Polresta Barelang Gerebek Arena Perjudian Gelper di Kawasan Kampung Aceh Batam

Detiknewsocean.com, Batam (Kepri) ~ Satuan Reskrim Polresta Barelang yang terdiri dari Unit I dan IV dan dibantu oleh pihak dari Posek Sei Beduk melakukan penangkapan terhadap pelaku indikasi tindak pidana perjudian dengan mengamankan enam orang di lokasi Gelanggang Permaianan (Gelper) diduga milik Md, dikawasan Kampung Aceh, Muka kuning, Batam, Jumat (13/4/2018) sore, sekitar pukul 17.30 WIB.

Adapun pantauan Media ini di lapangan, enam orang yang diamankan tersebut langsung diborgol dan disuruh duduk di lokasi sembari menunggu mobil yang akan mengangkut mereka ke Polresta Barelang.

Polresta Barelang Gerebek Arena Gelper di Kawasan Kampung Aceh Batam
Suasana penggerebekan judi gelper oleh  Unit I dan IV Polresta Barelang di kawasan Kampung Aceh, Mukakuning, Batam/Foto: Edo St. Detiknewsocean.com

Penangkapan Ini langsung di pimpin oleh Kasat Reskrim Polresta Barelang AKP Andri Kurniawan yang baru dilantik tadi siang. Namun Andri belum mau banyak berkomentar terkait penangkapan tersebut.

Menurut Andri saat ini para pelaku akan di bawa dulu ke Polresta Barelang untuk pemeriksaan lebih lanjut bersama dengan brang buktinya. "Kiga bawa dulu ke kantor untuk di periksa, informasi yang dapat, mereka yang diamankan ini merupakan pemain, wasit dan pengelola judi, " tegasnya.

Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) Angkatan 2006 ini terhitung baru berdinas di Kepulauan Riau. Kendati demikian, Andri bisa hat-trick menjabat Kasat Reskrim di Kepri.

Sebelum terjadinya penangkapan ini, adapun pantauan Media ini bahwa sanya salah satu lokasi perjudian didaerah tersebut terjadi pembakaran oleh oknum tertentu dikarenakan keirihatian persaingan bisnis Gelper yang mana sampai sekarang masih dalam penyelidikan Polresta Barelang.
Polresta Barelang Gerebek Arena Gelper di Kawasan Kampung Aceh Batam
Suasana penggerebekan judi gelper oleh  Unit I dan IV Polresta Barelang di kawasan Kampung Aceh, Mukakuning, Batam/Foto: Edo St. Detiknewsocean.com

Baca :


Ditempat terpisah, Ed mengatakan bahwa "pihak Md sengaja melakukan pengrusakan dan pembakaran salah satu lokasi gelper, agar dapat dengan membuka lokasi dengan sendirinya didaerah tersebut," ucapanya.

"Sementara pihak Kepolisian yang melakukan Polis Line salah satu Gelper yang diduga milik Md, ternyata sudah beroperasi semenjak dari usai keributan, yang mana dengan cara tersembunyi mengoperasikan perjudian gelper tersebut, yang tidak menghargai tindakan dari pihak yang berwajib", ujar Ed saat memberikan penjelasan kepada media ini. (ESt/DNO)

Subscribe to receive free email updates: