AC Milan Aceh AFC Bournemouth Agribisnis Aktor Amdal Arsenal Artis AS Roma Asahan Bahorok Banten Barcelona Batam Batangtoru Batubara Bawomataluo Bengkalis Berita Artis Berita Batam Berita Bisnis Berita Buruh Berita Economy Berita Entertainment Berita Hukum Berita Jakarta Berita Karo Berita Kepri Berita Korupsi Berita Langkat Berita Lingga Berita Lingkungan Berita Medan Berita Narkotika Berita Niaga Berita Otomotif Berita Padang Lawas Berita Pajak Berita Pendidikan Berita Politik Berita Sumatera Utara Berita Tanjung Pinang Berita Technology Binjai Bintan Bisnis Bitung Bola BP Batam Budaya Bundesliga Buruh Chelsea Chelsea FC China Cilacap Cina Cirebon Dairi Danau Toba Deli Serdang Depok Disclaimer DPR Dumai Duri Economy Eden Hazard Eintracht Frankfurt Emerson Energi Entertainment Financial Galang Gaya Hidup HAM Health Hukum Humbahas Humonaria Ilegal Indepth Indragiri Hilir Indragiri Hulu Informasi Inter Milan Internasional ITE Jakarta Jambi Jawa Barat Jawa Tengah Jokowi Kadin Batam Kemenkeu Kementerian Perindustrian Kementerian PUPR Kependudukan Kepri Kesehatan Ketenagakerjaan Keuangan Korupsi KPK Kriminal Kuliner Labuhanbatu Labuhanbatu Utara Lalu Lintas Langkat Life Style Liga Champions Liga Europa Liga Primer Limapuluh Lingkungan Liverpool lo Lokal London Lowongan Kerja Madina Makro Malaysia Manado Manchester City Manchester United Mauro Icardi Medan Menkeu Meranti MotoGP Narkotika nas Nasional Natuna News Nias Selatan Olahraga Otomotif Padang Sidimpuan Pajak Papua Parapat Paris Pariwisata Pekanbaru Pendidikan Hukum Pendidikan Lingkungan pendidkan Pendidkan Economy Penyabungan per Perbaungan Peristiwa Piala Europa Pneumonia Politik Premier League Real Madrid Religius Rembang Rengat Riau Rokan Hilir Rokan Hulu Saiins Sains Sejarah Selat Panjang Selebriti Semarang Sermon Siantar Sibolga Silangit Simalungun Sipirok Sosial Sport Sri Mulyani Style Sulawesi Sumut Surakarta Tajuk Rencana Tangerang Tanjung Balai Tanjung Pinang Tapanuli Tengah Tapanuli Utara Taput Tebing Tinggi Technology Tembilahan Terorisme Thailand The Blues Tokoh Tottenham Hotspur Tourism Tren Valencia Virus Corona Wapres

Detiknewsocean.com, Medan (Sumut) ~ Nelayan yang melintasi laut Belawan meminta PT Pelindo I membangun rambu alur. Sebab, pelebaran dermaga Pelabuhan Belawan dengan penimbunan Pantai Belawan atau reklamasi, terjadi berbagai perubahan di sepanjang pesisir Belawan berubah. Perubahan itu terjadi pada garis pantai, aliran air, ketinggian volume air laut mencorok ke daratan dan peralihan alur perlintasan kapal nelayan.

Dampak yang menjadi perhatian adalah masalah alur baru yang telah dibuka dari pembangunan dermaga untuk peruntuhan PT Pelindo I dan Otoritas pelabuhan.

Nelayan Desak Bangun Rambu Alur di Laut Belawan
Kondisi jalur pesisir Belawan yang sedang dilakukan pembangunan reklamasi. PT Pelindo I membangun rambu jalur.
Pasalnya, alur yang alternatif yang dibuka dengan panjang 2 Km, kedalaman 3,5 meter dan lebar 50 meter masih dikeluhkan nelayan. Alur itu belum dilengkapi rambu – rambu perlintasan alur yang dilengkapi dengan sistem navigasi laut.

Akibatnya, alur yang telah dapat dilalui kapal nelayan pada awal November 2017 diduga akan belum layak. Alasannya, rambu yang belum dibangun dapat memicu kecelakaan dan kandas kapal. Hal itu dikatakan Ketua Asosiasi Pelaku Usaha Perikanan Sumatera utara (APUPSU) Zulfahri Siagian, Kamis (7/12).

Zulfahri Siagian mengatakan, pihaknya berharap kepada PT Pelindo l dan Otoritas Pelabuhan agar segara membangun rambu- rambu secara permanen di alur baru untuk pelayaran kapal perikanan, sebelumnya rambu- rambu masih berbentuk tradisional dengan menggunakan goni plastik putih.”Dengan dibangunnya rambu – rambu di alur pelayaran yang baru, secara permanen, kapal- kapal dengan mudah untuk keluar masuk ke pelabuhan perikanan,” kata Zulfahri.

Sebab, alur yang yang tidak dilengkapi rambu – rambu, akan mengakibatkan kapal nelayan yang melintas lepas kendali dari jalur yang dilintasi, sehingga mengakibatkan kapal akan kandas.

Baca :
“Kita meminta kepada Pelindo l agar jangan rambu- rambu saja yang diperhatikan, masalah alur yang dangkal harus juga diperhatikan dan harus juga di lakukan pengerukan, agar kapal ikan dengan ukuran besar tidak kandas,” tegas Zulfahri saat dukutip dari Sumutpos.

Terpisah, Corporate Secretary Pelindo I, M Eriansyah ? mengaku, pihaknya sudah memprogramkan untuk membangun rambu- rambu alur pelayaran perikanan secara permanen. Ini agar kapal perikanan mudah untuk keluar masuk melalui alur pelayaran perikanan menuju Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan.

“Dengan di bangunnya rambu-rambu di alur pelayaran kapal perikanan, sehingga kapal- kapal ikan dapat mudah untuk keluar maupun masuk melalui alur dan tidak menyasar,” kata Ediansyah.

Pembangunan rambu itu, kata Eriansyah, rencana akan pada Desember 2017 ini, pihaknya sudah menyurati Navigasi Belawan untuk mengetahui lokasi pemasangan rambu tersebut.”Kita masih menunggu balasan surat dari navigasi, agar dapat diperjelaskan titik titik, karena navigasi yang menentukan titik-titik rambunya” terang Eriansyah. (***)

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.