AC Milan Aceh AFC Bournemouth Agribisnis Aktor Amdal Arsenal Artis AS Roma Asahan Bahorok Banten Barcelona Batam Batangtoru Batubara Bawomataluo Bengkalis Berita Artis Berita Batam Berita Bisnis Berita Buruh Berita Economy Berita Entertainment Berita Hukum Berita Jakarta Berita Karo Berita Kepri Berita Korupsi Berita Langkat Berita Lingga Berita Lingkungan Berita Medan Berita Narkotika Berita Niaga Berita Otomotif Berita Padang Lawas Berita Pajak Berita Pendidikan Berita Politik Berita Sumatera Utara Berita Tanjung Pinang Berita Technology Binjai Bintan Bisnis Bitung Bola BP Batam Budaya Bundesliga Buruh Chelsea Chelsea FC China Cilacap Cina Cirebon Dairi Danau Toba Deli Serdang Depok Disclaimer DPR Dumai Duri Economy Eden Hazard Eintracht Frankfurt Emerson Energi Entertainment Financial Galang Gaya Hidup HAM Health Hukum Humbahas Humonaria Ilegal Indepth Indragiri Hilir Indragiri Hulu Informasi Inter Milan Internasional ITE Jakarta Jambi Jawa Barat Jawa Tengah Jokowi Kadin Batam Kemenkeu Kementerian Perindustrian Kementerian PUPR Kependudukan Kepri Kesehatan Ketenagakerjaan Keuangan Korupsi KPK Kriminal Kuliner Labuhanbatu Labuhanbatu Utara Lalu Lintas Langkat Life Style Liga Champions Liga Europa Liga Primer Limapuluh Lingkungan Liverpool lo Lokal London Lowongan Kerja Madina Makro Malaysia Manado Manchester City Manchester United Mauro Icardi Medan Menkeu Meranti MotoGP Narkotika nas Nasional Natuna News Nias Selatan Olahraga Otomotif Padang Sidimpuan Pajak Papua Parapat Paris Pariwisata Pekanbaru Pendidikan Hukum Pendidikan Lingkungan pendidkan Pendidkan Economy Penyabungan per Perbaungan Peristiwa Piala Europa Pneumonia Politik Premier League Real Madrid Religius Rembang Rengat Riau Rokan Hilir Rokan Hulu Saiins Sains Sejarah Selat Panjang Selebriti Semarang Sermon Siantar Sibolga Silangit Simalungun Sipirok Sosial Sport Sri Mulyani Style Sulawesi Sumut Surakarta Tajuk Rencana Tangerang Tanjung Balai Tanjung Pinang Tapanuli Tengah Tapanuli Utara Taput Tebing Tinggi Technology Tembilahan Terorisme Thailand The Blues Tokoh Tottenham Hotspur Tourism Tren Valencia Virus Corona Wapres

Detiknewsocean.com, Jakarta ~ Rheza Herwindo, putra dari terdakwa kasus korupsi e-KTP, Setya Novanto enggan komentar setelah menjalani pemeriksaan dalam penyidikan tindak pidana korupsi pengadaan paket penerapan KTP berbasis nomor induk kependudukan secara nasional (e-KTP) di gedung KPK, Jakarta, Jumat (22/12/2017).

Rheza Herwindo diperiksa sebagai saksi untuk tersangka kasus e-KTP, Anang Sugiana Sudihardjo yang merupakan Direktur Utama PT Quadra Solution.

Korupsi e-KTP "Anak Setya Novanto Bungkam Usai Diperiksa KPK"
Terdakwa kasus korupsi KTP elektronik Setya Novanto berjalan keluar ruangan usai sidang eksepsi di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (20/12/2017). ANTARA FOTO/Rosa Panggabean

Sesuai menjalani pemeriksaan selama sekitar delapan jam, Rheza langsung menghindari buruan awak media yang ingin mengkonfirmasi terkait pemeriksaannya kali ini dan langsung masuk ke dalam mobil yang telah menunggunya.

Sementara itu, terkait pemeriksaan Rheza, Kabag Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha menyatakan bahwa penyidik ingin mendalami terkait dengan kepemilikan saham PT Mondialindo Graha Perdana.

Di saat bersamaan, KPK pada Jumat (22/12/2017) juga memeriksa Setya Novanto sebagai saksi untuk tersangka Anang Sugiana Sudihardjo. Namun, Priharsa menyatakan bahwa penyidik tidak mengkonfrontir Novanto dengan Rheza dalam proses penyidikan tersebut.

Baca :
Menurut Priharsa, untuk pemeriksaan terhadap Novanto, penyidik mendalami terkait peran dari tersangka Anang Sugiana dalam dugaan tindak pidana korupsi e-KTP. “Tidak dikonfrontir, keduanya diperiksa secara terpisah,” ungkap Priharsa saat dilansir dari Tirto.

Dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Jumat (3/11/2017), Deisti Astriani Tagor dan Rheza Herwindo yang merupakan istri dan anak Setya Novanto diketahui pernah memiliki saham di PT Mondialindo Graha Perdana yang merupakan pemegang saham mayoritas dari PT Murakabi Sejahtera, salah satu perusahaan peserta proyek e-KTP.

Anang Sugiana Sudihardjo merupakan Direktur Utama PT Quadra Solution yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi KTP-e pada 27 September 2017 lalu.

PT Quadra Solution merupakan salah satu perusahaan yang tergabung dalam konsorsium Percetakan Negara Republik Indonesia (PNRI) sebagai pelaksana proyek KTP elektronik yang terdiri dari Perum PNRI, PT LEN Industri, PT Quadra Solution, PT Sucofindo, dan PT Sandipala Artha Putra.

Anang Sugiana Sudihardjo diduga dengan tujuan menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi menyalahgunakan kewenangan, kesempatan atau sarana yang ada padanya karena kedudukannya atau jabatannya sehingga diduga mengakibatkan kerugian negara sekurang-kurangnya Rp2,3 triliun dari nilai paket pengadaan sekitar Rp5,9 triliun dalam paket pengadaan e-KTP pada Kemendagri.

Indikasi peran Anang Sugiana Sudihardjo terkait kasus itu antara lain diduga dilakukan bersama-sama dengan Setya Novanto, Andi Agusitnus alias Andi Narogong, Irman dan Sugiharto dan kawan-kawan. (***)

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.