Bappeda Labuhanbatu Biarkan Pengusaha Hitung Sendiri Retribusinya

Detiknewsocean.com, Labuhanbatu (Sumut) ~ Disinyalir ada kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemkab Labuhanbatu, Sumatera Utara (Sumut) dari retribusi penerimaan pajak Galian C, Restourant dan Hotel yang dibebankan ke Badan pendapatan Daerah (Bappeda).

Pasalnya, Bappeda yang berfungsi melakukan penyusunan kebijakan tekhnis dibidang keuangan dan bertugas memantau, mengevaluasi pelaporan pelaksanaan tugas dukungan teknis dibidang keuangan khususnya pemungutan PAD melakukan penarikan retribusi diduga " kong kalikong" dengan wajib pajak/pengusaha.

Bappeda Labuhanbatu Biarkan Pengusaha Hitung Sendiri Retribusinya
Kantor Bappeda Labuhanbatu, Sumut/Detiknewsocean.com

Dugaan itu diketahui dari ungkapan Kepala Bappeda Labuhanbatu, Tommy Harahap yang menyatakan pihaknya menarik retribusi hanya memberikan blanko daftar isian setoran pajak kosong kepada pengusaha.

"Kami berikan blanko kosong kepada pengusaha, kemudian diisi berapa jumlah besaran pajak/retribusi yang akan dibayar, lalu disetorkan langsung pengusaha/wajib pajak ke rekening yang dihunjuk", ujar Tommy kepada sejumlah wartawan diruang kerjanya, Selasa (12/12/2017) lalu.

"Kita berikan keleluasaan kepada pengusaha menghitung pajak yang bakal disetorkannya, dan metode ini berhasil" ucap Tommy sesumbar.

Baca :

Disisi lain, Julip Efendi, seketaris DPD LSM Gari Labuhanbatu menanggapi penjelasan Kaban Bappeda menyebutkan, kalau hanya memberikan blanko kosong dan pengusaha membayarkannya tanpa dihitung terlebih dahulu, diyakini pengusaha belum tentu dipercaya sepenuhnya karena hitungan yang didapat berasal dari sepihak.

"Kalo terjadi kebohongan akibat dari perhitungan laporan penghasilan sepihak, dampaknya merugikan PAD dari seharusnya yang didapat" ujar Julip. (AD)

Subscribe to receive free email updates: