KTP Bodong, (MR) "Saya Cuma Bantu Antar Berkas Ke Kantor Camat Sagulung"

Detiknewsocean.com, Batam (Kepri) ~ Keinginan ibu R. Manurung untuk untuk mengurus akte lahir anaknya yang berdomisili di Kampung Becek, Sagulung, Kota Batam agar bisa masuk sekolah terganjal oleh status Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang dimiliki ibu R. Manurung tidak jelas (tidak terdaftar di Dinas Kependudukan Kota Batam).

Masalah ini bermula ketika suami ibu R. Manurung meminta bantuan temannya untuk mendampingi dia untuk mengurus akte lahir anaknya ke Dinas Kependudukan dan Pencacatan Sipil Kota Batam (Disdukcapil) beberapa waktu lalu. Berkas yang di minta oleh Disdukcapil untuk pengurusan akte lahir telah di sampaikan sebelumnya hingga tinggal menunggu waktu akte lahir selesai. Pada hari Rabu, 22/11/17, Disdukcapil mengirimkan SMS kepada suami R. Manurung, bahwa pengurusan berkas tersebut bermasalah dikarenakan status data KTP nya tidak jelas.
KTP Bodong, (MR) "Saya Cuma Bantu Antar Berkas Ke Kantor Camat"
Ilustrasi KTP palsu. Detiknewsocean.com
Mengetahui hal tersebut teman suami R. Manurung. (LS) langsung menanyakan kepada ibu R. Manurung, dimana KTP tersebut di buat yang masih berlaku hingga Tangga 25 November 2018.

R. Manurung menjelaskan bahwa KTP tersebut di terima dari salah satu Bidan berinisial MP yang juga membuka klinik praktek di Seputaran Pasar Mandalay Sagulung, Kota Batam. LS juga langsung meminta data di Kecamatan Sagulung dan hasil print out tidak ada data Ibu R. Manurung di kecamatan Sagulung, padahal KTP yang dimiliki oleh R. Manurung beralamat di kelurahan Sungai Langkai Kecamatan Sagulung.

Mendegar penjelasan dari LS, awak media ini langsung meminta tanggapan dari ibu Bidan (MP), ditempatnya.

MP mengatakan "bahwa benar KTP tersebut dia yang bantu urus, hanya saja saya cuma bantu antar berkas pengurusan KTP ke kantor Camat Sagulung dan KTP tersebut dikeluarkan oleh Kecamatan Sagulung" ujarnya.

Terkini :
Ditempat terpisah, Reza Khadapy selaku Camat Sagulung, saat di hubungi melalui HP, menjelaskan terkait masalah tersebut, kalau memang Kecamatan Sagulung yang Mengeluarkan KTP itu, otomatis data nya pasti ada di kantor, dan lagi walaupun KTP tersebut masih SIAK (Sistem Informasi Administrasi Kependudukan) atau KTP non-elektronik/belum e-KTP. datanya pasti ada dan kita hanya memindahkan data tersebut ke e-KTP. jangan-jangan KTP tersebut abal abal mungkin, belum ada sejarahnya KTP SIAK berlaku sampai 2018, pungkasnya Jumat 24/11/2017.

Sampai berita ini di kirim keluarga R. Maurung masih menunggu penjelasan yang pasti dari Bidan MP terkait KTP bodong (palsu) yang di urusnya, karna rencana mau urus akte lahir anak jadi terhambat oleh karena ulah MP. (PSb)

Subscribe to receive free email updates: