GICI Sukses Menggelar Wisuda 391 Mahasiswa Diploma III

Detiknewsocean.com, Batam (Kepri) ~ Gici Business School yang berada dibawah naungan Yayasan Permata Harapan Bangsa menggelar acara Wisuda V 2016 sebanyak 391 Mahasiswanya di Ball Room Swiss Bell Hotel, Harbour Bay - Kota Batam, Sabtu, 19-11-2016.

Selain para peserta dan Keluarganya, acara Wisuda tersebut turut juga dihadiri oleh tamu-tamu penting seperti : Dr.H Nurdin Basirun S.Sos, M.Si (Gubernur Kepri), Dr Ir M Budi Djatmiko MSi ME (Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta), Drs. Hanafi, M.S (Sekretaris Pelaksana Kopertis Wilayah X), dan Prof Dr Ir Djoko Santoso MSc (Mantan Dirjen Dikti).

Ketua Yayasan Permata Harapan, Bali Dalo, SH mengatakan bahwa "ini kali ketiga pada tahun 2016 Yayasan Permata Harapan menggelar Wisuda Diploma III. Sebanyak 391 peserta Wisuda tersebut berasal dari 3 program studi yang berbeda-beda, Antara lain : Program Studi Manajemen Informatika, Program Studi Akuntansi, dan Program Studi Bahasa Asing".
GICI Sukses Menggelar Wisuda 391 Mahasiswa Diploma III
Sidang Senat Terbuka : Wisuda V 2016 Gici Business School Diploma III. Foto Sumber
Bali Dalo dalam sambutannya mengharapkan "kepada seluruh Alumni Gici agar dapat mengaplikasikan ilmu yang selama ini didapat untuk kemajuan dan kebaikan masyarakat luas. Ia juga berpesan kepada wisudawan dan wisudawati agar selalu menjaga nama baik almamater serta menjaga amanah yang diberikan saat mereka sudah mulai bekerja, karena hal itu merupakan modal besar menuju kesuksesan".

Hal yang sama juga disampaikan oleh Nurdin Basirun dalam sambutan pertama nya di acara wisuda hari itu. Menurutnya, "loyalitas dan Almamater perlu dijaga dan diperkenalkan kepada masyarakat luas sebagai citra yang baik".

Nurdin juga berharap agar para wisudawan dan wisudawati supaya tak henti-hentinya untuk belajar.

"Wisuda bukanlah tahap selesainya studi, Namun hanya seremonial yang membebaskan para wisudawan dan wisudawati untuk berkarya lebih baik lagi' ujar Nurdin.

"Karena studi harus tetap dikembangkan keilmuannya di masyarakat. Ini menjadi kewajiban setiap manusia yang ditugaskan oleh sang pencipta sebagai pemimpin di bumi ini".

Dia berpendapat, "pendidikan adalah suatu hal yang sangat penting, tidak hanya dalam pembangunan indonesia, tapi juga terkait soal pembangunan peradaban dan budaya".

“Pendidikan menjadi tugas kita semua yang tidak dapat diselesaikan oleh pemerintah saja, tapi juga masyarakat” katanya. (Acank/P.sib)".

Subscribe to receive free email updates: