"NKRI Bersyariah Jadikan Pribumi Tuan Rumah" Pidato Rizieq Di 212

Detiknewsocean.com, Jakarta ~ Imam besar Front Pembela Islam Muhammad Rizieq Shihab menyampaikan pidato dalam acara Reuni Aksi 212 melalui sebuah rekaman yang ia buat dari tempatnya bermukim di Arab Saudi.

Kepada ratusan pendukungnya itu, ia berpesan untuk memperjuangkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) bersyariah. Ia pun turut menjelaskan apa yang ia maksud sebagai "bersyariah" tersebut.

Menurutnya NKRI bersyariah memberikan supremasi penuh kepada pribumi di Indonesia. "NKRI yang bersyariah adalah NKRI yang menjadikan Pribumi sebagai tuan di negeri sendiri," ujarnya, Sabtu (2/12/2017).

"NKRI Bersyariah Jadikan Pribumi Tuan Rumah" Pidato Rizieq Di 212
Ilustrasi. Umat muslim mengikuti aksi 212 di depan Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (21/2). Aksi yang diikuti ribuan orang itu menuntut pemberhentian Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama yang telah menjadi terdakwa dalam kasus dugaan penistaan agama. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/aww/17.
Ia juga mengatakan NKRI bersyariah adalah Indonesia yang menjunjung tinggi Pancasila dan UUD 1945 yang dijiwai piagam Jakarta 22 Juni 1945 "sebagaimana Dekrit Presiden 5 Juli 1945."

Lebih jauh, ia juga menyebut bahwa NKRI bersyariah merupakan cita-cita untuk mencapai Indonesia yang anti komunisme, ateisme, korupsi, miras, narkoba, LGBT, separatis, dan sebagainya. "NKRI bersyariah adalah NKRI yang anti-riba dan menjunjung ekonomi syariah," tambahnya dari luar Indonesia seperti dikutip dari Tirto.

Reuni Aksi 212 merupakan kegiatan yang digelar untuk memperingati satu tahun Aksi 212 yang berlangsung pada putaran pertama Pilkada Jakarta 2016 lalu. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Presidium Alumni 212 dan menghadirkan sejumlah tokoh Ormas Islam dan Ulama di Indonesia.

Baca :
Dari pantauan media, sejak dimulai pukul 03.00 WIB, tokoh-tokoh politik Indonesia juga terlihat. Di antaranya adalah pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais serta dua orang politikus sekaligus pimpinan DPR RI yakni Fadli Zon dari Partai Gerindra dan Fahri Hamzah.

Hadir pula punggawa Band Dewa 19 Ahmad Dhani, Buni Yani, serta musisi religi Opick. Anies Baswedan, selaku pemimpin baru Jakarta juga menyempatkan diri hadir di tengah-tengah peserta usai shalat Subuh berjamaah.

Kepada para peserta, Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tersebut mengungkapkan bahwa gerakan 212 adalah bagian dari gerakan perubahan menuju pemerintahan DKI Jakarta yang diridhoi Allah, Tuhan Yang Maha Esa. "Ini adalah bagian dari perubahan di ibu kota," ujar Anies di Monas Jakarta pada Sabtu (2/11/2017). (***)

Subscribe to receive free email updates: