AC Milan Aceh AFC Bournemouth Agribisnis Aktor Amdal Arsenal Artis AS Roma Asahan Bahorok Banten Barcelona Batam Batangtoru Batubara Bawomataluo Bengkalis Berita Artis Berita Batam Berita Bisnis Berita Buruh Berita Economy Berita Entertainment Berita Hukum Berita Jakarta Berita Karo Berita Kepri Berita Korupsi Berita Langkat Berita Lingga Berita Lingkungan Berita Medan Berita Narkotika Berita Niaga Berita Otomotif Berita Padang Lawas Berita Pajak Berita Pendidikan Berita Politik Berita Sumatera Utara Berita Tanjung Pinang Berita Technology Binjai Bintan Bisnis Bitung Bola BP Batam Budaya Bundesliga Buruh Chelsea Chelsea FC China Cilacap Cina Cirebon Dairi Danau Toba Deli Serdang Depok Disclaimer DPR Dumai Duri Economy Eden Hazard Eintracht Frankfurt Emerson Energi Entertainment Financial Galang Gaya Hidup HAM Health Hukum Humbahas Humonaria Ilegal Indepth Indragiri Hilir Indragiri Hulu Informasi Inter Milan Internasional ITE Jakarta Jambi Jawa Barat Jawa Tengah Jokowi Kadin Batam Kemenkeu Kementerian Perindustrian Kementerian PUPR Kependudukan Kepri Kesehatan Ketenagakerjaan Keuangan Korupsi KPK Kriminal Kuliner Labuhanbatu Labuhanbatu Utara Lalu Lintas Langkat Life Style Liga Champions Liga Europa Liga Primer Limapuluh Lingkungan Liverpool lo Lokal London Lowongan Kerja Madina Makro Malaysia Manado Manchester City Manchester United Mauro Icardi Medan Menkeu Meranti MotoGP Narkotika nas Nasional Natuna News Nias Selatan Olahraga Otomotif Padang Sidimpuan Pajak Papua Parapat Paris Pariwisata Pekanbaru Pendidikan Hukum Pendidikan Lingkungan pendidkan Pendidkan Economy Penyabungan per Perbaungan Peristiwa Piala Europa Pneumonia Politik Premier League Real Madrid Religius Rembang Rengat Riau Rokan Hilir Rokan Hulu Saiins Sains Sejarah Selat Panjang Selebriti Semarang Sermon Siantar Sibolga Silangit Simalungun Sipirok Sosial Sport Sri Mulyani Style Sulawesi Sumut Surakarta Tajuk Rencana Tangerang Tanjung Balai Tanjung Pinang Tapanuli Tengah Tapanuli Utara Taput Tebing Tinggi Technology Tembilahan Terorisme Thailand The Blues Tokoh Tottenham Hotspur Tourism Tren Valencia Virus Corona Wapres

Detiknewsocean.com, Jakarta ~ Presiden Joko Widodo berharap jajarannya untuk jujur dalam menyatakan jumlah pohon yang ditanam. Dia akan mengecek langsung jumlah pohon yang ditanam.

"Tadi sudah kita tanam 45.000 pohon. Bener? Saya hitung bener. Biasanya tiap tahun melihat menanam hari menanam pohon. Yang ditanam 1 miliar pohon, 1 juta pohon. Saya hitung sampai puluhan tahun sampai laut sudah ada pohonnya," kata Jokowi dalam acara Hari Menanam Pepohonan Indonesia (HMPI) di Desa Karang Asem, Kecamatan Ponjong, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta, Sabtu (9/12/2017).

Jokowi: Anggaran Kemenhut Besar dan Habis, Mana yang Sudah Hijau?
Presiden Joko Widodo saat mengunjungi jembatan rusak di Dusun Gelaran 1, Desa Bejiharjo, Karangmojo, Gunungkidul.(Kompas.com/Markus Yuwono)
"Saya lebih senang angka riil. 45.000 (harus) angka riil. Ini pun harus saya cek saya harus ini hidup 45.000 atau hanya hidup 2.000 atau jangan-jangan hanya 3 batang," lanjut dia

Dalam peringatan HMPI itu, sebanyak 45.000 pohon ditanam, 42.000 pohon di antaranya sudah ditanam, dan 3.000 sisanya ditanam Presiden Jokowi bersama berbagai masyarakat.

Mantan Wali Kota Solo ini berharap program penanaman pohon tidak hanya berlangsung formalitas. Bertahun-tahun jajarannya melakukan hal monoton dan tak pernah berubah. Menurut Jokowi, pola demikian harus diubah. Apalagi, anggaran di Kementerian Kehutanan cukup besar.

"Bertahun-tahun melakukan rutinitas, hal-hal yang menoton yang tidak pernah kita ubah," ujarnya.

"Anggaran Kementerian Kehutanan besar, tapi habis. Mana yang sudah hijau?" tanya Jokowi.

Jokowi meminta untuk agar penanaman pohon direncanakan dengan baik. Misalnya, anggaran pembibitan tahun ini harus ditanam tahun berikutnya. Kemudian diikuti pemeliharaan dan perawatan tanaman.

"Anggaran keluar tengah tahun. Buat bibitnya butuh berapa. Bibit 30 cm ditanam di lapangan. Tidak ada biaya perawatan. Mana bisa hidup," ujarnya saat dikutip dari Kompas.

Jokowi mengapresiasi sejumlah pihak yang membantu menghijaukan lahan.

"Saya mengapresiasi menghargai komunitas, perusahaan yang telah bekerja keras ikut menghijaukan kawasan yang kritis,"ucapnya.

Mantan Gubernur Jakarta ini menyoroti tentang daerah aliran sungai (DAS) yang tidak dikelola dengan baik.

"Kita lihat semua DAS. Dari hulu sampai hilir enggak ada yang benar. Waduknya bagus, Sedimen yang masuk 2/3, 70 persen. Tanah di atasnya tidak diapa-apain, sendimentasi semuanya masuk waduk,"ujarnya.

Baca :
Untuk itu, pihaknya meminta seluruh pemangku kebijakan mulai dari bupati hingga gubernur untuk bekerja secara terintegrasi sehingga mengatasi permasalahan tersebut.

"Saya ingin semuanya diawasi. Tidak bisa acara-acara seremoni yang mengeluarkan anggaran banyak, tapi hasilmya tidak kelihatan. Itu yang saya tidak mau," ucap Jokowi.

Dalam kesempatan ini, Presiden meminta salah seorang warga yang mendapatkan penghargaan untuk maju. Marijan, salah seorang warga Karangasem, Ponjong, mengaku dalam kesempatan ini sudah menanam 50 pohon.

"Saya berjanji akan merawatnya," katanya.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar mengatakan, selama 2014-2016 sudah tertanam 4,22juta hektar atau jika dihitung hampir 5 miliar pohon. Pada 2017 masih bergerak sejak Presiden menetapkan penanaman pohon lada Agustus sampai sekarang 2,78 juta batang. (***)

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.