Sesepuh PDI-P: Cagubsu Djarot Syaiful Hidayat Diyakini Mampu Akomodir Persoalan Sumut

Detiknewsocean.com, Medan (Sumut) ~ Cagubsu (Calon Gubernur Sumut) Djarot Syaiful Hidayat dinilai tidak hanya berkepribadian bersih (clean), nasionalis dan religius, tapi juga mampu mengakomodir semua persoalan Sumut, termasuk penyelesaian kasus tanah eks HGU PTPN II yang saat ini masih banyak dikuasai mafia tanah.

Hal ini dinyatakan salah seorang sesepuh PDI Perjuangan Sumut Drs Budi Mulia Bangun dan Wakil Ketua Departemen Bappilu DPD PDI Perjuangan Sumut Ir Tavip Ginting kepada wartawan, Kamis (11/1) di Medan.

Pasangan Cagubsu Djarot Saiful Hidayat dengan Cawagub putra DL Sitorus, Sihar Sitorus.

"Djarot yang diutus Ibu Megawati ke Sumut sangat tepat, karena tidak terkait dengan para mafia tanah yang menguasai lahan-lahan eks HGU PTPN II. Djarot juga memiliki ideologi yang kuat dan tegas, baik ketika menjabat sebagai kepala daerah di Blitar Provinsi Jawa Timur, maupun anggota DPR RI dari Dapil Jawa Barat, hingga Gubernur DKI Jakarta," ujarnya.

Mantan anggota DPRD Sumut ini juga menilai, Djarot memiliki tipe yang bermoral dan budi pekerti, sehingga Mega berkeyakinan menjadikan tokoh yang memiliki prinsip membela kebenaran itu menjadi calon Gubsu dari PDI Perjuangan dipasangkan dengan Sihar Sitorus yang bakal bertarung pada pesta demokrasi yang dijadualkan Juni 2018.

"Pesta demokrasi itu dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat, harus benar-benar dimanfaatkan sebaik-baiknya. Jika kita ingin perubahan yang signifikan dan ingin Sumut bebas dari kelompok-kelompok mafia tanah, tentu Djarot jawabannya, " ujarnya seperti dilansir dari Hariansib.

Karena, kata Budi lagi, masih banyak persoalan di Sumut yang perlu dituntaskan. Seperti masalah kemiskinan, produksi pertanian belum mensejahterahkan petani, daya beli masyarakat rendah, serta masalah tanah eks HGU PTPN II yang merupakan masalah prioritas, agar masyarakat bisa memiliki tanahnya kembali.

"Mengatasi persoalan itu semua, dibutuhkan sosok pemimpin yang paham denyut nadi masyarakat. Untuk itu kita berharap Djarot melakukan perbaikan. Kita siap mendukung dan membackup program-programnya melalui rumah relawan kaum marhaenis," tambah Budi Mulia mengungkapkan keyakinannya, di tangan Djarot masalah tanah eks HGU PTPN II akan tuntas.

Baca :

Budi maupun Tavip juga menyebutkan, dalam anggaran dasar dan anggaran rumah tangga PDI Perjuangan yang berazaskan Pancasila, sangat tepat menempatkan seorang pemimpin yang memahami dan memiliki ideolodi seperti Djarot, karena tujuannya untuk melaksanakan amanah proklamasi kemerdekaan RI.

Untuk itu, Tavip Ginting menghimbau agar jajaran partai dalam kampanye tetap berperilaku budi pekerti dan bermoral serta tidak mengkotak-kotak. " Jangan sekali-kali melakukan kampanye hitam yang dapat merusak pesta demokrasi yang dari, oleh dan untuk rakyat," katanya. (***)

Subscribe to receive free email updates: