AC Milan Aceh AFC Bournemouth Agribisnis Aktor Amdal Arsenal Artis AS Roma Asahan Bahorok Banten Barcelona Batam Batangtoru Batubara Bawomataluo Bengkalis Berita Artis Berita Batam Berita Bisnis Berita Buruh Berita Economy Berita Entertainment Berita Hukum Berita Jakarta Berita Karo Berita Kepri Berita Korupsi Berita Langkat Berita Lingga Berita Lingkungan Berita Medan Berita Narkotika Berita Niaga Berita Otomotif Berita Padang Lawas Berita Pajak Berita Pendidikan Berita Politik Berita Sumatera Utara Berita Tanjung Pinang Berita Technology Binjai Bintan Bisnis Bitung Bola BP Batam Budaya Bundesliga Buruh Chelsea Chelsea FC China Cilacap Cina Cirebon Dairi Danau Toba Deli Serdang Depok Disclaimer DPR Dumai Duri Economy Eden Hazard Eintracht Frankfurt Emerson Energi Entertainment Financial Galang Gaya Hidup HAM Health Hukum Humbahas Humonaria Ilegal Indepth Indragiri Hilir Indragiri Hulu Informasi Inter Milan Internasional ITE Jakarta Jambi Jawa Barat Jawa Tengah Jokowi Kadin Batam Kemenkeu Kementerian Perindustrian Kementerian PUPR Kependudukan Kepri Kesehatan Ketenagakerjaan Keuangan Korupsi KPK Kriminal Kuliner Labuhanbatu Labuhanbatu Utara Lalu Lintas Langkat Life Style Liga Champions Liga Europa Liga Primer Limapuluh Lingkungan Liverpool lo Lokal London Lowongan Kerja Madina Makro Malaysia Manado Manchester City Manchester United Mauro Icardi Medan Menkeu Meranti MotoGP Narkotika nas Nasional Natuna News Nias Selatan Olahraga Otomotif Padang Sidimpuan Pajak Papua Parapat Paris Pariwisata Pekanbaru Pendidikan Hukum Pendidikan Lingkungan pendidkan Pendidkan Economy Penyabungan per Perbaungan Peristiwa Piala Europa Pneumonia Politik Premier League Real Madrid Religius Rembang Rengat Riau Rokan Hilir Rokan Hulu Saiins Sains Sejarah Selat Panjang Selebriti Semarang Sermon Siantar Sibolga Silangit Simalungun Sipirok Sosial Sport Sri Mulyani Style Sulawesi Sumut Surakarta Tajuk Rencana Tangerang Tanjung Balai Tanjung Pinang Tapanuli Tengah Tapanuli Utara Taput Tebing Tinggi Technology Tembilahan Terorisme Thailand The Blues Tokoh Tottenham Hotspur Tourism Tren Valencia Virus Corona Wapres

Detiknewsocean.com, Jakarta ~ Bank Dunia menilai kualitas layanan dan tata kelola transfer dana dari pemerintah pusat ke daerah masih buruk. Adapun alokasi dana yang besarannya terus meningkat itu ternyata malah dibarengi dengan disparitas antar daerah yang semakin meluas.

Sebagaimana diatur dalam Undang-Undang (UU) Nomor 25 Tahun 1999 tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Daerah, sistem desentralisasi memang memungkinkan pemerintah daerah untuk memiliki kewenangan politik dan ekonomi yang lebih besar dalam mengelola sumber daya dan menangani kebutuhan warganya.

Bank Dunia Nilai Kualitas Layanan Pemerintah Daerah Masih Buruk
Ilustrasi layanan. tirto.id/Andrey Gromico
“Sejak ada desentralisasi, akses masyarakat terhadap jasa meningkat. Ketertinggalan sudah dikejar, tapi belum tentu sama kualitasnya,” ucap Ekonom Utama Bank Dunia untuk Indonesia, Frederico Gil Sander, saat peluncuran laporan Indonesia Economic Quarterly di Energy Building, Jakarta pada Kamis (14/12/2017).

Oleh karena itu, Frederico menyebutkan bentuk realisasi dari transfer dana tersebut masih perlu diperhatikan, mengingat kualitasnya yang berbeda-beda.

“Misalkan untuk tingkat perlambatan pertumbuhan (stunting) di satu daerah dengan yang lainnya berbeda. Ada yang tinggi, ada yang rendah. Sama halnya dengan pendidikan, dari sisi mutu (di setiap daerah) berbeda-beda,” kata Frederico.

Dengan demikian, Frederico berpendapat bahwa besarnya anggaran belanja daerah rupanya tidak berbanding lurus dengan peningkatan kualitas. Tanpa menyebut nama daerah yang dimaksud, Frederico pun menyatakan bahwa Bank Dunia menangkap realitas tingkat belanja yang tinggi namun tidak dibarengi dengan hasil audit yang memenuhi persyaratan.

Baca :
Bank Dunia lantas memberikan tiga aspek yang diklaim dapat mendorong peningkatan layanan di level daerah. Ketiga hal itu adalah insentif dari pemerintah pusat, memadainya informasi dari pemerintah daerah, serta adanya interaksi dengan pebisnis dan masyarakat.

“Tantangan pemerintah itu berkaitan dengan kinerja yang buruk, dan itu dikarenakan tingginya ketidaksetaraan,” ujar Frederico lagi seperti dikutip dari Tirto.

Dalam laporan terbarunya, Bank Dunia mengatakan bahwa desentralisasi sebetulnya meningkatkan peluang pemerintah dalam mencari solusi lokal terhadap permasalahannya. Selain itu, desentralisasi juga dinilai sebagai bentuk pertanggungjawaban para pimpinan daerah terhadap warga.

Untuk itu, Bank Dunia memberikan tiga rekomendasi kebijakan untuk meningkatkan kinerja layanan di daerah. Ketiga hal itu adalah menerapkan praktik tata kelola yang baik untuk mengevaluasi kinerja pemerintah daerah, memasukkan unsur kebijakan yang berorientasi hasil, dan memanfaatkan data kinerja pemerintah untuk mendorong keterlibatan warga. (***)
Label: , ,

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.