BP Batam Dan Perpat Sepakat Bersama Untuk Cari Solusi Permasalahan UWTO

Detiknewsocean.com, Batam (Kepri) ~ Upaya penolakan tarif baru Uang Wajib Tahunan Otorita (UWTO) yang kini mulai diberlakukan BP Batam, terus menuai protes. Hal ini terlihat dengan banyaknya bentuk gerakan-gerakan aksi yang dilakukan warga Batam dan didukung dari beberapa gabungan para pengusaha .

Sebelumnya banyak pengusaha melakukan berbagai cara penolakan kenaikan UWTO. warga Batam juga melakukan penolakan penerapan tarif baru UWTO yang tergabung dalam Persatuan Pemuda Tempatan (Perpat) dengan melakukan menggelar aksi demo di DPRD Batam, Senin, 07-11-2016. 

Dengan diberlakukannya tarif baru UWTO itu dinilai memberatkan warga Kota Batam, sehingga harus direvisi. "Stop UWTO",  "Tolak UWTO,” teriak massa Perpat.
 BP Batam Dan Perpat Sepakat Bersama Untuk Cari Solusi Permasalahan UWTO
 Perwakilan Pihak BP Batam & Massa Perpat Saat Unjuk Rasa Di Depan Kantor BP Batam. Detiknewsocean.com
Setelah selesai menjumpai Pimpinan DPRD Batam, ribuan massa Perpat Kota Batam berlanjut lagi langsung berbondong-bondong menggelar aksi unjuk rasa menuntut Pemerintah menghapuskan UWTO di depan Kantor Badan Pengusahaan Batam.

Orasi Demo berlangsung sekitar 15 menit, setelah  pihak BP Batam langsung meminta Perwakilan untuk diajak berunding di Gedung Marketing Centre Bp Batam. (Berita terkaitSurat Terbuka Untuk Presiden Dan Menteri Keuangan RI: Permohonan Penghapusan UWTO Kota Batam)

Dalam Perundingan tersebut perwakilan Perpat menyampaikan tuntutannya kepada Pimpinan BP Batam Gusmardi Bustami selaku anggota Deputy 5 Bidang Pelayanan Umum Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Batam.
 BP Batam Dan Perpat Sepakat Bersama Untuk Cari Solusi Permasalahan UWTO
 Massa Perpat Saat Unjuk Rasa Di Depan Kantor BP Batam. Detiknewsocean.com
Dalam Rapat Perundingan Tersebut Gusmardi mengatakan "Atas nama Perwakilan Bp Batam saya menerima seluruh Keluhan dan tuntutan Perpat dan Akan menyampaikan Masalah ini kepada pimpinannya". (Berita terkait : Tolak UWTO : Masyarakat Demo Kantor BP Batam, Minta Kebijakan)

Perpat dan BP Batam sepakat bersama untuk tetap mengawal permasalahan ini sampai kepusat Pemerintahan, dan meninggalkan ruangan untuk menjumpai massa, Gusmarni langsung menyuarakan kepada massa, agar kiranya sabar dan memberikan kepercayaan kepada BP Batam dan Pimpinan Perpat untuk Menyelesaikan Masalah tersebut.

Komando Massa langsung mengucapkan trimah kasih kepada Kapolresta Barelang yang ikut serta menyaksikan dan Mengawal Demo mereka. Masssa langsung bubar dengan tertip dan aman, serentak mengatakan "Hidup Perpat". (PSb)

Subscribe to receive free email updates: