AC Milan Aceh AFC Bournemouth Agribisnis Aktor Amdal Arsenal Artis AS Roma Asahan Bahorok Banten Barcelona Batam Batangtoru Batubara Bawomataluo Bengkalis Berita Artis Berita Batam Berita Bisnis Berita Buruh Berita Economy Berita Entertainment Berita Hukum Berita Jakarta Berita Karo Berita Kepri Berita Korupsi Berita Langkat Berita Lingga Berita Lingkungan Berita Medan Berita Narkotika Berita Niaga Berita Otomotif Berita Padang Lawas Berita Pajak Berita Pendidikan Berita Politik Berita Sumatera Utara Berita Tanjung Pinang Berita Technology Binjai Bintan Bisnis Bitung Bola BP Batam Budaya Bundesliga Buruh Chelsea Chelsea FC China Cilacap Cina Cirebon Dairi Danau Toba Deli Serdang Depok Disclaimer DPR Dubai Dumai Duri Economy Eden Hazard Eintracht Frankfurt Emerson Energi Entertainment Financial Galang Gaya Hidup HAM Health Hukum Humbahas Humonaria Ilegal Indepth Indragiri Hilir Indragiri Hulu Informasi Inter Milan Internasional ITE Jakarta Jambi Jawa Barat Jawa Tengah Jokowi Kadin Batam Kemenkeu Kementerian Perindustrian Kementerian PUPR Kependudukan Kepri Kesehatan Ketenagakerjaan Keuangan Korupsi KPK Kriminal Kuliner Labuhanbatu Labuhanbatu Utara Lalu Lintas Langkat Life Style Liga Champions Liga Europa Liga Primer Limapuluh Lingkungan Liverpool lo Lokal London Lowongan Kerja Madina Makro Malaysia Manado Manchester City Manchester United Mauro Icardi Medan Menkeu Meranti MotoGP Narkotika nas Nasional Natuna News Nias Selatan Olahraga Otomotif Padang Sidimpuan Pajak Papua Parapat Paris Pariwisata Pekanbaru Pendidikan Hukum Pendidikan Lingkungan pendidkan Pendidkan Economy Penyabungan per Perbaungan Peristiwa Piala Europa Pneumonia Politik Premier League Real Madrid Religius Rembang Rengat Riau Rokan Hilir Rokan Hulu Rusia Saiins Sains Sejarah Selat Panjang Selebriti Semarang Sermon Siantar Sibolga Silangit Simalungun Sipirok Sosial Sport Sri Mulyani Style Sulawesi Sumut Surakarta Tajuk Rencana Tangerang Tanjung Balai Tanjung Pinang Tapanuli Tengah Tapanuli Utara Taput Tebing Tinggi Technology Tembilahan Terorisme Thailand The Blues Tokoh Tottenham Hotspur Tourism Tren Valencia Virus Corona Wapres

Detiknewsocean.com, Cirebon (Jawa Barat) ~ Pipa gas amonia yang bocor di pabrik PT Suri Tani Pemuka di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, pada Sabtu (23/12/2017) menyebabkan 30 karyawannya keracunan dan harus dibawa ke rumah sakit.

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus menjelaskan "kebocoran saluran gas amonia yang terjadi di PT Suri Tani sekitar pukul 13.00 WIB itu menyebabkan 30 pegawai mengalami keracunan."

Pipa Gas Amonia Bocor, 30 Karyawan Pabrik di Cirebon Keracunan
Petugas medis memeriksa warga yang keracunan bau limbah usai diungsikan dari Rumah Susun Romokalisari, di masjid Al Ghoriib Jalan Tambak Osowilangun, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (14/7). ANTARA FOTO/Didik Suhartono

Di lokasi kejadian, kata Yusri, seorang saksi yang mengetahui kebocoran sempat meminta kawan-kawannya untuk keluar ruangan. Namun tak lama kemudian mereka mulai jatuh pingsan. Pihak kepolisian dibantu pihak perusahaan membawa para korban ke rumah sakit terdekat.

Yusri menjelaskan kebocoran gas amonia tersebut berasal dari pipa gudang pendingin nomor 4 yang berada di ruang produksi. Untuk saat ini, pihak perusahaan sudah melakukan upaya dengan langsung menutup kran pipa utama, hal ini guna meminimalisir timbulnya kejadian yang tidak diinginkan.

"Dengan adanya karyawan yang menjadi korban perusahaan akan bertanggung jawab untuk biaya pengobatan mereka," katanya seperti dilansir dari Antara.

Amoniak memang momok bagi pekerja pabrik maupun masyarakat di sekitar pabrik. Pada bulan November 2016 kejadian yang sama terjadi di Kabupaten Aceh Utara. 19 warga keracunan gas amonia akibat fluaktuasi tekanan pada sistem proses di PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) Krueng Geukuh.

Staf Sekper bidang Antar Lembaga Perusahaan PT PIM, Zulhadi kepada wartawan di Lhokseumawe mengatakan, terlepasnya gas amoniak ke udara dan berhembus ke arah pemukiman penduduk hingga menyebabkan belasan warga mengalami keracunan, diakibatkan fluaktuasi tekanan.

Baca :

"Katup pengamanan 61-SV-1220 otomotis terbuka dan menyebabkan terjadinya paparan amoniak ke udara. Hal itu terjadi secara otomatis apabila terjadinya flukatuasi tekanan pada sistem proses," ujarnya.

Sementara satu bulan sebelumnya sekitar 50 orang jatuh sakit di Bangladesh karena menghirup gas yang bocor dari pabrik pupuk di kota pelabuhan Chittagong.

Pabrik pupuk milik pemerintah itu memproduksi pupuk diamonium fosfat di bantaran sungai Karnaphuli, di seberang air sungai dari Chittagong, namun angin meniup gas amonia pabrik menuju kota.

Standar keamanan di Bangladesh menjadi sorotan internasional dalam beberapa tahun terakhir setelah serangkaian kebakaran pada pabrik pakaian dan sebuah bangunan pabrik busana yang runtuh serta menyebabkan ratusan orang pekerjanya tewas, demikian Reuters melaporkan. (***)

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.