Afin: Saluran Air di Rawa Buaya Banyak Sampah, Rusak dan Bau Menyengat

Detiknewsocean.com, Jakarta ~ Kondisi saluran air di lingkungan RT 01/04 Jalan Bojong Raya Indah, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng Jakarta Barat, tampak dangkal dan nyaris tidak berfungsi.

Saluran air tersebut ditumbuhi rumput, tidak nampak aliran air sama sekali akibat endapan lumpur yang semakin meninggi. Tak hanya itu, sampah non-organik seperti plastik kemasan makanan dan minuman banyak ditemukan.

Afin: Saluran Air di Rawa Buaya Banyak Sampah, Rusak dan Bau Menyengat
Ilustrasi saluran air rusak dan banyak sampah.
Tampaknya, belum ada upaya dari instansi terkait untuk melakukan pembenahan atau refungsi saluran air.

“Saluran air di lingkungan ini sudah lama tidak dibersihkan, sekitar enam bulan dan ditumbuhi rumput serta banyak sampah plastik. Padahal kalau dibersihkan, mungkin terlihat bisa rapi,” kata Afin (51) saat ditemui dilokasi, Kamis (26/7).

Dirinya berharap, Pemkot Jakarta Barat dapat melakukan pembenahan. “Walaupun di sini sudah tidak banjir, tapi setidaknya buat antisipasi banjir, alangkah baiknya saluran air di lokasi ini dilakukan refungsi atau dibersihkan,” ucapnya.

Sementara itu, Lurah Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Safwan Busti membenarkan kalau ada warganya yang mengeluh soal saluran air di lingkungan tersebut.

Pihaknya bersama petugas Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) sudah melakukan sosialisasi terkait rencana refungsi saluran air.

“Kita sudah berikan sosialisasi kepada warga terkait rencana masalah saluran itu, menurut pihak SDA akan dikerjakan pada Juli. Tapi sampai sekarang pelaksanaannya belum ada. Kemungkinan pihak SDA masih menunggu proses lelang untuk masalah itu,” ujarnya.

Dia juga menyebutkan, tidak tertutup kemungkinan wilayah Rawa Buaya rawan akan tergenang air jika hujan turun. “Tapi kita sudah ajukan aspirasi warga ini dalam rapat Musrenbang agar sejumlah saluran air di Rawa Buaya segera diperbaiki,” katanya.

Wali Kota Jakarta Barat, Rustam Effendi saat dihubungi secara terpisah mengenai masalah saluran air yang tidak terurus di kelurahan tersebut mengatakan telah menindaklanjuti dengan mengerahkan sebanyak 50 personel dari Suku Dinas Sumber Daya Air.

“Ada beberapa PPSU (Petugas Prasarana dan Sarana Umum) yang ikuti membantu, tidak ada hambatan,” jelasnya.

Baca :


Dia menghimbau kepada Suku Dinas SDA agar memonitor dan mengecek kembali saluran air di wilayah lainnya. “Karena bisa jadi di lokasi lain ada juga hal yang seperti itu, agar lebih meningkatkan lagi kinerjanya mumpung belum datang musim hujan,” ujarnya.

Selain itu, dia menghimbau para lurah di wilayah Jakarta Barat agar menggerakkan PPSU masing-masing kelurahan untuk meningkatkan kinerjanya membersihkan saluran-saluran yang kotor, serta masyarakat untuk membantu menjaga kebersihan saluran dengan tidak membuang sampah sembarangan.

Subscribe to receive free email updates: