Kab Rokan Hulu, Riau; Penghasilan Guru Honorer Masih di Bawah UMK

Detiknewsocean.com, Rokan Hulu, (Riau) ~ Bupati Rokan Hulu H Suparman SSos MSi mengakui, pemkab belum mampu menyejahterakan para tenaga guru di Kabupaten Rokan Hulu. Khususnya nasib dari guru komite mau pun tenaga honor. Sebab penghasilan yang diterima setiap bulannya masih di bawah Upah Minimum Kota(UMK) Kabupaten Rohul dan Upah Minimum Provinsi Riau.

Menurutnya, persoalan di Rokan Hulu saat ini, dari 2.300 jumlah tenaga guru honor komite yang mengajar di SMP dan SD serta PAUD se- Rohul, gaji yang diterima di masing-masing sekolah bervariasi mulai Rp250 ribu hingga Rp400 ribu per bulan.
Kab Rokan Hulu Riau, Penghasilan Guru Honorer Masih di Bawah UMK
Peringati HUT PGRI: Dari kiri Ketua PGRI Riau Syahril, Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman, Bupati Rohul H Suparman SSos MSi, Ketua DPRD Rohul Kelmi Amri SH, Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto SIK MH, Kajari Rohul Freddy Daniel Simanjuntak SH MHum, saat menghadiri peringatan HUT ke-72 PGRI tingkat Provinsi Riau di Convention Hall Islamic Center Pasirpengaraian, baru-baru ini.
Begitu juga nasib 750 guru honor Pemkab Rohul masih di bawah UMK Rohul 2017 sebesar Rp2.323.450,94 per bulan. Kondisi itu disebabkan, kondisi keuangan daerah dan regulasi serta aturan perundang-undangan yang berlaku.

Kendati demikian, pemkab secara bertahap mencarikan solusi dalam meningkatkan kesejahteran dari para guru yang tergabung dalam PGRI Rohul itu.

Terkini :
‘’Di HUT ke-72 PGRI, yang menjadi persoalan saat ini masih dalam bentuk kesejahteraan dari para guru honorer atau komite, yang penghasilan diterima setiap bulannya masih di bawah UKM Rohul,’’ ungkap Bupati Rohul H Suparman SSos MSi saat menghadiri peringatan HUT ke-72 PGRI tingkat Provinsi Riau di Convention Hall Islamic Center Pasirpengaraian, Selasa (21/11) lalu seperti diberitakan Riaupos.

Namun orang nomor satu Rohul itu mengaku bangga melihat semangat dari para tenaga guru, dimana di saat situasi politik yang tak menentu di Negeri Suluk Berpusaka Nan Hijau, mereka tetap melaksanakan tupoksinya dengan ikhlas.

Dalam artian situasi politik yang tidak menentu, mereka tetap melaksanakan tugas dengan penuh tanggungjawabnya untuk meningkat mutu pendidikan dan SDM di Rohul. ‘’Pemerintah daerah akan menyiapkan program usaha, dalam rangka meningkatkan kesejahteraan dari para tenaga guru di Rohul,’’ katanya.(***)

Subscribe to receive free email updates: