Tol Medan-Kuala Namu Tebingtinggi Salah Satu Tol Paling Indah di Indonesia

Detiknewsocean.com, Medan (Sumut) ~ Pemerintah Indonesia telah membangun jalan penghubung bebas hambatan atau tol di berbagai daerah. Infrastruktur yang dibangun itu difungsikan untuk memperlancar transportasi darat sehingga berdamak pada produktivitas negara.

Dari sekian banyaknya jalan tol yang telah dibangun pemerintah, ada beberapa di antaranya yang dinilai sebagai jalan tol terindah di Indonesia.

Tol Medan-Kuala Namu Tebingtinggi Salah Satu Tol Paling Indah di Indonesia
Tol Medan-Kuala Namu- Tebingtinggi

Menurut Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Endra Atmawidjaja, ada beberapa hal yang menjadi kriteria kenapa tol itu disebut yang terindah.

"Pertama, panoramic landscape dengan background gunung dan sawah. Yang kedua, kata Endra, tol itu dibangun melayang alias elevated. "Sebagian lainnya karena elevated tol. Ketiga, memiliki jembatan panjang, dan keempat melintasi perkebunan hijau," kata Endra , seperti dilansir dari Hariansib, Minggu (14/1).

Endra menyebut, ada 6 jalan tol yang dinilai paling indah di Indonesia, yaitu Bawen-Salatiga, Soreang-Pasir Koja, Purbaleunyi, Jagorawi, Medan-Kuala Namu-Tebingtinggi dan Bali Mandara.

Rampung 42%

Sementara itu, hingga pertengahan Januari 2018, progres proyek pembangunan fisik ruas jalan Tol Pandaan-Malang untuk seluruh seksi gabungan sudah mencapai 42,104%. Sedangkan dalam aspek pembebasan lahan, jalan tol sepanjang 38,488 Km ini sudah merealisasikan progres sebesar 80,60%.

PT Jasamarga Pandaan Malang (JPM) selaku anak usaha dari PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) mengaku akan terus mengebut progres pembangunan fisik ruas tol tersebut, termasuk pembebasan lahan yang dibutuhkan. Hal tersebut dilakukan guna mengejar target untuk dioperasikan pada akhir tahun 2018.

Melansir keterangan tertulis perusahaan, jalan Tol Pandaan-Malang dirancang memiliki lima seksi. Seksi I Pandaan-Purwodadi (15,475 km), saat ini progres pembebasan lahannya telah mencapai 87.03%. Sedangkan untuk progres konstruksi sudah mencapai 25.153%.

Lalu Seksi II Purwodadi-Lawang (8.05 km), saat ini pembebasan lahan sudah mencapai 81,57% dan pekerjaan konstruksi sudah mencapai 9,37%.

Untuk Seksi III Lawang-Singosari (7,10 km) saat ini progres pembebasan lahan sudah 95,85% dan progres konstruksi mencapai 6,803%.

Sementara seksi IV Singosari-Pakis (4.75 km) progres pembebasan lahannya sudah mencapai angka 68,43% dan progres konstruksi yang baru mencapai 0,351%.

Baca :

Sedangkan progres pembebasan lahan untuk Seksi V Pakis-Malang (3.113 km) mencatatkan angka 41,83% dan realisasi proyek yang baru mencapai 0,42%.

Sekedar informasi, jalan Tol Pandaan-Malang akan terhubung dengan Jalan Tol Gempol-Pandaan. Nantinya, dengan beroperasinya jalan tol ini diharapkan akan mampu mengurai simpul kemacetan yang ada di jalan arteri, dan dapat memangkas waktu tempuh dari Malang menuju Pandaan atau sebaliknya.

Diharapkan dengan rampungnya Jalan Tol Pandaan-Malang, dapat mempercepat arus distribusi barang dan jasa serta meningkatkan perekonomian di Pulau Jawa, khususnya Jawa Timur. (***)

Subscribe to receive free email updates: