Aksi Penyelundupan Barang Illegal Di Pulau Barelang Batam, Masih Marak

Detiknewsocean.com, Batam (Kepri) ~ Sangat disayangkan kurang nya perhatian dari pemerintah daerah maupun pusat untuk melakukan pencegahan dan tindakan tegas terhadap pelaku aksi penyuludupan barang illegal yang selalu bereaksi pada malam hari disekitaran pelabuhan jembatan 6 (enam) pulau Barelang.

Dari pantauan dan investigasi tim media ini (Amjoi group) pada hari Sabtu (25/11/2017) dilokasi jembatan 6 (enam) pulau Barelang telah melihat aktifitas bongkar – muat di pelabuhan yang tidak dapat dimasuki oleh siapa pun terkecuali orang – orang tertentu bahkan penjagaan di pos pintu masuk diberlakukan begitu ketat.

Aksi Penyelundupan Barang Illegal Di Pulau Barelang Batam, Masih Marak

Tim media ini (Amjoi group) mencoba mengikuti setiap mobil yang masuk kepelabuhan tersebut namun tidak berhasil, bahkan mencoba mengikuti setiap mobil yang keluar dari pelabuhan jembatan 6 (enam) pulau Barelang selalu kehilangan jejak karena sang pengemudi (sopir)kendaraan tersebut melaju kian begitu kenjang.

Baca :
Salah seorang pejabat Bea & Cukai Batam yang tidak bersedia namanya dipublikasikan mengatakan, maaf…mas di jembatan 6 (enam) pulau Barelang tidak ada pos pengawasan Bea & Cukai, tapi nanti akan saya sampaikan kepada rekan – rekan bidang pengawasan agar ditindaklanjuti,terang nya saat diberitakan Detikglobalnews.

Dari informasi yang dihimpun tim media ini dilapangan (Amjoi group) bahwa penyeludupan barang illegal dilakukan pada malam hari, seperti jenis rokok, mikol, gula dan lain – lain dalam jumlah qouta cukup besar,lalu apakah benar aksi penyeludupan barang illegal terbiarkan selama ini karena disebabkan tidak adanya pos pengawasan Bea & Cukai di pulau tersebut ? (***).

Subscribe to receive free email updates: