Biar Aman "Oknum Bea Cukai Batam Lakukan Pengawalan Perjalanan Kapal Penyelundup"

Detiknewsocean.com, Batam (Kepri) ~ Tindak pidana Penyelundupan sangat marak terjadi dilakukan para pelaku melalui jalur laut. Pelaku lebih banyak menggunakan jalur laut, sebab pengawasan melalui jalur darat, udara lebih sulit dilalui dan operasional yang cukup tinggi, sehingga lebih memilih jalur laut.

Hal ini dinyatakan oleh Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Heru Pambudi, mengatakan bila dilihat dari statistik, maka selama ‎tiga tahun terakhir sudah terjadi pola perubahan masuknya barang selundupan ke Indonesia dari transportasi udara ke transportasi laut, pada saat di Tempat Penampungan Kontainer JICT, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sealsa 02-02-2016.

Sebuah informasi diterima DNO mengenai dugaan “Kerjasama” (kongkalingkong) antara pelaku penyelundupan di Batam dan Kepulauan Riau, dengan petugas Bea Cukai di wilayah Kepri, Senin, 14-11-2016.

Tak heran, barang-barang selundupan di Batam dan daerah lainnya, bebas masuk tanpa ada halangan. Tentu saja aksi ini dimanfaatkan aparat yang berwenang di laut dan pelabuhan. Hampir setiap hari aksi penyelundupan terjadi, baik dari pelabuhan tikus atau pelabuhan ilegal yang berada di pesisir pantai dan permukiman warga di pesisir, hingga masuk melalui pelabuhan resmi.
Biar Aman "Oknum Bea Cukai Batam Lakukan Pengawalan Kapal Penyelundup"
Foto : Sumber
Kejadian ini di terangkan oleh Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Barelang Yusril Koto yang hendak akan mengungkap siapa dibalik pelaku Penyelundup bebas tanpa hambatan saat bertemu di salah satu warung kopi di Batam Centre,

LSM Barelang meminta Direktorat Jenderal Bea dan Cukai COPOT oknum Kepala KPU Bea Cukai Tipe B Batam dan Pecat oknum Komandan Patroli BC 20007.

Yusril mengatakan "Patut diduga "beck up" penyelundup angkut barang2 tanpa dokumen kepabeanan dgn Kapal Kayu (150 Ton) dimuat di Pelabuhan Tidak Resmi yang tidak ditunjuk Kantor BC Batam yakni di Pelabuhan Dapur 12 pada Sabtu malam (12/11) pukul 22.00 WIB tujuan Selat Panjang Provinsi Riau, dikawal oleh oknum BC Batam".
Biar Aman "Oknum Bea Cukai Batam Lakukan Pengawalan Kapal Penyelundup"
Foto : Sumber
"Dengan MODUS Kapal Patroli BC 20007 merapat kemudian sebanyak tiga orang petugas awak Kapal Patroli itu masuk ke Kapal Kayu guna mengawal di dalam kapal setelah tali tambat dilepas kapal kayu itu berangkat sedangkan Kapal Patroli BC 20007 berada diposisi depan untuk mengawal kapal kayu itu agar aman di laut" ujar Yusril.

Yusril juga mengatakan bahwa "Pengawalan Kapal Patroli BC 20007 terhadap kapal kayu yang sama itu sdh 2 kali dilakukan".

Terkait hal ini Kepala KPU Bea Cukai Tipe B Batam belum bisa di konfirmasi untuk dimintai keterangan atas adanya keterlibatan Oknumnya. (PSb)

Subscribe to receive free email updates: