AC Milan Aceh AFC Bournemouth Agribisnis Aktor Amdal Arsenal Artis AS Roma Asahan Bahorok Banten Barcelona Batam Batangtoru Batubara Bawomataluo Bengkalis Berita Artis Berita Batam Berita Bisnis Berita Buruh Berita Economy Berita Entertainment Berita Hukum Berita Jakarta Berita Karo Berita Kepri Berita Korupsi Berita Langkat Berita Lingga Berita Lingkungan Berita Medan Berita Narkotika Berita Niaga Berita Otomotif Berita Padang Lawas Berita Pajak Berita Pendidikan Berita Politik Berita Sumatera Utara Berita Tanjung Pinang Berita Technology Binjai Bintan Bisnis Bitung Bola BP Batam Budaya Bundesliga Buruh Chelsea Chelsea FC China Cilacap Cina Cirebon Dairi Danau Toba Deli Serdang Depok Disclaimer DPR Dumai Duri Economy Eden Hazard Eintracht Frankfurt Emerson Energi Entertainment Financial Galang Gaya Hidup HAM Health Hukum Humbahas Humonaria Ilegal Indepth Indragiri Hilir Indragiri Hulu Informasi Inter Milan Internasional ITE Jakarta Jambi Jawa Barat Jawa Tengah Jokowi Kadin Batam Kemenkeu Kementerian Perindustrian Kementerian PUPR Kependudukan Kepri Kesehatan Ketenagakerjaan Keuangan Korupsi KPK Kriminal Kuliner Labuhanbatu Labuhanbatu Utara Lalu Lintas Langkat Life Style Liga Champions Liga Europa Liga Primer Limapuluh Lingkungan Liverpool lo Lokal London Lowongan Kerja Madina Makro Malaysia Manado Manchester City Manchester United Mauro Icardi Medan Menkeu Meranti MotoGP Narkotika nas Nasional Natuna News Nias Selatan Olahraga Otomotif Padang Sidimpuan Pajak Papua Parapat Paris Pariwisata Pekanbaru Pendidikan Hukum Pendidikan Lingkungan pendidkan Pendidkan Economy Penyabungan per Perbaungan Peristiwa Piala Europa Pneumonia Politik Premier League Real Madrid Religius Rembang Rengat Riau Rokan Hilir Rokan Hulu Saiins Sains Sejarah Selat Panjang Selebriti Semarang Sermon Siantar Sibolga Silangit Simalungun Sipirok Sosial Sport Sri Mulyani Style Sulawesi Sumut Surakarta Tajuk Rencana Tangerang Tanjung Balai Tanjung Pinang Tapanuli Tengah Tapanuli Utara Taput Tebing Tinggi Technology Tembilahan Terorisme Thailand The Blues Tokoh Tottenham Hotspur Tourism Tren Valencia Virus Corona Wapres

Detiknewsocean.com, Medan (Sumut) ~ Korps Tribrata di Sumut kembali mendapat berita geger. Ada 2 personel Polda Sumut berpangkat brigadir dan seorang lagi perwira, terlibat jaringan peredaran narkoba.

Berdasar informasi tersebut, oknum perwira polisi yang diamankan berpangkat AKP berinisial BS. Ia ditangkap Subdit II Ditres Narkoba Polda Sumut.

Perwira polisi ini menjabat Kapolsek Lolowau, Nias Selatan. Ia ditangkap bersama Bripka YMS, personel Polres Tanjungbalai. Keduanya ditangkap berdasar pengembangan 2 bandar sabu-sabu bernama Conari Pernando Sitorus alias Aguan, dan Gema Sitorus yang ditangkap pada Minggu (3/12) lalu.
Oknum Kapolsek di Nias Selatan Terlibat Jaringan Narkoba
Ilustrasi
Dari tangan kedua bandar ini, Subdit II Ditres Narkoba Polda Sumut, kabarnya menyita 15 kilogram sabu-sabu. Nama oknum perwira Polda Sumut ini muncul dari hasil pemeriksaan 2 bandar narkoba yang ditangkap sebelumnya.

Selain perwira polisi itu, muncul juga nama tersangka lainnya, yakni Riawan alias Atong, dan M Dani Sitorus alias Koro. Saat ditangkap di Jalan Delitua, Dani melawan hingga ditindak tegas petugas.

Selanjutnya dilakukan pengembangan melalui control delivery (pengawasan pemesanan langsung) sehingga melakukan penangkapan kembali terhadap Boby di daerah Sunggal, dengan barang bukti 2 kilogram sabu-sabu. Kemudian Joni di Jalan Ringroad dengan 3 kilogram sabu. Tim Ditres Narkoba Polda Sumut masih melakukan pengembangan di wilkum Batubara.

Polda Sumut yang dikonfirmasi soal hal ini, menyebutkan, informasi itu belum semuanya valid. Rencananya, hari ini Kapolda Sumut Irjen Pol Paulus Waterpauw, akan memberikan keterangan resmi terkait informasi penangkapan itu. “Sedang dalam pendalaman. Besok (hari ini,red) akan dipaparkan,” beber Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Rina Sari Ginting, Selasa (5/12) siang.

Baca :
Selanjutnya, Rina melalui Kasubbid Penmas AKBP MP Nainggolan, memberikan penjelasan soal informasi yang berkembang tersebut. Nainggolan memberikan pernyataan, informasi itu bukan dikeluarkan oleh Ditres Narkoba Polda Sumut. “Kronologis penangkapan yang beredar ini bukan yang dikeluarkan oleh Dir Narkoba Polda Sumut. Sumbernya tidak jelas. Tolong rekan-rekan bersabar, besok yang resmi akan dirilis langsung Bapak Kapolda,” jelasnya saat dikutip dari Sumutpos.

Menyikapi hal itu, Direktur Polri Watch Abdul Salam Karim, meminta Kapolda Sumut memberikan klarifikasi sebenar-benarnya soal ditangkapnya 2 personel Polda Sumut itu. Ia mengatakan, penangkapan itu sebuah keberhasilan, selain tercorengnya nama baik kepolisian. “Jadi saya harap jangan ada yang ditutup-tutupi. Kalau benar katakan benar, beri sanksi. Biar masyarakat yang memberikan penilaian sendiri,” katanya.

Ia berharap, Polda Sumut terus menggenjot kerjanya dalam menangkap para bandar narkoba. “Jangan kasih ampun. Siapapun yang terlibat, sikat. Peredaran narkoba masih terstruktur dan masif di Sumut,” pungkas Salam. (***)

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.