Semangat Massa Buruh Menuntut Kinerja Walikota Batam Dan Sistem Pengupahan Yang Layak

Detiknewsocean.com, Batam (Kepri) ~ Massa Buruh dari berbagai gabungan buruh industri dan Serikat Buruh Kota Batam datang tepat didepan Gedung Kantor Walikota Batam sekitar pukul +11.00. Wib, Rabu, 09-11-2016.

Aksi damai yang di lakukan dari kalangan buruh ini menuntut sampai dimana Walikota Batam merespon dan menagih kinerja Walikota atas tuntutan mereka dari aksi aksi sebelumnya.

Pantauan Media DNO bahwa Aksi buruh ini terkait untuk penolakan terhadap PP Nomor 78 tahun 2015 Tentang Pengupahan dan menuntut kenaikan UMK sebesar Rp.650.000,-

    Semangat Massa Buruh Menuntut Kinerja Walikota Batam Dan Sistem Pengupahan Yang Layak
    Gabungan Massa Buruh Saat Berorasi Di Depan Kantor Walikota Batam. Detiknewsocean.com
    Dalam orasi buruh, ucap salah satu dari perwakilan buruh, "bahwa ada 3 (tiga) hal yang penting tuntutan kami yang perlu diperhatikan oleh pemerintah, yaitu :
    1. Penolakan terhadap diberlakukannya PP Nomor 78 tahun 2015 Tentang Pengupahan;
    2. Meminta kenaikan UMK Batam 2017 sebesar Rp 650.000,-;
    3. Terkait kesatuan pembahasan antara UMK dan upah sektoral, kami menolak penyatuan dua kategori upah itu karena akan merugikan buruh".

    "Terkait dengan PP Nomor 78 tahun 2015 Tentang Pengupahan, dalam peraturan ini tidak memuat lagi tentang survei kehidupan layak minum sehingga tidak ada acuan resmi dalam menentukan UMK ataupun upah sektoral".

    "Kalau seperti ini keadaannya, Dewan Pengupahan itu tidak berguna lagi. Itu namanya bukan diskusi tetapi pemaksaan kehendak karena perwakilan buruh hanya disuruh tanda-tangan saja," terangnya.
    Semangat Massa Buruh  Menuntut Kinerja Walikota Batam Dan Sistem Pengupahan Yang Layak
     Massa Buruh Saat Berorasi Di Depan Kantor Walikota Batam. Detiknewsocean.com
    "Kami besok akan meminta data kepada Disperindag tentang 16 perusahaan yang memasok sembako di Batam. 16 perusahaan ini tidak boleh seenaknya menaikan dan menurunkan harga," ucapnya lagi.

    Mereka berencana akan kembali melakukan aksi pada besok, Kamis, 10-11-2016, dengan jumlah yang lebih banyak.

    Komando massa juga mengancam akan membuat Demo yang lebih besar lagi dan melumpuhkan Kota Batam jika tuntutan mereka tidak juga dilaksanakan. (PSb)

    Subscribe to receive free email updates: