Bawaslu & KPU Batam Temukan 10.798 Data Pemilih Ganda

Detiknewsocean.com, Batam (Kepri) ~ Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam menemukan data pemilih ganda sebanyak 10.798 pemilih.

Selain Batam, data pemilih ganda juga ditemukan di Kota Tanjungpinang. Namun jumlahnya tak sebanyak Batam yakni hanya 54 pemilih. Data pemilih ganda tersebut ditemukan saat rapat Bawaslu dan KPU Kota Batam di kantor KPU Batam, Selasa (11/9) pagi.

Bawaslu & KPU Batam Temukan 10.798 Data Pemilih Ganda

Saat itu, Bawaslu dan KPU Kota Batam bersama-sama mencermati Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang telah ditetapkan 20 Agustus lalu. Angka 10.798 tersebut merupakan gabungan dari sejumlah kecamatan di Kota Batam. Data pemilih ganda terbanyak ditemukan di Kecamatan Sagulung sebanyak 2.860 pemilih.

Kemudian, urutan kedua Kecamatan Batuaji sebanyak 1.459 pemilih, Kecamatan Sekupang mencapai 1.359 pemilih. Kecamatan Lubuk Baja sebanyak 1.231 pemilih, dan Kecamatan Batam Kota 927 pemilih. Selanjutnya, Kecamatan Galang sebanyak 822 pemilih, Nongsa 794 pemilih, Batu Ampar 487 pemilih, Belakang Padang 362 pemilih, Sei. Beduk 256 pemilih, dan Bulang 241 pemilih.

"Saat kita rapat, ada terdapat sebanyak 10 ribu lebih data pemilih ganda yang ditemukan. Data tersebut kita bahas saat pertemuan dengan pihak KPU Batam, PPK, PPS dan peserta pemilu," kata Nopialdi, anggota Bawaslu Kota Batam, Selasa (11/9) siang.

Dia juga menjelaskan, pihaknya mengusulkan agar KPU dan Bawaslu Batam, beserta PPK, PPS dan peserta pemilu mencermati bersama-sama data di Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang sudah ditetapkan KPU Kota Batam.

"Karna sesuai dengan instruksi Bawaslu RI, saat ini kita tengah melakukan pencermatan data ganda dengan KPU, PPK,PPS serta peserta pemilu," katanya lagi.

Ia mengatakan, munculnya data pemilih ganda ini berasal dari Nomor Induk KTP pemilih. Namun ada juga perihal kegandaan Nama. "Karena alasan itulah kita gelar pertemuan dengan pihak KPU, PPK dan PPS untuk melakukan pencermatan ulang terhadap data ganda yang kita temukan ini," tutupnya.

Tanjungpinang Juga Ada

Sementara itu, Bawaslu Kota Tanjungpinang saat mencermati Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kota Tanjungpinang juga menemukan data pemilih ganda sebanyak 54 pemilih.

Ketua Bawaslu Kota Tanjungpinang, Muhammad Zaini mengatakan tujuan mencermati DPT untuk penyempurnaan agar data-datanya valid dan bersih sesuai arahan Bawaslu. "Data pemilih ganda ini sudah kami koordinasikan dan diserahkan kepada KPU Tanjungpinang, untuk dilakukan perbaikan, " ungkap Zaini, Senin (10/9).

Dijelaskannya, awalnya pada Jumat 6 September pihaknya menyerahkan 26 data ganda, dan pada Senin 10 September diserahkan lagi 28 data baru pada saat Rapat Koordinasi Bawaslu, KPU dan Partai Politik di Kantor KPU. Jumlah 54 pemilih itu tersebar di sejumlah kelurahan dan kecamatan se-Kota Tanjungpinang.

Baca :

Oleh karena itu, Bawaslu Kota Tanjungpinang mengimbau agar KPU dan Partai Politik mencermati kembali DPT yang sudah ditetapkan. Bisa saja, data pemilih ganda itu lebih 54 pemilih. "Sesuai arahan Bawaslu RI, masih ada kesempatan tambahan pemilih baru yang telah memenuhi syarat tapi belum masuk ke DPT untuk dimasukkan ke DPT 2019," ujarnya saat dilansir dari Haluankepri.

Hal tersebut, kata Zaini, merupakan upaya Bawaslu Tanjungpinang dalam menjaga hak pilih warga.

"Sehingga harapan kita Pemilu 2019 semakin berkualitas dan demokratis bisa terwujud mulai dari DPT. Karena DPT merupakan data penting dalam penyelenggaran pemilu yang sangat berdampak terhadap semua tahapan, seperti logistik dan surat suara," pungkasnya. (Red)

Subscribe to receive free email updates: