Laka Lantas Dekat Terowongan Pelita Batam, Lima Orang Tewas dan 1 Kritis

Detiknewsocean.com, Batam (Kepri) ~ Mobil Avanza warna Hitam, BP 1710 GG terbalik dan menabrak pembatas jalan saat melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Seraya Atas menuju arah Baloi atau dekat terowongan Pelita, Sabtu (29/9) dinihari.

Kecelakaan tersebut menyebabkan lima orang meninggal dunia dan dan satu kritis. Kelima korban meninggal, Razoki Purba, Eko Lubis, Edi Saputra Lubis, Leo, dan Eric. Sementara korban selamat Zulkfili, dengan kondisi kritis.

Laka Lantas Dekat Terowongan Pelita Batam, Lima Orang Tewas dan 1 Kritis
Ilustrasi Laka Lantas

Jenazah penumpang mobil Avanza yang ringsek itu tampak terjepit di jendela mobil. Sebagian tubuh mereka terjulur keluar mobil. Tampak dua pria terjepit itu berbaju kaos merah. Mobil itu terbalik ringsek usai menabrak pembatas jalan dan menghantam pohon. Bisa dipastikan mobil itu melaju dengan kecepatan tinggi.

Korban selamat dirawat intensif di RSBK. Sementara jenazah korban tewas divisum di RSOB Sekupang. Beberapa pohon di pinggir jalan terlihat tumbang. Beberapa warga membantu mengevakuasi korban dan membalikkan badan mobil yang berisi enam orang itu.

Kanit laka lantas, Polresta Barelang, Iptu Efendi Marpaung mengatakan mobil Avanza itu oleng karena sopir tak kuasa mengendalikan mobil dalam kecepatan tinggi. “Lalu mereka menabrak pembatas jalan dan pohon,” ujarnya.

Baca :


Roni warga setempat mengatakan, saat dievakuasi, polisi menemukan e-KTP atas nama Zulkifli, warga Tiban Lama RT 003 RW 012. "Pihak kepolisian belum bisa memastikan identitas tersebut milik korban ataupun tidak. Selain itu polisi juga menemukan beberapa dompet tetapi tidak terdapat identitas di dalamnya," imbuhnya seperti dilansir dari Haluankepri.

Dari dalam mobil, ucapnya, yang belum juga ditemukan beberapa buah velg mobil bekas, yang diduga membuat beberapa korban luka parah lantaran terjadi benturan ketika terjadi kecelakaan itu. Kasat Lantas Polresta Barelang Kompol I Putu Bayu mengatakan, kejadian tepat pada pukul 01.30 WIB dini hari dalam mobil terdapat 6 orang, baik penumpang dan sopir. (Red)

Subscribe to receive free email updates: