Kecelakaan Kerja: Suranto Pekereja PT. LLS, Tewas Tertimpa Plat Besi

Detiknewsocean.comBatam (Kepri) ~ Kecelakaan kerja kembali terjadi. Kali ini, korbannya Suranto (50), pekereja galangan kapal di PT. Lautan Lestari Shipyard (LLS), Sagulung, Sabtu (29/9) pagi. Suratno tertimpa plat besi yang hendak dikerjakannya. Minimnya alat keselamatan kerja menjadi salah satu penyebab kecelakaan.

Korban Suranto, tinggal di ruli depan perumahan PGRI. Ia tewas di galangan kapal setelah bekerja di atas kapal Tongkang yang naik dock di perusahaan tersebut. Saat korban sedang asyik bekerja mengelas kapal dan tiba-tiba Paulus, sebagai pengawas Stil work PT. LLS mendengar suara pekerja meminta tolong dari atas kapal tongkang.

Kecelakaan Kerja: Suranto Pekereja PT. LLS, Tewas Tertimpa Plat Besi
Ilustrasi Kecelakaan Kerja

Kemudian Paulus naik dan mendapati korban sudah terluka dan membantu serta membawa korban ke bawah untuk dibawa ke RSUD Embung Fatimah. Setiba dirumah sakit tersebut, sekira 5 menit setelah dilakukan pemeriksaan di rumah sakit korban dinyatakan telah meninggal dunia.

Selain itu, Hegi, saksi lainnya juga mendengar karyawan yang berteriak meminta tolong dan langsung menghampiri serta melihat karyawan lainya sudah berkumpul untuk membantu mengangkat besi pipa yang menimpa bagian kepala korban dengan menggunkan alat berat (crane).

Setelah berhasil menggangkat besi plat tersebut Hegi dan Paulus pun bawa korban ke rumah sakit menggunakan mobil perusahaan.

Menurut saksi dilokasi, saat mereka sedang berjaga di perusahaan mendengar pekerja di bagian atas tongkang terdengar suara pekerja meminta tolong. Kemudian para pekerja yang sudah berada di atas tongkang langsung membawa korban bersama sama kebawah mengunakan kren. Selanjutnya pengawas tersebut melaporkan ke polsek terdekat.

"Mulanya kita bekerja seperti biasanya mengawasi para pekerja. Dan tiba-tiba ada suara minta tolong. Setelah itu saya melihat korban sudah tertimpa plat besi bahkan kita pun langsung mengangkat plat besi nya pake alat berat jenis kren," katanya sesuai laporannya saat itu.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Sagulung, AKP Yudha Surya Wardana membenarkan peristiwa tersebut. Ia juga mengatakan, masih dalam lidik serta mengumpulkan saksi-saksinya. "Iya benar ada pekerja galangan kapal PT Lautan Lestari Shipyard tewas meninggal dunia. Dan ini masih dalam lidik serta mengumpul bukti-bukti serta saksi-saksinya dilokasi," ujar Yudha dengan singkat saat dilansir dari Haluankepri.

Sementara, Agung, dokter Forensik RSUDEF Batam membenarkan kalau pihak perusahaan membawa korban ke rumah sakit ini. Bahkan saat diotopsi bahwa didapati dibagian kepala korban pecah diduga tertimpa plat besi. "Iya benar, ada kemarin seorang pekerja sudah meninggal dunia dibawa ke rumah sakit ini. Dan didapati dibagian kepala sudah pecah tertimpa plat besi," kata Agung saat dikonfirmasi lewat handpone, Minggu (30/9) siang.

Baca :


Terpisah, pada saat pewarta meminta konfirmasi terhadap perusahaanya, salah satu petugas membenarkan dan sudah ditangani oleh pihak kepolisian setempat. Namun terpantau dilapangan, tampak terlihat bahwa pekerjaan disana kosong tak ada pengerjaaan.

"Iya benar pak. Cuma sudah ditangani pihak Polsek Sagulung," kata petugas keamanan perusahaan dengan singkat. Saat ini, korban yang sesuai di KTP Kabupaten Probolingga itu sudah dipulangkan ke rumah duka di ruli depan perumahan PGRI untuk dimakamkan. (Red).

Subscribe to receive free email updates: