Ketua GAT Masuk Daftar DPO Polda Kepri, Pelindung GAT Oknum Anggota DPRD Batam ‘Dipertanyakan’

Detiknewsocean.com, Batam (Kepri) ~ Ditetapkannya Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Anti Trafficking (GAT) Kepulauan Riau (Kepri) Samsul Rumangkang oleh Polda Kepri, terkait Dugaan kasus pemerasan lokasi penampungan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dan diduga Kuat sebagai Otak dari Kasus Perdagangan Orang (Trafficking) atau penyalur TKI Ilegal yang terjadi beberapa waktu lalu, berubah dilema di tubuh LSM GAT tersebut.

Sebelumnya, dalam siaran Pers Kapolda Kepri, Brigjen Pol Sam Budigusdian terkait terindifikasi ditemukanya jenajah calon TKI korban tenggelam kapal di Tanjung Bemban perairan Nongsa mengatakan bahwa "Samsul terlibat dalam kasus trafficking atau penyaluran TKI ilegal, Jumat, 18-11-2016.

"Status Samsul Rumangkang sudah kami tetapkan sebagai tersangka, saat ini dia jadi Daftar Pencarian Orang (DPO)," ujar Kapolda Kepri di Rumah Sakit Bayangkara.
Ketua GAT Masuk Daftar DPO Polda Kepri, Pelindung GAT Oknum Anggota DPRD Batam ‘Dipertanyakan’
Foto : Sumber. Detiknewsocean.com
Lanjut Kapolda, Samsul juga selalu memberikan informasi kapada kita atas kedatangan TKI ilegal, bila penyalur lain tidak mau bekerjasama menggunakan jasanya atau membayar kepadanya.

"Modusnya, apabila TKI ilegal tidak memilih jasa penyalur miliknya, dilapor ke kita. Tapi kalau melalui dia, dia diam-diam saja' terang Sam Budigusdian.

"LK"inisial Anggota DPRD Batam dari Komisi I, yang juga selaku pelindung Yayasan GAT Kepri, pernah meminta kepada Walikota terpilih Rudi dan Amsakar Achmad nantinya setelah menjabat, segera melakukan evaluasi kinerja di Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BP2 KB), karena kinerja lembaga tersebut tidak maksimal (Batamreport.com 13 Januari 2016) lalu.
Ketua GAT Masuk Daftar DPO Polda Kepri, Pelindung GAT Oknum Anggota DPRD Batam ‘Dipertanyakan’
Ilustrasi
"WA" selaku warga Kota Batam dan juga penggiat control publik, mengatakan, "Ketua LSM GAT Samsul Rumangkang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka dan menjadi DPO Polda kepri selaku tokoh anti trafficking, lantas bagaimana dengan yang selama ini, pelindung LSM GAT yang juga anggota DPRD Batam apakah dia tidak mengetahui praktek tafficking ataupun terkait aktivitas LSM GAT tersebut ????"
"Sebagai Pelindung Gerakan Anti Trafficking (GAT) patut di pertanyakan Anggota DPRD Batam dari Komisi I, atas keterkaitannya terhadap segala Aktivitas LSM GAT ????"

WA juga meminta Polda Kepri Memeriksa Oknum DPRD Batam LK dari Komisi I, selaku sebagai Pelindung LSM GAT terkait kasus Trafficking di Batam. (PSb)

Subscribe to receive free email updates: