BP Batam Salurkan Dana BLU 9,6 M Bangun Jalan Menuju Galangan Kapal

Detiknewsocean.com, Batam (Kepri) ~ Pembangunan insfrastruktur jalan adalah target utama dalam kemajuan suatu daerah, hanya saja perlu dikaji lebih dalam bahwa penempatan pembangunan tersebut bisa membawa kesejahtraan daerah terlebih kepada SDM masyarakat setempat. 

Masalahnya pembagunan peningkatan jalan kawasan industri Tanjung Uncang Batam yang dianggarkan BP Batam ini adalah untuk jalan akses keperusahaan beberapa galangan kapal yang memakan dana dengan nilai kontrak Rp.9.629.280.000,- dengan masa waktu kerja pelaksanaan 150 hari kalender.

BP Batam Salurkan Dana BLU 9,6 M Bangun Jalan Menuju Galangan Kapal
Lokasi proyek semenisasi jalan yang menuju aksek perusahaan galangan kapal/DNO

Dana proyek tersebut bersumber dari Badan Layanan Umum (BLU) Kementrian Keuangan Tahun Anggaran 2018, dengan Nomor Kontrak: 5127.011.051/Kontrak/PPK/PNBP/4/2018, dengan pelaksana PT. DEVA KARYA dan Kolsultan supervisi oleh PT. Ardia Mandiri.

Humas BP Batam, Sazani saat ditanyakan terkait pembagunan tersebut menyatakan bahwa "insfrastruktur Jalan adalah salah satu fasilitas yang di sediakan BP Batam, sebagai Fasilitas penunjang kelancaran Operasional Perusahaan dalam melakukan kegiatan" ujarnya.

"Ini adalah salah satu bahan pertimbangan bagi Investor yang ingin berinvestasi", katanya lagi.

Lanjut Sazani, "Fasilitas lengkap, akses masuk dan keluar kendaraan lancar, sudah bisa dipastikan kawasan tersebut akan berkembang".

Dan fasilitas yang diberikan bukan dalam kawasan akan tetapi fasilitas menuju ke Perusahaan disana" tutupnya.

Koordinator lapangan Kegiatan tersebut Sudiman saat dijumpai dilapangan menyatakan bahwa pembangunan tersebut adalah proyek langsung dari BP Batam dan nantinya akan kami selesaikan dalam waktu 150 hari kedepan.

"Ini proyek Otorita Batam bang, kami nantinya akan melakukan pembagunan jalan ini kurang lebih sekitar 2 km dengan lebar 6 meter" cetusnya.

Saat ditanya terkait asal usul lelang proyek dan juga pengusul proyek ini hingga bisa dilakukan oleh PT. Ardia Mandiri, Sudiman mengatakan bahwa proyek tersebut langsung dari BP Batam dan masalah lelang dan juga usulan proyek, dia mengatakan untuk langsung datang ke atasan sama BP Batam saja.

"ini proyek BP Batam Pak, klo masalah lelang dan usul saya ngak bisa jawab Pak, langsung ke atasan sama BP Batam saja". pungkasnya.

Pantaun media dilapangan bahwa jalan yang di semenisasi terlihat masih layak, hanya saja butuh perbaikan dengan adanya beberapa lobang jalan saja, dan lagi pembagunan jalan ini terkesan ada hal pembiaran dari Dinas terkait akan kewajiban dan tanggung jawab perusahaan yang di tuju untuk pemeliharaan jalan tersebut.

Pasalnya sebagai penyedia insfrastruktur jalan, BP Batam sebelumnya sudah membagun jalan dan masih layak digunakan. hanya perlu dilakukan penambalan lobang dan juga perawatan jalan.

Hal ini terjadi akibat ulah dari kendaraan berat perusahaan yang mengankut besi dan juga material lainnya sehingga jalan cepat rusak.

Baca :


Perlu diketahui dan juga diperhatikan akan kepedulian pihak pengusaha dalam perawatan dan juga pemeliharaan jalan juga termasuk tanggung jawab perusahaan yang mana secara kepentingan, jalan ini adalah murni akses ke perusahaan ditempat tersebut.

Diduga perusahaan lalai dan tidak peduli juga tidak melakukan perawatan jalan tersebut yang faktanya bisa berimbas kepada pemakaian anggaran dana darui BP Batam, dikarenakan BP Batam ringan tangan untuk menganggarkan dana pembagunan jalan dengan dalih sebagai penunjang investasi. (Red/DNO)

Subscribe to receive free email updates: