DPRD Labuhanbatu Minta BPN Tinjau Ulang HGU PT UMW

Detiknewsocean.com, Labuhanbatu (Sumut) ~ Komisi A DPRD Labuhanbatu meminta Badan Pertanahan Nasinal (BPN) Propinsi Sumatera Utara agar meninjau ulang Sertipikat Hak Guna Usaha (HGU) PT Umbul Mas Wisesa (UMW) yang bernomor 52/Sei Siarti tertanggal 10 Juni dan Nomor 71 Sei Siarti tertanggal 05 Januari 2014 karena diduga bermasalah.

Hal itu dikatakan oleh Parsono Ketua Komisi A DPRD Labuhanbatu kepada wartawan diruang kerjanya, HGU PT Umbul Mas Wisesa berada diatas lahan yang sudah menjadi Hak milik. Kita tidak tahu bagaimana prosesnya kenapa sampai keluar sertipikat HGU tersebut, Selasa, 16-11-2016.

Dijelaskan parsono, pihaknya telah menelusuri permasalahan itu dengan melakukan konsultasi ke Kanwil BPN Propinsi Sumatera Utara pada tanggal 7 Novembar 2016 dan sampai ke Kementrian Agraria/Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia pada 9 November 2016.
DPRD Labuhanbatu Minta BPN Tinjau Ulang HGU PT UMW
DPRD Labuhanbatu. Detiknewsocean.com
Berdasarkan dari penelusuran itu, pihaknya meminta agar BPN Propinsi Sumut meninjau ulang HGU Nomor 1/HGU/BPN/12/III/2014 tanggal 28 maret 2014 dan nomor 71/Sei Siarti tangal 5 januari 2015 atas tanah seluas 134.67 Ha yang berlokasi di wilayah Labuhanbatu. (Baca :Bupati Dan Pimpinan DPRD Labuhanbatu Tandatangani Persetujuan Bersama RPJMD)

“Kita merasa heran, kog bisa terbit HGU diatas Hak milik. Sedangkan satu satunya instansi yang berwenang menerbitkan sertipikat Hak milik maupun sertipikat HGU adalah BPN” jelas Parsono.

Berdasarkan adanya keganjilan itu, pihaknya menduga ada oknum yang “bermain” atas terbitnya HGU yang dimaksud. Bahkan permasalahan itu telah dilaporkan ke pihak Polisi. Jadi, DPRD labuhanbatu berharap agar Polres Labuhanbatu menindak lanjuti laporan pengaduan yang bernomor POL /STPLP/361/III/2015/SU/RES-LBH yang berisi tentang dugaan kejahatan yang dilakukan dalam Jabatan. (Baca : Bupati Labuhanbatu : Pembunuhan Dan Penyelundupan Satwa Liar Merusak Ekosistem)

“Kita sedang menyurati pihak Polres Labuhanbatu secara resmi, kalau memang benar ada oknum terkait yang ” bermain” atas terbitnya HGU tersebut segara diproses secara hokum” tegas Parsono (ACD)

Subscribe to receive free email updates: