AC Milan Aceh AFC Bournemouth Agribisnis Aktor Amdal Arsenal Artis AS Roma Asahan Bahorok Banten Barcelona Batam Batangtoru Batubara Bawomataluo Bengkalis Berita Artis Berita Batam Berita Bisnis Berita Buruh Berita Economy Berita Entertainment Berita Hukum Berita Jakarta Berita Karo Berita Kepri Berita Korupsi Berita Langkat Berita Lingga Berita Lingkungan Berita Medan Berita Narkotika Berita Niaga Berita Otomotif Berita Padang Lawas Berita Pajak Berita Pendidikan Berita Politik Berita Sumatera Utara Berita Tanjung Pinang Berita Technology Binjai Bintan Bisnis Bitung Bola BP Batam Budaya Bundesliga Buruh Chelsea Chelsea FC China Cilacap Cina Cirebon Dairi Danau Toba Deli Serdang Depok Disclaimer DPR Dumai Duri Economy Eden Hazard Eintracht Frankfurt Emerson Energi Entertainment Financial Galang Gaya Hidup HAM Health Hukum Humbahas Humonaria Ilegal Indepth Indragiri Hilir Indragiri Hulu Informasi Inter Milan Internasional ITE Jakarta Jambi Jawa Barat Jawa Tengah Jokowi Kadin Batam Kemenkeu Kementerian Perindustrian Kementerian PUPR Kependudukan Kepri Kesehatan Ketenagakerjaan Keuangan Korupsi KPK Kriminal Kuliner Labuhanbatu Labuhanbatu Utara Lalu Lintas Langkat Life Style Liga Champions Liga Europa Liga Primer Limapuluh Lingkungan Liverpool lo Lokal London Lowongan Kerja Madina Makro Malaysia Manado Manchester City Manchester United Mauro Icardi Medan Menkeu Meranti MotoGP Narkotika nas Nasional Natuna News Nias Selatan Olahraga Otomotif Padang Sidimpuan Pajak Papua Parapat Paris Pariwisata Pekanbaru Pendidikan Hukum Pendidikan Lingkungan pendidkan Pendidkan Economy Penyabungan per Perbaungan Peristiwa Piala Europa Pneumonia Politik Premier League Real Madrid Religius Rembang Rengat Riau Rokan Hilir Rokan Hulu Saiins Sains Sejarah Selat Panjang Selebriti Semarang Sermon Siantar Sibolga Silangit Simalungun Sipirok Sosial Sport Sri Mulyani Style Sulawesi Sumut Surakarta Tajuk Rencana Tangerang Tanjung Balai Tanjung Pinang Tapanuli Tengah Tapanuli Utara Taput Tebing Tinggi Technology Tembilahan Terorisme Thailand The Blues Tokoh Tottenham Hotspur Tourism Tren Valencia Virus Corona Wapres

Detiknewsocean.com, Jakarta ~ XL saat ini tengah membangun kabel laut ke Singapura dan Australia. Kabel laut itu masing-masing berkapasitas 30 TB ke Singapura dan 20 TB ke Perth, Australia.

“Dengan kapasitas mencapai 30TB untuk jalur Jakarta dan Singapore serta 20Tb antara Jakarta - Perth, berarti SKKL ini mampu menyediakan kapasitas hingga 6x lipat dari total kapasitas jaringan internasional dari Indonesia yang ada saat ini,” jelas Presiden Direktur & CEO XL Axiata, Dian Siswarini, saat ditemui usai konferensi pers di Ritz Carlton, Jakarta, Senin, (11/12).
XL Janjikan Internet Makin Cepat Akhir 2018
XL bangun kabel laut untuk memperbesar kapasitas dan kecepatan internetnya (dok. CNN Indonesia/Kustin Ayuwuragil)
Dengan penambahan koneksi berkapasitas besar ini, XL menjanjikan bakal memberikan koneksi internet yang lebih cepat bagi pelanggannya, baik pelanggan korporasi dan penyedia jasa layanan internet di Indonesia.

Pembangunan kabel laut ini diperkirakan akan siap beroperasi dan dirasakan pengguna pada akhir 2018.

"Hingga saat ini proses pembangunan jaringan sepanjang 4,600 km ini masih berjalan dan siap untuk beroperasi pada kuartal ketiga tahun 2018," ujar Dian.

Tak cuma memberikan internet lebih cepat, penambahan rute kabel laut alternatif ke Australia juga akan mengurangi ketergantungan XL terhadap Singapura.

Sebab, saat ini Singapura merupakan jalur utama XL untuk menyalurkan trafik dari Indonesia ke jaringan global.

Pasalnya, kabel laut ke Singapura rawan gempa bumi, sehingga rawan gangguan.

Jalur internet global melalui Australia ini juga dinilai lebih aman dibandingkan menghubungkan lewat Filipina lewat Luzon Strait yang juga rentan gempa bumi.

Kabel laut Australia-Indonesia-Singapura ini juga dinilai akan memberikan dampak terhadap struktur biaya akses internasional. Kabel laut ini juga akan menambah koneksi jaringan di rute selatan. Sebab, saat ini rute koneksi internet di wilayah selatan dari Indonesia, Australia ke Amerika masih terbatas.

Untuk membangun Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) Australia-Indonesia-Singapura itu, XL menggandeng Vocus Group dan Alcatel Submarine Networks. Titik pendaratan atau landing point diletakkan di Anyer, Banten.

Baca : 
Chairman Vocus Group Vaughan Bowen mengatakan, proyek penting ini akan menjadi untuk yang pertama kali sebagai penghubung Asia dan Amerika Utara melalui jaringan fiber optik yang ada di kawasan tersebut.

"Investasi proyek keseluruhan US$ 170 juta, detailnya tidak bisa saya sebutkan," kata Bowen seperti dilansir dari CNN Indonesia.

SKKL ini memiliki 4 Fibre Pairs yang menyediakan fleksibikitas koneksi, monitoring 24 jam, 7 hari seminggu (24/7). (***)

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.