Siswi SMP Tebing Tinggi Penderita Pembengkakan Perut Butuh Donatur

Detiknewsocean.com, Tebing Tinggi (Sumut) ~ Rindi Ifani (13) pelajar SMP Negeri 6 kelas IX Kota Tebingtinggi warga Jalan Pulau Sumatera Lingkungan V Kelurahan Tualang Kecamatan Padanghulu Kota Tebingtinggi yang mengalami pembengkakan perut butuh uluran tangan. Akibat penyakitnya tersebut kini Rindi menjalani perawatan intensif di RSUD DR Kumpulan Pane.

Ditemui di RSUD DR Kumpulan Pane ruangan anak Rajawali, anak kedua pasangan dari Adi Suprayetno dan Susilawati (37) menuturkan bahwa pembengkakan perut yang dialaminya itu akibat penyumbatan saluran limpa dibagian ketiak sebelah kiri dan paha sebelah kiri dan dirasakannya selama enam bulan belakangan ini. Keluarganya sudah mencoba membawa berobat dengan menggunakan BPJS.

Siswi SMP Tebing Tinggi Penderita Pembengkakan Perut Butuh Donatur
KUNJUNGI: Anggota DPRD Kota Tebingtinggi dari Partai Golkar, Pahala Sitorus mengunjungi Rindi Ipani yang dirawat di RSUD DR Kumpulan Pane Kota Tebingtinggi.
“Awalnya sudah kami bawah ke RSUD DR Kumpulan Pane Kota Tebingtinggi, setelah hasil cek, rumah sakit merujuknya kembali ke rumah sakit Adam Malik di Kota Medan, tetapi selanjutnya pihak rumah sakit tersebut menyarankan untuk merujuk Rindi ke Jakarta yang lebih lengkap lagi alat medisnya,” jelas Susilawati.

Karena tidak memiliki biaya untuk merawat Rindi ke Jakarta, terang Susilawati, keluarga mengambil keputusan untuk membawa pulang ke rumah. Tapi lama kelamaan kondisi Rindi semangkin lemah dan kondisi perut Rindi semangkin membesar.

Karena pertimbangan pihak Pemko Tebingtinggi, Rindi kembali dirawat di RSUD DR Kumpulan Pane Kota Tebingtinggi.

Dari penjelasan ibunya, Susilawati mengaku sangat kasihan melihat penderitaan anak perempuannya itu. Selama enam bulan belakangan ini, Rindi sudah tidak masuk sekolah lagi karena bila banyak bergerak dan beraktivitas, kaki dan tangan serta perut mengalami pembengkakan yang luar biasa.

Menurut Susilawati, Rindi tidak mengalami rasa sakit untuk buang air besar lancar. Begitu juga buang air kecil juga, Yang diherankan pembengkakan dibagian perut terus membesar. Hal ini yang menyulitkan Rindi untuk berjalan. “Dengan kondisi Rindi begini, kami berharap ada donatur yang mau membantu,” harapnya.

Sedangkan Rindi, ketika ditanya selalu melempar senyum, dia mengaku tidak mengalami sakit dibagian tubuhnya, sementara untuk makan, Rindi mengaku tidak ada masalah. Rindi juga suka menyantap ikan pari bakar. “Tidak sakit. Tapi saya pingin sekali naik pesawat, kalau berobat ke Jakarta keinginan saya bisa terwujud,” bilangnya.

Rindi juga mengaku sangat rindu untuk bisa sekolah dan bermain dengan teman teman sekolahnya. Tapi bukan kehendak hati tidak bisa, namun ke hendak Allah lain. “Tapi saya yakin akan sembuh. Setelah sembuh ingin masuk sekolahnya dan bermain kembali dengan teman,” harap Rindi.

Melihat adanya anak perempuan mengalami pembengkakan perut, anggota DPRD Kota Tebingtinggi dari Partai Golkar dan Ketua Komisi III, Ir Pahala Sitorus tergugah hatinya melihat penderitaan yang dialami oleh Rindi, Dia juga menyatakan dan sudah berkoordinasi dengan dokter di Tebingtinggi.

“Jika bisa di operasi di sini, mengapa harus di bawah ke Jakarta. Tetapi kita tetap menunggu hasil keputusan dokter, bila harus dibawah ke Jakarta, nantinya kita akan mengupayakan Pemko Tebingtinggi untuk membantu pengobatan Rindi,” terang Pahala saat dikutip dari Sumutpos.

Kata Pahala lagi, dirinya telah mendapatkan informasi dari pihak rumah sakit melalui dr Jhonly, bahwa jenis penyakit yang diderita Rindi ini termasuk baru, yaitu penyumbatan saluran limpa di bagian ketiak dan paha sebelah kiri sehingga menyebabkan pembengkakan di bagian perut.

Baca :
Dirinya juga mengaku akan berkoordinasi dengan dokter bedah torak dan dokter bedah anak untuk secepatnya menangani kasus ini. “Kami berharap Rindi jangan murung dan bersedih. Rindi harus punya keyakinan kuat untuk sembuh, saya selaku anggota DPRD dan Pemko Tebingtinggi untuk membantu pengobatan Rindi,”terang Pahala Sitorus.

Sementara itu, Direktur RSUD DR Kumpulan Pane Kota Tebingtinggi dr Nanang Fitra Aulia SpPK mengatakan bahwa dari hasil pemeriksaan terjadi penyumbatan (obstruksi) pada saluran kelenjar limpa di daerah axilla dan maxilla.

“Saat ini kita sedang menelusuri kepastian dari sumbatan tersebut untuk rencana tindakan yang akan dilakukan. Kita sudah berkoordinasi dengan tim dokter bedah anak di Medan, saat ini kita sedang menunggu hasilnya,” jelas dr Nanang Fitra Aulia.(***)

Subscribe to receive free email updates: