada hasil pantauan dari Media DNO, akibat lemehanya pengawasan Pemerintah, pembangunan rumah kopel yang berada di Perumahan Taman Merapi Subur, Kecamatan Sagulung, Kota Batam, dibangun diatas Drainase (fasum) terlihat lain dari bangunan lainnya dan menyalahi aturan Tata Ruang Kota, Senin, 14-11-2016.
Bangunan Rumah Kopel Berdiri Diatas Drainase "Diduga Pake ‘IMB’ Abal_Abal"
Bangunan Rumah Kopel 14 Unit Yang Berdiri Diatas Drainase  Perum Taman Merapi Subur Batu Aji, Kota Batam. Detiknewsocean.com
Saat di jumpai di lokasi salah satu koordinator lapangan, inisial "SA" yang tidak mau disebutkan namanya, mengatakan bahwa bangunan tersebut lengkap semuana surat-surat sertifikatnya dan juga "High Pressure Laminate" (HPL) atau Hak Pengelolaan seperti yang disebutkan dalam Pasal 2 ayat (3) huruf f UU Nomor 21 Tahun 1997 Tentang Bea Perolehan Hak Atas Tanah Dan Bangunan dan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) nya juga sudah dilihat oleh Walikota Batam Bapak Rudi beberapa waktu lalu.

Hasil informasi yang didapat oleh Tim DNO dari inisail "K" bahwa sanya bangunan tersebut tidak benar akan keberadaan surat-suratnya dan bangunan tersebut sudah sangat  menyalahi aturan Tata Ruang Kota.
Bangunan Rumah Kopel Berdiri Diatas Drainase "Diduga Pake ‘IMB’ Abal_Abal"
Bangunan Rumah Kopel 14 Unit Yang Berdiri Diatas Drainase  Perum Taman Merapi Subur Batu Aji, Kota Batam. Detiknewsocean.com
"K" mengatakan bahwa "bangunan seperti ini saya rasa cuma ada di Batam berada, dimana bangunan di bangun tepatnya diatas drainase (Fasum), yang kerap akan mengakibatkan muncul genangan air saat hujan deras terjadi. Jadi, pengusaha telah kangkangi peraturan Tata Ruang Kota".

"K" lanjut mengatakan bahwa "surat-surat yang dimiliki pengelola tidak benar keberadaannya, sebab bagaimana mungkin pihak Pemerintah mengeluarkan izin bangunan 14 unit rumah kopel diatas drainase. Jadi, HPL dan IMB nya itu palsu, semu "Abal-Abal".

Bangunan Rumah Kopel Berdiri Diatas Drainase "Diduga Pake ‘IMB’ Abal_Abal"
Bangunan Rumah Kopel 14 Unit Yang Berdiri Diatas Drainase
Perum Taman Merapi Subur Batu Aji, Kota Batam. Detiknewsocean.com

"K" berharap dan meminta bahwa "kiranya Bapak Walikota Rudi dengan tegas Tegakan Perda dan perintahkan Satpol PP untuk melakukan pembongkaran atas bangunan tersebut, sebab kalau dibiarkan akan berdampak pada penyumbatan aliran air kemudian hari", ujarnya. (PSb)

Subscribe to receive free email updates: