Saya di Fitnah, Kata Fredrich Paska Ditahan KPK

Detiknewsocean.com, Jakarta ~ Pengacara Fredrich Yunadi merasa tak terima saat KPK menahan dirinya karena dianggap telah menghalangi proses penyidikan kasus mantan Ketua DPR Setya Novanto.

“Ini adalah suatu pekerjaan yang ingin menghabiskan profesi advokat,” kecam Fredrich, saat keluar dari Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta, Sabtu (13/1).

Saya di Fitnah, Kata Fredrich Paska Ditahan KPK
Eks Pengacara Setnov, Fredrich Paska Ditahan KPK

“Hari ini saya bisa diperlakukan oleh KPK, berarti semua advokat akan diperlakukan hal yang sama dan ini akan diikuti jejak oleh kepolisian dan jaksa. Jadi advokat dikit-dikit menghalangi. Kalau saya praperadilan, saya menang ‘oh menghalangi, gara-gara kamu praperadilan kasusnya nggak bisa jalan’. Dijerat juga nanti,” lanjut dia seperti dilansir dari Aktual.

Sebagai pengacara kata Fredrich dirinya sebagai advokat hanya menunaikan tugas dan kewajiban membela Setya Novanto sebagai kliennya. Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 yang menyebut jika advokat tidak bisa dituntut secara perdata maupun pidana.

Baca :

“Saya difitnah katanya melakukan pelanggaran, sedangkan Pasal 16 UU 18 Tahun 2003 tentang advokat, sangat jelas mengatakan advokat tidak dapat dituntut, baik secara perdata maupun pidana,” kilah dia.

Aturan itu juga diperkuat oleh putusan dari Mahkamah Konstitusi (MK).

Menurut Fredrich, dirinya tidak terima untuk ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. Lantaran tak ada perbuatan menghalangi penyidikan, apalagi bersekongkol dengan dr Bimanesh Sutarjo menyiapkan skenario saat Novanto masuk Rumah Sakit Medika Permata Hijau akibat kecelakaan. (***)

Subscribe to receive free email updates: