DP Lunas, PT. Rexvin Tak Kunjung Juga Lakukan Akad Kredit Terhadap Dedi

Detiknewsocean.com, Batam (Kepri) ~ Masalah penyelewengan yang dilakukan pengembang perumahan terhadap konsumennya hingga kini masih sering terjadi. Bagi keluarga baru yang berencana untuk memiliki rumah agar memerhatikan dulu siapa pengembangnya. Jangan sampai jadi korban penipuan atas pengembang (developer) nakal.

Dedi mengatakan "bahwa dirinya adalah salah satu konsumen yang berniat untuk membeli satu unit rumah dari Developer PT Rexvin Putra Mandiri, tetapi saya merasa ditipu oleh pihak Rexvin. Sebab selama tiga tahun lamanya saya sudah menyelesaikan uang muka Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) sampai dengan sekarang tak kunjung juga ada petunjuk ataupun informasi untuk akad kredit dari pihak Rexvin kepada saya", terangnya kepada awak Media, Kamis (29/03/18).

DP Lunas, PT. Rexvin Tak Kunjung Juga Lakukan Akad Kredit Rumah Terhadap Dedi
Lambang dari Developer PT Rexvin Putra Mandiri, Selasa, (03/04/18). Detiknewsocean.com
"Jadi bagi keluarga baru yang berencana untuk memiliki rumah agar memperhatikan dulu siapa pengembangnya. Jangan sampai jadi korban penipuan atas pengembang (developer) nakal seperti saya", ujar Dedi.

"Saya telah melunasi Boking Fee tanggal 06/01/2014) lalu, begitu juga dengan ansuran DP selama satu Tahun, dan terakhir saya lunasi pada tanggal 26/01/2015 silam, namun saya tak kunjung juga mendapat kepastian untuk akad kredit tersebut, lanjut Dedi menerangkan.

"Pada waktu Marketing (Togap) datang untuk menawarkan perumahan tersebut pada tahun 2014, saya mengatakan bahwa KTP istri saya telah berakhir masa waktunya, tetapi Togap mengatakan itu urusan gampang yang penting bapak booking dulu perumahannya" ucap Dedi lagi.

"Setelah saya melunasi cicilan DP, pihak Rexvin tidak pernah memberikan informasi kepada saya kelanjutan kredit rumah tersebut. Setiap kali saya datang kekantor Rexvin, saya selalu berhadapan dengan team Legal dari Rexvin dengan menjawab kepada saya, bahwa Marketing mereka inisial Togap sudah tidak bekerja disini lagi. Jadi Bapak Dedi harus mencari dia terlebih dahulu".

"Seharusnya sesuai akad awal, kata Dedi lagi, setelah membayar lunas DP rumah yang di kelola Rexvin dan melakukan akad kredit ke Bank BTN, saya sudah bisa langsung menempati rumah tersebut".

"Bukan saya saja yang tertipu, keluarga saya juga tertipu oleh pihak Rexvin. Jadi kami berjumlah 3 keluarga. Karna saat saya mau melakukan pembayaran booking fee saya yang membawa mereka. Makanya keluarga saya jadi membenci saya, karna mereka pikir saya yang menipu mereka" ujar Dedi lagi.

"Saya jadi bingung melihat perbuatan pihak Rexvin kepada kami. Padahal kami selama ini melakukan pembayaran Booking fee dan DP langsung kepada kasir Rexvin sendiri, tidak pernah melalai marketing mereka", Dedi menjelaskan lagi.

"Jadi selama 3 tahun saya sudah bolak-balik menanyakan hal ini, namau selalu nihil dan mungkin saya orang gak tau hukum makanya Developer Rexvin menipu kami", tutupnya.

Ditempat terpisah, pihak Rexvin tidak ada yang dapat dimintai keterangan terkait hal ini. Sebab saat awak media datang kekantor Rexvin, yang dapat ditemui adalah ibu Vivi sebagai Costumer Car, Selala (03/04/18).


Baca :


Ibu Vivi mengatakan "bahwa tidak dapat memberikan keterangan apapun, sebab hal ini sudah sampai kepada bagian Legal. Tetapi saat ini bagian Legal tidak ada ditempat, jadi mohon sabar pak. Terkait masalah ini saya minta nomor Bapak yang dapat dihubungi, agar dapat saya sampaikan kepada bagian Legal nanti Pak.

Hingga saat ini, bahwa pihak Rexvin belum ada memberikan keterangan terkait masalah ini ataupun untuk dapat konfirmasi. (Red)

Subscribe to receive free email updates: