Menag: Tidak Boleh Ada yang Larang Pendirian Rumah Ibadah

Detiknewsocean.com, Jakarta ~ Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan bahwa tidak boleh ada larangan pendirian rumah ibadah bagi semua umat beragama di Indonesia. Hal itu ia katakan pada peresmian Wihara Ekayana Serpong.

"Oleh karena itu semua umat beragama Indonesia yang ingin mendirikan rumah ibadah mestinya tidak ada pihak yang berkeberatan atau menolaknya," ujar Lukman di Wihara Ekayana Serpong, Jl Ki Hajar Dewantara 3, Gading Serpong, Tangerang, Minggu (17/12).

Menag: Tidak Boleh Ada yang Larang Pendirian Rumah Ibadah
Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin
Lukman mengingatkan pada dasarnya fungsi rumah ibadah adalah untuk mengimplentasikan nilai-nilai agama. Nilai-nilai itu kemudian diharapkan dapat memenuhi tujuan dari agama itu sendiri, yaitu untuk menyejahterakan dan menjaga harkat dan martabat manusia.

"Karena setiap rumah ibadah hakikatnya adalah mengimplentasikan agar nilai-nilai agama itu bisa membumi. Melalui pendidikan, kegiatan sosial, kegiatan kesehatan, dan tentu kegiatan keagamaan. Jadi bagaimana nilai agama bisa termanifestasi dan terlaksana dalam kehidupan kita, disitulah fungsi dan peran rumah ibadah," ucapnya.

"Untuk menyampaikan pencerahan, pendidikan, untuk membangun kesadaran umat agar perilaku sosialnya sesuai dengan ajaran agamanya. Sehingga agama dapat mencapai tujuan akhirnya yaitu menyejahterakan manusia, menjaga harkat martabat kemanusiaan," imbuh Lukman.

Ia pun kemudian menyampaikan, pendirian Wihara Ekayana Serpong itu dapat menjadi salah satu ukuran bahwa organisasi keagamaan Buddha sudah memiliki tata kelola yang baik. Lukman berharap wihara tersebut dapat meningkatkan konsolidasi baik antar umat Buddha maupun dengan umat lainnya.

Baca :
"Tersedianya tempat pembinaan yang megah ini tentu menjadi barometer bahwa organisasi keagamaan Buddha telah memiliki tata kelola sebagai majelis agama yg baik. Diharapkan dengan adanya wihara ini dapat meningkatkan koordinasi dan konsolidasi kegiatan umat melalui program yang dapat dirasakan tidak hanya umat Buddha, tp juga masyarakat luas," katanya.

Mengakhiri pidatonya, Lukman kemudian meresmikan Wihara Ekayana Serpong. Ia sekaligus menandatangani prasasti peresmian wihara.

"Saya ucapkan selamat atas peresmian Wihara Ekayana Serpong. Semoga kehadiran wihara ini dapat membawa semangat baru bagi umat Buddha dalam membangun cakrawala keagamaan dan harmoni umat Buddha, baik dalam lingkup internal maupun dengan berbagai kelompok agama lainnya," tuturnya.

Dalam acara peresmian itu juga tampak hadir Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, didampingi Kepala Wihara Ekayana Serpong, Biksu Aryamaitri Mahasthavira. Hadir pula para tokoh agama, pimpinan sangha-sangha, dan majelis-majelis agama Buddha. (detikcom/c)

Subscribe to receive free email updates: