"SUTIKNO" SDM Kantor Pos Cabang Batam : Pihak Kantor Pos Tidak Tahu Menahu Soal Penerima Dana BLSM

Detiknewsocean.com, Batam ~ Terkait dengan permasalahan adanya penggelapan Dana Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) yang menyalurkan bantuan sementara kepada Rumah Tangga miskin dan rentan agar terlindungi dari dampak kenaikan harga, akibat penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM). 

Program BLSM diberikan kepada Rumah Tangga dengan tingkat sosial ekonomi terendah berdasarkan Basis Data Terpadu (BDT) hasil Pendataan Program Perlindungan Sosial (PPLS) 2011. Adapun tujuan BLSM ini diharapkan mampu membantu untuk mempertahankan daya beli dalam memenuhi kebutuhan hidup masyarakat miskin.

Program dana BLSM yang di kucurkan Pemerintah melalui Kementrian Sosial (KEMENSOS) tahun 2013-2015 diduga kuat ada penggelapan yang dilakukan oleh oknum pejabat Kantor Pos Indonesia Cabang Kota Batam. (Berita terkait : Diduga Kuat Oknum Pejabat Kantor Pos Cabang Batam Melakukan Penggelapan Dana BLSM Periode 2013-2015)

Saat di jumpai awak Media DNO, Salah satu Pihak Staf Bidang SDM Kantor Pos Batam, Bapak "Sutikno" di ruangannya untuk menjawab pertanyaan terkait Dana yang dimaksud diyakini tidak pernah dibayarkan, dan pihak kantor pos tidak tahu menahu soal data penerima dana tersebut, kantor pos juga hanya melakukan pencairan dana itu saja.
"SUTIKNO" SDA Kantor Pos Cabang Batam : Pihak Kantor Pos Tidak Tahu Menahu Soal Penerima Dana BLSM
Kantor Pos Indonesia Cabang Batam. Selasa, 25-10-2016. Detiknewsocean.com
Sutikno mengatakan "Dana tersebut tidak ada dibayarkan, sebab sudah dikembalikan semuanya dana kepusat, berhubung yang berhak  tidak datang untuk pengambilan dana tersebut. Pihak kantor pos tidak tahu menahu soal data penerima dana tersebut, kantor pos juga hanya melakukan pencairan dana itu saja", Rabu, 26-10-2016.

Saat ditanya masalah Data print out dari Kantor Pos yang dimiliki oleh Sumber "LS" (Korban) yang isinya bahwa pihak kantor pos pernah membayar dana tersebut atas nama sumber tertanggal : 05 Juli 2013, sebesar Rp. 300.000,- dan pada tanggal : 01 Nopember 2013, nama "LS" telah diblokir. Dalam hal ini "LS" sama sekali tidak pernah menerima dana tersebut dan siapa yang mengambil Dana tersebut.?

Sutikno mengatakan "Dia tidak tahu masalah itu dan Dia cuma kerja di kantor aja, dan masalah data tersebut Dia mengaku Sistem Kantor Pos Memang Seperti Itu, “di data kami dibayarkan, tapi tidak pernah dibayarkan oleh kantor pos”.

Dalam hal ini, bahwa "LS" sebagai peserta program Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) aktif, pengganti Kartu Penjamin Sosial (KPS), sesuai dengan kartu identitas peserta KKS. KKS ini adalah sebagai persyaratan utama untuk pengambilan dana BLSM ke kantor POS Indonesia.

Sampai saat ini pihak dari Kantor Pos Indonesia Cabang Batam tidak ada memberikan jawaban atas Surat Konfirmasi Media DNO tertanggal 26 Oktober 2016, Nomor : 12/DNO-KON/X/2016. (SA & PSb)

Subscribe to receive free email updates: