Mobil Merk Hummer Hanya Berplat "BP 89", Tanpa Ada Huruf Seri, Menjadi Perhatian Masyarakat Saat Melintas

Detiknewsocean.com, Batam (Kepri) ~ Ketertiban serta pengendalian pengawasan tidak dapat terlepas dari aspek pentingnya surat kepemilikan kendaraan bermotor. Kepemilikan kendaraan bermotor dianggap sah karena memiliki surat-surat dan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor ataupun Plat Nomor Kendaraan. Ketidak lengkapan surat tersebut dapat diakibatkan oleh terjadinya pembelian kendaraan bermotor yang diduga hasil yang tidak baik kendaraan bermotor.

Jadi, agar kendaraan bermotor dapat dikatakan resmi dan tidak melanggar hukum maka diperlukan suatu alat bukti kepemilikan ataupun surat-surat lain yang telah di atur dalam undang-undang.

Hal ini diutarakan warga masyarakat "Tono" dan menjadi suatu pertanyaan  saat melihat salah satu Kendaraan Khusus seperti yang disebutkan dalam Pasal 47 ayat 2 huruf e UU Nomor  22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas Dan Angkitan Jalan (UU LLAJ) yang tak kalah Modern ini melaju santai dari arah Simpang Prengky menuju Nagoya, Rabu, 09-11-2016.

Tono mengatakan "Kendaraan mewah yang tergolong jarang dilihat di Kota Batam ini jadi bahan perhatian buat saya dan warga setempat yang pas melihat kendraan tersebut melintas".
Mobil Merk Hummer Hanya Berplat "BP 89", Tanpa Ada Huruf Seri, Menjadi Perhatian Masyarakat Saat Melintas
Mobil Merk Hummer Hanya Berplat "BP 89", Tanpa Ada Huruf Seri Saat Melintas. Detiknewsocean.com
"Kami merasa ada yang ganjil dari penampilan mobil tersebut, Nomor Plat Polisi mobil tersebut cantik dan hanya memiliki Dua Angka tanpa memakai Huruf Seri yaitu "BP 89", padahal  kendaraan itu adalah kendaraan khusus sebagaimana kendaraan biasanya", ujar Tono.

Tono mempertanyakan Mobil mewah tersebut kepada awak Media DNO, "Apakah dilegalkan memakai Plat kendaraan tanpa memiliki angka seri belakang ???"

"Sementara kami masyarakat Batam kerap di tilang polisi karna angka seri plat nomor kendaraannya tidak jelas terlihat".

"Kami selaku masyarakat menilai hukum Lalu Lintas terkesan Diskriminasi perlakuannya" ujar Tono lagi.

Tono menerangkan, "seharusnya mematuhi peraturan seperti yang disebutkan dalam Pasal 280 UU Nomor 29 Tahun 2009 (UU LLAJ) tegas dinyatakan setiap kendaraan wajib mencantumkan nomor identitas kendaraan, yaitu pelat nomor".

"Ketentuan lain terkait pelat nomor kendaraan (Tanda Nomor Kendaraan Bermotor) berdasarkan Pasal 68 ayat (3) sampai ayat (5) UU LLAJ yaitu :
  • (3) Tanda Nomor Kendaraan Bermotor memuat kode wilayah, nomor registrasi, dan masa berlaku.
  • (4) Tanda Nomor Kendaraan Bermotor harus memenuhi syarat bentuk, ukuran, bahan, warna, dan cara pemasangan.
  • (5) Selain Tanda Nomor Kendaraan Bermotor dapat dikeluarkan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor khusus dan/atau Tanda Nomor Kendaraan Bermotor rahasia".
"Adapun menurut Pasal 1 angka 10 Peraturan Kepala Kepolisian Negara RI Nomor 5 Tahun 2012 Tentang Registrasi Dan Identifikasi Kendaraan Bermotor, yang dimaksud denagn Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) adalah tanda registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor yang berfungsi sebagai bukti legitimasi pengoperasian kendaraan bermotor berupa pelat atau berbahan lain dengan spesifikasi tertentu yang diterbitkan Polri dan berisikan kode wilayah, nomor registrasi, serta masa berlaku dan dipasang pada Ranmor. Dari sini jelas diketahui bahwa TNKB resmi hanya diterbitkan oleh Polri" tutup Tono.

Terkait dengan atas keberadaan Mobil Hummer BP 89 ini, awak media DNO belum berhasil menemui Kasatlantas Polresta Barelang untuk dimintai keterangan. (PSb)

Subscribe to receive free email updates: