Pasien Kecewa Pelayanan RSUD Arifin Achmad

Detiknewsocean.com, Pekanbaru, (Riau) ~ Salah satu pasien yang akan berobat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad mengaku seperti dipermainkan oleh pihak rumah sakit.

Dina Safitri (25), warga Kecamatan Marpoyan Damai, datang mendampingi ayahnya Tarno (57), yang ingin berobat ke poli gigi menggunakan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

Pasien Kecewa Pelayanan RSUD Arifin Achmad

‘’Awalnya, saat ingin mendaftar pakai nomor antrean. Saat itu saya nunggu sekitar 2 jam. Ternyata nama ayah saya tidak dipanggil. Untung ada ibu yang duduk di sebelah saya bilang agar ke loketnya saja guna mengantar data, karena pihak RS akan manggil. Dan ternyata ungkapan ibu tersebut betul,’’ jelas Dina pada Riau Pos, Jumat (17/11).

Dikatakan mahasiswa Universitas Islam Riau (UIR) itu, tujuannya ke rumah sakit untuk ke poli gigi. Ia menuruti pesan dari petugas RS untuk menunggu. Lalu ketika ke poli gigi menunggu setengah jam, tidak ada panggilan. Ternyata sama dengan tempat sebelumnya langsung saja ke ruangan tanpa dipanggil.

Saat ayahnya diperiksa di poli gigi, kemudian petugas RS merujuk ke poli jantung. Ini berkaitan tentang persiapan ayahnya untuk operasi jantung. Sampai ke poli jantung ayahnya lansung diberi tindakan seperti cek tensi.

Di poli jantung itu ia juga merasa seperti dimainkan. ‘’Di poli jantung saya dan ayah disuruh perawat nunggu di ruangan ujung. Ketika giliran ayah diperiksa, ternyata kata dokter bukan bagiannya untuk memeriksa. Salah katanya. Lalu perawat yang memeriksa tensi ayah tadi, mengarahkan kami ke dokter yang ruangannya bersebelahan dari ruang dokter sebelumnya, ‘’ ungkapnya seperti dirilis dari Riaupos.

Terkini :
Kekesalan tidak sampai di sana. Kembali menunggu sekitar setengah jam lebih ngantre. Setelah giliran sang ayah untuk diperiksa sang dokter malah menolak.

‘’Dokternya ini bilang bukan dia yang meriksa. Poli jantung bukan di ruangan sini, di gedung baru,’’ ungkapnya kesal sambil prihatin melihat sang ayah kelelahan karena berpindah pindah tempat. Setibanya di poli jantung ternyata dokternya sudah pulang dan disuruh datang besok.

Sementara Kasubag Hukum dan Humas RSUD Arifin Achmad Masriah, saat dimintai keterangan perihal kejadian tersebut, mengatakan, itu merupakan salah komunikasi. ‘’Mungkin itu ada yang salah koordinasinya dari petugas kita. Nanti beritahu supaya hal seperti ini tidak terulang,’’ jawabnya.(***)

Subscribe to receive free email updates: