Bertahun Tapaki Jalani Licin Dan Berlumpur, Warga Yang Merasa Terabaikan di Negeri Minyak

Detiknewsocean.com, Duri, (Riau) ~ Kompleks Perumahan yang satu ini termasuk pemukiman modern tertua di Kota Duri. Terletak di Jalan Stadion Ujung Kelurahan Air Jamban. Di sana, ratusan rumah sudah dibangun developer sejak sekitar tahun 1999 silam.

MESKI sudah berumur dua windu lebih, sarana jalan dari dan menuju perumahan Bumi Hijau Puri Persada tersebut masih sangat merisaukan warga. Terdiri dari jalan tanah dan belum pernah tersentuh proyek pemerintah, walau hanya setakat base.

Bertahun Tapaki Jalani Licin Dan Berlumpur, Warga Yang Merasa Terabaikan di Negeri Minyak
SYUKRI DATASAN/RIAU POS BELUM DIASPAL: Dua warga perumahan Bumi Hijau Puri Persada Duri terlihat mengendarai sepedamotor di jalan tanah yang belum diaspal saat hendak pulang ke rumah mereka, Senin (20/11/2017).
“Kalau hari hujan, warga sini pasti risau. Untuk keluar masuk, hanya ada satu jalan. Kondisinya jelek, bergelombang dan licin karena terdiri dari tanah liat. Sudah banyak yang jatuh saat membawa motor,” kata Andi, salah seorang warga perumahan setempat pada Riau Pos, Senin (20/11).

Jalan tanah itu memang satu-satunya akses keluar-masuk pemukiman mereka. Memang ada jalur yang tembus ke Jalan Rangau. Namun kondisinya jauh lebih parah. Jangankan mobil, sepeda motor saja susah untuk lewat. Kalau tak hati-hati, bisa jatuh dan bergelimang lumpur. Terkait kondisi ini, seorang warga Bumi Hijau, Fika Khoirunnisa sempat merapal harapannya melalui media sosial baru-baru ini. Dia minta agar pemerintah bisa sesegera mungkin memperhatikan kebutuhan warga setempat yang sangat mendambakan jalan yang bagus dan mulus.(ksm)

Menurutnya, ada sekitar 200 rumah di kompleks tersebut. Perumahan ini pun sudah ada sejak lama. Menurut Fika, kompleks ini dibangun developer tahun 1999 silam.

Terkini :
Pemuda setempat, Lega (25) juga bertutur tentang buruknya kondisi jalan menuju perumahan mereka. “Kalau hari panas, jalan berdebu masih bisa diatasi. Tapi kalau hari hujan, alamat warga akan sulit lewat. Jalannya licin karena lumpur tanah liat. Saya hampir tiap hari lewat situ. Maklum bawa mobil travel,” ucapnya saat dikutip dari Riaupos.

Saat Riau Pos meninjau perumahan yang agak terisolir itu kemarin, terasa betul betapa menderitanya warga saat hendak pergi mengantar atau menjemput anak dari sekolah. Apalagi tidak ada sama sekali sekolah dasar di kompleks itu. SD terdekat berjarak lebih kurang dua kilometer dari perumahan Bumi Hijau.(***)

Subscribe to receive free email updates: