LSM Barelang : Pungli Masih Berjalan Di SMP Negeri 31 Batam Atas Adanya Bisnis Penjualan Buku Pendidikan

Detiknewsocean.com, Batam (Kepri) ~ Pemerintah dengan tegas melarang adanya pungutan biaya pendidikan pada Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP), sebab dengan adanya peningkatan besarnya dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) kiranya dapat untuk membantu beban dari para orang tua peserta anak didik.

Untuk mencegah adanya bentuk-bentuk pungutan biaya pendidikan tersebut, Pemerintah mengeluarkan peraturan yang mengatur tentang larangan pungutan biaya pendidikan pada Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) tertuang dalam Peraturan  Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2010 Tentang Pengelolaan Dan Penyelenggaraan Pendidikan dan dilanjutkan dengan adanya Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 60 Tahun 2011 (Permendikbud No.60 Tahun 2011).

Meski sudah ada larangan keras dari pemerintah, kenyataannya disinyalir masih banyak kejadian praktik penjualan buku ataupun bentuk pungutan-pungutan liar di lingkungan sekolah di Kota Batam, baik itu dari bisnis buku pegangan atau buku tambahan belajar siswa atau Lembaran Kerja Siswa (LKS) dan seragam anak didik sekolah.
LSM Barelang : Pungli Masih Berjalan Di SMP Negeri 31 Batam Atas Adanya Bisnis Penjualan Buku Pendidikan
Sebagian Jenis Dari Beberapa Buku Pendidikan Yang Di Perjualbelikan Oleh  SMP Negeri 31 Batam. Detiknewsocean.com
Kejadian ini dapat terlihat atas adanya laporan orang tua salah satu murid SMP Negeri Batam kepada Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Barelang terkait biaya uang Buku Sekolah yang juga sama dengan LKS (Lembaran Kerja Siswa) yang diluar hal wajar, harga Buku yang di bagikan oleh pihak sekolah kepada muridnya dengan harga naik sebesar 300% dari harga buku penerbit.

Ketua LSM Barelang Yusril Koto, bersama Awak Media DNO, mendatangi sekolah dengan membawa sejumlah barang bukti Buku yang masih dipungut biaya kepada siswa, dan bermaksud meminta keterangan terkait alasan dan dasar apa sehingga pihak Sekolah menjual buku kepada Muridnya yang terkesan mencari untung dengan harga buku naik sampai 300% dari harga penerbit dan melanggar  PP Nomor 17 Tahun 2010 Tentang Pengelolaan Dan Penyelenggaraan Pendidikan, Selasa, 22-11-2016.
LSM Barelang : Pungli Masih Berjalan Di SMP Negeri 31 Batam Atas Adanya Bisnis Penjualan Buku Pendidikan
Gedung Sekolah SMP Negeri 31 Batam. Detiknewsocean.com 
"Dalam hal ini, diduga kuat pihak Sekolah SMP N 31 melakukan pungli dengan modus penjualan buku pendidikan terhadap anak peserta didik" ujar Yusril. 

Pada saat di Sekolah ternyata Kepala Sekolah saat diminta untuk jumpa, tidak berada disekolah karna ada acara di Sekupang, sehingga Yusril meminta untuk siapa yang bisa memberikan keterangan.

Wakil kepala sekolah SMP N.31 menerima kedatangan Yusril dan meminta apa tujuan kedatangannya.

Terkait adanya penjualan buku tersebut, Wakil Kepala sekolah mengakui hal itu dan mengatakan bahwa itu sudah distop semester kemarin tahun 2016.

Dalam kasus ini, Yusril menegaskan akan membawa kasus tersebut ke kejaksaan dengan tuduhan Penjual Buku LKS denga harga di luar jangkauan hingga naik 300% dan menduga adanya tindakan mencari untung (bisnis) dengan maksud memperkaya diri. (PSb)

Subscribe to receive free email updates: