Alumni 212 Geruduk Kantor DPP Nasdem

Detiknewsocean.com, Jakarta ~ Ratusan massa alumni 212 menggeruduk kantor DPP Partai Nasdem di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jum’at (24/11) siang.

Kehadiran ratusan orang ini dimaksudkan untuk berunjuk rasa terkait kasus pidato kontroversial Ketua Fraksi NasDem Viktor Laiskodat, di Kupang, NTT, pada beberapa bulan lalu. Aksi ini sendiri bertajuk Aksi 2411 karena dilakukan pada 24 November 2017.

“Pidato Viktor yang banyak beredar di Youtube dan medsos sudah sangat nyata dan gamblang bagi kami, isi pidato bagian dari menoda agama,” kata Ketua Presidium Alumni 212 Slamet Maarif di depan DPP NasDem, Jakarta Pusat, Jumat (24/11/2017).
Alumni 212 Geruduk Kantor DPP Nasdem
Beredar video Ketua DPP Partai Nasdem Viktor Bungtilu Laiskodat, menuding ada empat partai politik yang mendukung berdirinya khilafah di Indonesia. (ilustrasi/aktual.com)
Di depan ratusan massa, Slamet meminta agar Partai Nasdem tidak melindungi serta segera memecat Viktor sebagai anggota DPR dan pengurus partai.

“Oleh itu kita ingatkan pada NasDem untuk tidak melindung penoda agama. Kami minta tindakan nyata untuk segera memecat Viktor dari anggota dan pengurus NasDem. Setuju Viktor dipecat? Setuju Viktor dipenjarakan?” seru Slamet.

Berdasar pantauan Aktual, mobil komando aksi tiba di lokasi pada sekitar pukul 12.50 WIB. Di belakangnya, terdapat massa yang berjalan kaki dan sebagian lagi bermotor.

Massa pun sempat menutup Jalan RP Suroso ketika melakukan unjuk rasa di depan kantor partai besutan Surya Paloh itu.

“Laskar semua merapat ke mobil komando, jangan ada parkir,” kata seseorang dari mobil komando menggunakan toa ketika tiba di lokasi.

Terkini :
Massa datang dari arah Jalan Cut Meutia, Menteng, Jakpus. Kondisi ini membuat lalu lintas (lalin) di Jl RP Suroso, Menteng, Jakarta Pusat, ditutup.

Massa sempat menyanyikan lagu ‘Indonesia Raya’. Mereka meminta penyelidikan kasus Viktor dilanjutkan hingga pengadilan.

“Kasus ini harus tetap jalan. Benar-salah harus di pengadilan. Oleh sebab itu, tegakkan NKRI. Mari kita nyanyi lagu kebangsaan ‘Indonesia Raya’,” katanya seperti dikutip dari Aktual.

Sementara itu, di halaman DPP NasDem sedang berlangsung acara pengajian yang digelar setelah salat Jumat. Polisi juga sudah berjaga mengamankan aksi di lokasi.(***)

Subscribe to receive free email updates: