Polresta Barelang Masih Terus Selidiki Atas Tewasnya Seorang Sadomasokis

Detiknewsocean.com, Batam (Kepri) ~ Tewasnya seorang 'sadomasokis' usai nyabu di perumahan Aladin Batam Center Jumat (5/10) lalu masih dalam penyidikan kepolisian. Bahkan kematian sadomasokis tersebut menjadi perhatian kepolisian.

Sadomasokisme adalah adalah bentuk gabungan dari sadisme seksual dimana adanya gangguan mental seorang individu mencapai kepuasan seksual dengan menimbulkan rasa sakit pada orang lain dan masokisme seksual. Sadomasokisme adalah salah satu bentuk parafilia.

Polresta Barelang Masih Terus Selidiki Atas Tewasnya Seorang Sadomasokis
Ilustrasi

Olah TKP yang dilakukan petugas Reskrim Polresta Barelang, korban inisial S (29) sendiri memiliki kelainan seks. Sebab, di dalam kamar ditemukan beberapa alat bantu hubungan suami istri, seperti benda berbentuk jenis kelamin laki-laki atau seks toy serta cambuk. Selain itu, polisi juga menemukan alat penghisap sabu atau bong serta sabu sisa pemakaian korban bersama suaminya AW.

Sejauh ini, AW masih dalam kondisi dipengaruhi narkoba, sehingga keterangannya belum bisa diambil penyidik. Ia juga tidak mengakui telah menganiaya istrinya. "Kami mengkonsumsi 1,5 ji sabu. Saya juga diberikan pil olehnya (korban,red). Saya tidak tahu itu pil apa. Saya backgroundnya juga farmasi, sehingga tahu tentang obat-obatan," aku AW.

Kelainan seks yang dimiliki S mulai terungkap saat suaminya menceritakan korban selalu minta diikat dan ditampar serta dipukuli dalam melakukan hubungan suami istri setelah mengkonsumsi narkoba. "Kami sering menginap di hotel, apalagi setelah mengkonsumsi narkoba. Dia (korban, red) sering meminta agar tubuhnya diikat dan melakukan hubungan badan diselingi kekerasan," aku AW, Jumat (5/10).

Bahkan, dalam laptop yang diamankan dari indekos, tempat korban dan AW tinggal, juga ditemukan beberapa rekaman video mereka melakukan hubungan intim dengan kondisi korban terikat dan ditampar. Bukannya kesakitan, korban justru tertawa dan sangat menikmatinya.

"Kalau ia sedang normal, kami melakukan hubungan biasa saja. Namun kalau sudah mengkonsumsi narkoba, permintaannya aneh-aneh," jelasnya saat dilansir dari Haluankepri.

Baca :


Salah seorang penyidik di Mapolresta Barelang, menyebutkan memang penyebab tewasnya korban sadomasokis tersebut ditangani Satreskrim Polresta Barelang. "Mungkin besok di ekspose," ujarnya, Minggu sore (7/10)

Terpisah, anggota tim Jatanras IV Polresta Barelang yang tidak bersedia namanya dikorankan mengatakan kasus tersebut bakal di ekspose. "Kata pak Kasat statemannya ditunggu dulu. Besok diekspose. Besok aja yah," singkatnya. (Red)

Subscribe to receive free email updates: