Developer PT. Rexvin Putra Mandiri Diduga Lakukan Penipuan Terhadap Dedi

Detiknewsocean.com, Batam (Kepri) ~ Dedi mengatakan bahwa dirinya  adalah salah satu konsumen yang berniat untuk membeli satu unit rumah dari Developer PT Rexvin Putra Mandiri, tetapi saya ditipu oleh pihak Rexvin.

"Sebab selama tiga tahun lamanya saya sudah menyelesaikan uang muka Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) sampai dengan sekarang tak kunjung juga ada petunjuk ataupun informasi untuk akad kredit dari pihak Rexvin", ujar Dedi.

"Jadi bagi keluarga baru yang berencana untuk memiliki rumah agar memperhatikan dulu siapa pengembangnya. Jangan sampai jadi korban penipuan atas pengembang (developer) nakal seperti saya", ujar Dedi kepada awak media menerangkan. 

Developer PT Rexvin Propertindo Diduga Kuat Lakukan Penipuan Terhadap Dedi
Gedung Developer PT Rexvin Propertindo/Senin (24-01-2018). Detiknesocean.com
Dedi mengatakan kepada awak media Detik News Ocean (DNO) "Saya telah melunasi Boking Fee tanggal 06/01/2014) lalu, begitu juga dengan ansuran DP selama satu Tahun, dan terakhir saya lunasi pada tanggal 26/01/2015 silam, namun saya tak kunjung juga mendapat kepastian untuk akad kredit tersebut, Senin (22/01/18).

"Pada waktu Marketing (Togap) datang untuk menawarkan perumahan tersebut pada tahun 2014, saya mengatakan bahwa KTP istri saya telah berahir masa waktunya, tetapi Togap mengatakan itu urusan gampang yang penting bapak booking dulu perumahannya" ucap Dedi lagi.

"Setelah saya melunasi cicilan DP, pihak Rexvin tidak pernah memberikan informasi kepada saya kelanjutan kredit rumah tersebut. Setiap kali saya datang kekantor Rexvin, saya selalu berhadapan dengan team Legal dari Rexvin dengan menjawab kepada saya, bahwa Marketing mereka inisial Togap sudah tidak bekerja disini lagi. Jadi Bapak Dedi harus mencari dia dulu terlebih dahulu".

"Seharusnya sesuai akad awal, kata Dedi lagi, setelah membayar lunas DP rumah yang di kelola Rexvin dan melakukan akad kredit ke Bank BTN, saya sudah bisa langsung menempati rumah tersebut".

Baca :

"Bukan saya saja yang tertipu, keluarga saya juga tertipu oleh pihak Rexvin. Jadi kami berjumlah 3 keluarga. Karna saat saya mau melakukan pembayaran booking fee saya yang membawa mereka. Makanya keluarga saya jadi membenci saya, karna mereka pikir saya yang menipu mereka" ujar Dedi lagi.

"Saya jadi bingung melihat perbuatan pihak Rexvin kepada kami. Padahal kami selama ini melakukan pembayaran Booking fee dan DP langsung kepada kasir Rexvin sendiri, tidak pernah melalai marketing mereka", Dedi menjelaskan.

"Jadi selama 3 tahun saya sudah bolak-balik menanyakan hal ini, namau selalu nihil dan mungkin saya orang gak tau hukum makanya Developer Rexvin menipu kami", tutupnya. 

Sampai berita ini di terbitkan, bahwa pihak Rexvin belum ada yang dapat untuk dilakukan konfirmasi. (Red/DNO)


Subscribe to receive free email updates: