Polsekta Batam Kota Ungkap Pelaku Sindikat Pencopetan di Mall

Detiknewsocean.com, Batam (Kepri) ~ Polsekta Batam Kota berhasil membekuk sindikat kawanan pencopet di mall Nagoya dan Mega Mall Batam pada Sabtu (27/4) lalu. Sindikat tersebut tiga diantaranya perempuan dan satu laki-laki. Keempat pelaku yang ditangkap Satuan Reserse Kriminal Polsek Batam Kota tersebut adalah Ar (35), Ev (48), Sa (34) dan seorang pria HE (39) yang merupakan otak pelaku mencari target untuk dicopet..

Polsekta Batam Kota, Kompol Firdauas mengatakan, aksi pencurian kejadian pertaman sindikat pencopetan tersebut pertama di Mega Mall, kemudian tertangkap di Nagoya Hill. "Modusnya pelaku perempuan ini mempengaruhi korbannya dengan cara berpura-pura tawarkan produk. Kemudian teman lainnya beraksi mengambil barang korban," ujar Kapolsek, Senin (30/4).

Polsekta Batam Kota Ungkap Pelaku Sindikat Pencopetan di Mall
Keempat pelaku yang ditangkap Satuan Reserse Kriminal Polsek Batam Kota, Ar (35), Ev (48), Sa (34) dan seorang pria HE (39)/HMSTimes
Terungkapnya aksi sindikat ini, setelah salah seorang korban melaporkan kehilangan barangnya berupa dompet pada tanggal 26 April lalu. Maka pada keesokannya Satreskrim Mapolsekta berhasil mengamankan pelaku.

Menurut keterangan korban, kata Kompol Firdaus, dari korban pelaku mengambil satu buah dompet, dimana didalamnya ada kalung emas dan handphone. Barang-barang tersebut kita menjadi barang bukti. "Menurut tersangka, dia tidak melihat isinya, dia buang dompetnya. Namun menurut korban kalung mas isinya. Sehingga kerugiannya Rp18 juta," ujarnya.

Dikatakan, korban tersebut juga seorang perempuan yang tinggal di Batam, suaminya WNA orang Singapura.

Selain laporan korban, pengungkapan kasus tersebut berdasarkan rekaman CCTV, meski di TKP ternyata terputus. "Kemudian ada informasi di Nagoya Hill tertangkap, kita sesuaikan ternyata mereka pelakunya. Dibuktikan dengan handphone dan barang-barang yang dia ambil," ujarnya.

Baca :

"Pengakuan kepada kita mereka melakukan dua kali. Kalau di Batam mereka melakukan dua kali, di Nagoya Hill dan Mega Mall. Target mereka pengunjung yang berbelanja di Mall. Mereka melihata saran kemudian membuntuti," imbuhnya.

Kini tersangka harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di meja hijau. Penyidik menjeratnya dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. (***)

Subscribe to receive free email updates: