Tolak UWTO : Masyarakat Demo Kantor BP Batam, Minta Kebijakan

Detiknewsocean.com, Batam ~ Badan Pengusahaan (BP) Batam kembali lagi didemo warga, aksi ini masih berkaitan dengan penolakan naiknya tarif Uang Wajib Tahunan Otorita (UWTO) yang tercantum dalam PMK 148 tahun 216. Rabu, 02-11-2016.

Demo menuntut penghapusan UWTO di Kantor BP Batam, sempat tegang. Pendemo mendesak agar Kepala BP Batam Hatanto Reksodipoetro membatalkan UWTO.

Ratusan masyarakat yang datang dari berbagai wilayah di Batam mengatasnamakan Pasukan Melayu, Melawan mengancam Pihak BP Batam yang sudah memadati bundaran BP Batam sejak pukul 09.00 WIB.

Mereka membawa spanduk hapuskan UWTO dan bubarkan BP Batam. Tidak hanya kaum pria saja, aksi damai ini juga diikuti oleh ibu-ibu rumah tangga.
Tolak UWTO Masyarakat Demo Kantor BP Batam,  Minta Kebijakan
Massa Saat Melakukan Aksi Unjuk Rasa Di Depan Gedung  Kantor BP Batam. Detiknewsocean.com
"Kami minta bubarkan BP Batam, menaikan tarif UWTO, ini juga disebut pungli," kata koordinator Umum aksi.

Dalam orasinya, ‎mereka tidak sepakat dengan PMK 148 tahun 2016. Kata dia, kebijakan itu sangat memberatkan masyarakat Batam. "Ini tanah leluhur kami, kami minta BP Batam dengarkan keluhan kami," teriaknya.

Ia menyebutkan BP Batam ialah penjajah, kebijakan itu akan mematikan masyarakat Batam. "Kami minta pimpinan BP Batam diusir dari Batam," ucapnyanya.

"Tuntutan kami agar UWTO dihapus, bukan penjelasan kenaikan tarif," ujar salah satu lagi pendemo. (Berita terkait : Surat Terbuka Untuk Presiden Dan Menteri Keuangan RI: Permohonan Penghapusan UWTO Kota Batam)

Demo yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB di Kantor BP Batam masih tergolong kondusif yang masih bertahan menyampaikan aspirasinya.
Tolak UWTO Masyarakat Demo Kantor BP Batam,  Minta Kebijakan
Massa Saat Melakukan Aksi Unjuk Rasa Di Depan Gedung  Kantor BP Batam. Detiknewsocean.com
Selain berorasi, massa menyampaikan lima poin tuntutan yang harus dipenuhi Kepala BP Batam dan Pemerintah pusat, yaitu sebagai berikut :
  1. Menolak PMK 148 tahun 2016 dan Perka BP Batam nomor 19 tahun 2016, Tentang kenikan tarif UWTO;
  2. Meminta agar status Kampung Tua di Batam segera direalisasikan;
  3. Menghapuskan UWTO di Batam;
  4. Miminta Andi Antono hengkang dari Batam, karena menyatakan Batam dulunya hutan dan ini melukai masyarakat Batam yang sudah hidup ratusan tahun di Batam;
  5. Meminta Presiden RI Joko Widodo membubarkan BP Batam.
Tolak UWTO : Masyarakat Demo Kantor BP Batam,  Minta Kebijakan
Massa Saat Melakukan Aksi Unjuk Rasa Di Depan Gedung  Kantor BP Batam. Detiknewsocean.co
Massa sedih, sebab orasi mereka tidak di dengar oleh pihak BP Batam dan tidak ada keputusan. Para pengunjuk rasa mengancam dan berjanji "dalam waktu dekat akan ada unjuk rasa yang lebih dasyat yang akan menduduki BP Batam", ucap salah satu pendemo.

Sampai dengan pukul 11.53 WIB, massa pendemo masih bertahan di depan Kantor BP Batam. Usai bersantap siang, pendemo akan berorasi kembali menyampaikan aspirasinya. (PSb)

Subscribe to receive free email updates: