Menilik Kehidupan Warga Ruli Beverly, Tak Seindah Beverly Hills

Detiknewsocean.com, Batam (Kepri) ~ Kawasan ruli Beverly, memang tak se-elite Beverly Hills di California. Permukiman rumah liar di Kampung Belian, Kecamatan Batam Kota ini kebetulan berada di dekat Perumahan Beverly.

Untuk memudahkan penyebutan lokasi, warga kerap menyebut kawasan ini ruli beverly. Yakni ruli yang ada dekat perumahan Beverly. Tentunya kesan elite sangat jauh dari ruli beverly. Begitu juga dengan perumahan di dekatnya yang diisi rumah-rumah bertingkat

Menilik Kehidupan Warga Ruli Beverly, Tak Seindah Beverly Hills
Warga ruli beverly di tengah kesibukan mengemasi barang-barang dari puing-puing bangunan rumah mereka yang terbakar, Sabtu (14/7/2018)/Batamnews.
Ratusan KK tinggal di lokasi ini. Kawasan ini mulai ditempati warga sejak 20 tahun lalu. Awalnya hanya 16 rumah pada awal tahun 2000-an. Tercatat warganya kini mencapai 600 jiwa yang terdiri dari sekitar 200 KK. Rumah-rumah di sini kebanyakan dari kayu dan triplek dan berdempetan.

Bisa dibayangkan bagaimana bentuk bangunan di kawasan ini. Bahkan seekor ular piton sepanjang 4 meter ditemukan di lokasi ini usai kebakaran. Mengejutkan memang, ular jenis piton pun bisa bersarang nyaman di dekat lokasi ruli ini. Ular jenis ini biasanya bersarang di lokasi yang berdekatan dengan rawa, gorong-gorong, parit atau sungai.

Warga yang menghuni di lokasi ini kebanyakan bekerja sebagai buruh, pedagang atau pun karyawan pabrik yang ada di Batam.

Kini, kawasan ini hanya tinggal puing-puing. Mereka kehilangan pakaian dan baju-baju. Nasib anak-anak mereka yang masih duduk di bangku sekolah pun tiada jelas.

"Niat hati saya memang ingin tetap tinggal disini, bangun baru. Tapi masalahnya dana kita tidak ada. Harta benda habis semua kebakar," ucap Suhartono, salah seorang warga yang pernah menjabat RT selama 15 tahun di tempat ini.

Baca :

Dia bersama warga lain pasrah. Menunggu bantuan dari pemerintah. "Kami ikut saja program pemerintah. Kalau di sini bersyukur, atau pemerintah carikan lokasi lain untuk dibangun juga kami syukuri," ujarnya seperti dilansir dari Batamnews.

Mereka pun sadar, lokasi yang mereka tempati hanya rumah liar (ruli).

Subscribe to receive free email updates: